Please Love Me Tuan Ken

Please Love Me Tuan Ken
#6


__ADS_3

Tetes air hujan bagaikan menemani air mata dinara, Terluka nya hati seorang wanita yang menangis karena pria yang ia cintai. Kini malah menikah lagi dengan wanita lain.


''Kenapa kau tidak berusaha mencintai ku saja dan melupa kan dendam mu!'' Isak ara mengelap air mata.


Menahan siksaan dari kenzo, Itu semua ara tahan karena cinta. Namun kini, Ia serumah dengan wanita yang kenzo cintai.


''Aarrkkhh!''


Teriakan frustasi memenuhi kamar mungil ara, Cinta nya pada kenzo sungguh tulus. Tapi kenzo sama sekali tidak pernah peduli pada perasaan nya.


''Kau pikir rumah ku hutan ?!'' Sinis kenzo tiba tiba.


Tersentak ara mendengar suara kenzo, Pria tampan ini berdiri di depan pintu kamar hanya menggunakan celana pendek tanpa kaos.


Bisa di lihat jika kenzo usai melakukan percintaan dengan malika, Sisa keringat masih menempel hingga membuat ken semakin terlihat sexy di mata ara.


''Kak ken.''


''Dia istriku! Jaga sikap mu saat berhadapan dengan nya.'' Tegas kenzo.


''Lalu aku siapa ?'' Tanya ara tersenyum getir.


Deg.


Hati kenzo tersentak melihat senyum gadis ini, Sejak kecil ia mengenal dinara. Sehingga kenzo sebenar nya mengenal sifat dinara aganor.


''Apa aku harus menjelas kan posisi mu di rumah ku ini ?!'' Tanya kenzo menyeringai.


''Yah, Karena aku tidak tau posisi ku.'' Jawab ara dengan berani.


Greep.


Rahang ara di cengkeram dengan kuat oleh tangan kekar kenzo, Gigi ara terasa sakit hingga kegusi.


''Kau adalah alat yang ku pakai untuk menyakiti adam!'' Bisik ken dengan seringai iblis.


''Bagaimana jika alat ini punya rasa untuk mu ?!'' Tanya ara lagi.


''Bahkan hingga raga mu membusuk, Aku tidak akan peduli pada rasa yang kau miliki.'' Kenzo menyentak wajah ara kesamping dengan keras.


''Hahaha! Hahahahaa.''


Dinara tertawa dengan keras, Kenzo menatap heran pada wanita yang sudah ia nikahi ini. Namun posisi ara hanya lah sebagai alat untuk balas dendam.


''Aku iri dengan orang yang bisa mendapat kan mu! Mengambil hati mu, Tanpa berjuang keras seperti aku.'' Lirih ara namun bisa di dengar kenzo.

__ADS_1


''Aku jauh lebih baik dalam hal apa pun di banding kan wanita itu, Apa kau tidak bisa melihat kalau aku jauh lebih sempurna dari istri kedua mu yang hina itu ?!'' Tanya ara menatap tajam kenzo.


Plaak, Plaak.


''Kenzo!''


Malika terpekik kaget karena melihat kegarangan suami nya, Ken berbalik karena mendengar suara wanita yang ia cintai.


''Sayang kenapa kau di sini ?'' Tanya kenzo.


''Ak aku tadi mencari mu.'' Gagap malika ketakutan.


Yah, Malika takut melihat kenzo yang tidak segan menampar dinara. Bahkan sekarang ara terbaring setengah sadar usai di tampar.


''Ayo kita kembali kekamar.'' Ajak kenzo meraih tangan malika.


Namun malika segera menepis tangan kenzo, Tampak jelas jika lika sangat takut sekarang kepada dia.


''Hei sayang, Ada apa dengan mu ?!'' Panik kenzo melihat wajah pucat malika.


''Ak aku takut kau tampar juga ken.'' Jawab malika.


''Apa yang kau pikir kan sayang, Aku tidak akan melakukan nya pada mu.'' Rayu kenzo meraih pundak malika.


''Benarkah ?''


Tes.


