
Dinara sedang di sibuk kan dengan urusan make up, Malam ini tiba tiba saja sang mertua mengundang makan malam di markas besar.
''Udah belum ra?'' Tanya kenzo yang sudah ready sejak tadi.
''Bentar bang, Ara masih pakai sepatu.'' Jawab dinara tergesa gesa.
''Sini abang bantu.''
Kenzo berjongkok untuk mengikat hels istri nya, Setelah usai mereka langsung turun dan masuk kedalam mobil.
''Ada apa mommy kok mendadak gini ya bang?'' Tanya ara bingung.
''Abang juga tidak tahu.'' Sahut kenzo.
''Apa sih yang abang tahu.'' Rutuk dinara.
Seketika kepala kenzo menoleh mendengar rutukan pelan istri nya, Ara yang di tatap jadi gelisah karena merasa salah ucap.
''Lampu jalan nya bagus ya bang.'' Ujar dinara menunjuk lampu.
''Entah.''
''Waah, Merajuk beruang kutub ku.'' Batin dinara.
Sampai tiba di markas utama pun kenzo menjadi acuh, Ara serba salah mau menggandeng tangan suami nya.
''Abang, Tungguin ara dong.'' Ujar dinara sedikit berteriak.
''Ohh maaf, Abang tidak tahu.'' Sahut kenzo menahan langkah.
Akhir nya mereka masuk kedalam markas, Ternyata semua orang sedang berkumpul atas panggilan dari gefari.
''Apa kabar sayang?" Sambut radha memeluk ara.
"Kabar baik ma." Jawab dinara balas memeluk erat.
"Ada apa kita berkumpul di sini ma?" Tanya ara berbisik pelan.
"Mama juga tidak tahu! Tiba tiba saja mertua mu mengajak makan malam bersama." Sahut radha ikut berbisik.
__ADS_1
"Gosip teruss!"
Baru saja radha usai berbisik, Gefari sudah lewat sambil menyindir sehingga membuat kedua nya tersenyum malu.
"Karena semua nya sudah datang dan makanan juga sudah siap, Ayo kita mulai makan malam nya." Ajak gefari mendahului melangkah kemeja makan.
Para maid berjejer rapi, Mereka menunggu jika ada tuan nya yang meminta untuk di layani.
"Sudah lama kita tidak kumpul begini." Ujar mark yang selama ini tinggal di markas utama.
"Iya, Jadi ingat masa muda kita dulu." Sambung jhon yang paling tua.
"Sekarang kita sudah punya anak, Bahkan ada yang sudah punya cucu." Ujar mark menunjuk gara.
Gara tersenyum bangga karena dia lah yang pertama kali punya cucu, Bianca sedang mengandung saat ini.
"Baru juga mau, Semoga saja anak ku lahiran dengan selamat." Sambung joana istri gara.
"Selamat ya jo." Ujar radha memeluk pundak joana.
"Iya kak." Angguk joana tersenyum bahagia.
"Siapa pemuda ini mark?!" Tanya jhon menunjuk pemuda tampan di sebelah mark.
Mark menatap gefari untuk meminta izin, Karena mereka berkumpul atas permintaan gefari. Tentu saja mark tidak ingin lancang langsung bicara.
"Dia anak ku, Nama nya big." Jawab mark menatap putra nya.
"Kapan viona hamil nya mark? Aku tidak mendengar kabar. Dan lagi dia terlihat tidak jauh usia nya dengan berliana." Tanya radha penasaran.
"Ibu nya bukan viona! Aku membuat kesalahan dulu." Ujar mark.
Mereka semua terdiam sambil menatap big, Pemuda berkulit putih ini juga hanya diam karena canggung.
"Sudah lah, Itu hanya masa lalu! Yang penting kita sekarang berbuat yang lebih baik." Ujar gefari memecah keheningan.
"Perkenal kan diri mu nak." Pinta mark pada putra nya.
"Dia tampan sekali ya bang." Bisik dinara menatap big.
__ADS_1
"Entah!"
Dinara yang merasa salah ucap lagi, langsung menapari mulut nya sendiri. Sedang kan kenzo membuang muka sambil meminum air mineral.
"Selamat malam semua nya, Nama saya big putra dari mark dawson." Big membungkuk hormat.
"Haiissh, Sudah tampan sopan lagi." Cetus dinara tanpa sadar.
Bagai kan mata harimau, Kenzo melotot tajam kearah dinara yang membekap mulut nya dengan tangan.
"Ini mulut gue punya masalah apa sih?!" Batin dinara kesal sendiri.
Ting.
Gefari mengetuk gelas dengan garpu, Ia berdiri sambil melirik putra kedua nya. Kaisar tampak tersenyum bahagia sejak tadi.
"Aku mengundang kalian semua malam ini, Karena ada yang ingin ku kenal kan juga! Setelah big putra mark, Wanita ini juga akan menjadi anggota kita." Ujar gefari.
"Siapa dia?" Tanya jhon penasaran.
Gefari memberi kode pada kaisar untuk menjemput wanita yang akan di kenal kan nya ini, Tapi kaisar malah asik tersenyum lebar.
"Jemput dia sekarang!" Kesal gefari menjitak kepala anak nya.
"Aduuh! Iya mom." Angguk kaisar meringis kesakitan.
Kaisar berlari kearah kamar tamu, Tak lama ia keluar menggandeng wanita cantik bergaun putih. Semua orang menatap heran dan juga kagum.
''Perkenal kan dirimu.'' Perintah gefari pada wanita ini.
''Eemm, Nama saya hana istri nya kaisar.'' Ujar hana sambil menunduk.
''Angkat kepala mu saat berkenalan!'' Sentak gefari membuat hana terjengit.
"Mommy galak sekali ya bang." Bisik dinara tidak memperdulikan wajah kenzo yang masam sejak datang tadi.
Hana mengangkat kepala nya untuk menatap semua anggota, Beruntung kaisar memegang tangan nya dengan erat. Karena gefari sesungguh nya belum seratus persen menerima ia sebagai menantu.
Bukan tanpa sebab gefari bersikap demikan, Gefari dendam pada ayah hana yang ternyata kerap merendah kan kaisar saat di kampung.
__ADS_1
Dikit dulu ya guys, Othor lagi kumat asam lambung nya🙏