''Apa kah balok es itu akan mencair jika aku memberi nya pelukan, Atau aku yang akan mati menggigil kedinginan karena dingin nya sikap mu ?!'' Lirih ara.


Kembali air mata ara menetes di lantai yang dingin, Suami nya sangat peduli kepada istri muda nya. Sedang kan kini ia yang terbaring lemah tidak ada yang menolong, Sangat sakit hati dinara.


...****************...


Shiba melirik pria yang kepala nya di bungkus kain hitam sejak kedatangan nya tadi, Lebih tepat nya sejak ia di culik satu jam yang lalu.


Karena mendapat perintah dari kenzo pagi tadi, Shiba menculik pria ini hanya dalam waktu empat puluh menit.


''Buka kain hitam itu!'' Perintah kenzo dingin.


Penutup kepala berwarna hitam langsung shiba buka, Pria yang terikat di kursi itu menatap sekeliling nya dengan heran.


Apa lagi semua orang yang ada di sana menggunakan topeng joker, Hanya seorang wanita yang berada di tengah danau yang tampak wajah nya.


''Dinara!'' Lirih adam tak percaya.

__ADS_1


Di tengah danau, Ara di ikat pada kayu berbentuk roda. Ada tali yang untuk menarik roda tersebut, Jika roda berputar. Maka ara akan tenggelam cukup lama di tengah danau.


''Lepas kan adik ku!'' Terik adam meronta ronta di kursi.


''Kak adam.'' Lirih ara yang berada di danau.


''Lepas kan adik ku tuan! Aku mohon padamu.'' Pinta adam pada pria yang tak lain adalah kenzo.


''Kenapa aku harus melepas kan nya ?!'' Tanya kenzo menyamar kan suara nya.


''Aku akan memberi mu apa pun yang anda minta, Berapa pun uang yang anda mau tuan.'' Ucap adam.


''Benarkah ?''


''Iya tuan, Katakan saja apa yang anda ingin kan.'' Sahut adam.


''Hidup kan kembali daddy ku!'' Bentak kenzo sambil menendang kursi adam.


Sontak saja adam terjungkal kebelakang bersama dengan kursi nya, Seketika adam langsung tahu siapa pria yang berhadapan dengan nya saat ini.


Bertepatan kenzo juga membuang topeng yang melekat di wajah tampan nya, Sehingga adam langsung pias.


''Kau lihat aku bajingan ?!'' Sentak kenzo menarik leher adam.


''Maaf. Maaf kan aku ken.'' Pinta adam dengan suara serak.


''Maaf itu tidak berguna bangs4t! Berkali kali pun kau minta maaf, Daddy ku tidak akan hidup lagi.'' Bentak adam.


''Daddy mu mati karena bunuh diri kenzo! Aku tidak membunuh nya!'' Teriak adam.


Buk, Hek.


Nafas adam tercekat di leher ketika adam mengiinjak dada nya usai menendang tadi, Wajah nya memerah karena menahan sakit.


''Daddy ku meninggal karena ucapan papa mu! Jadi kau sekarang nikmati lah tontonan yang akan ku siar kan di hadapan mu.'' Seringai kenzo sadis.


Satu jentika jari, Bodyguard kenzo ada yang menegak kan kembali kursi adam. Ada juga yang menarik tali roda tempat dinara di ikat.


''Ya allah, Jika ini memang akhir dari hidup ku. Maka tolong cabut nyawa ku secepat nya.'' Doa ara ketika tubuh nya mulai tenggelam.


Roda terus di tarik dan memutar, Air sudah sampai kebatang leher ara. Gadis ini tampak tenang menerima nasip nya, Hanya adam yang menjerit pilu.


''Jangan bunuh adik ku kenzo!! Bunuh saja aku.'' Teriak adam histeris karena ara mulai menghilang kedalam air.


Tepat setelah ara tenggelam, Penarik tali berhenti menarik karena perintah dari kenzo. Tentu saja roda berhenti dengan ara yang berada di dalam air.

__ADS_1


Blup,Blup.


Gelembung air naik kepermukaan, Ara masih berusaha menahan nafas nya. Agar air tidak terhirup dan masuk kedalam paru paru, Ia masih berusaha menolak kematian.


__ADS_2