
Nafas dinara terengah karena sesak dan juga malu, Tapi kenzo malah tersenyum bahagia karena bisa mencium wanita yang ia cintai.
"Minggir!"
Dinara mendorong kenzo agar turun dari pangkuan nya, Sedikit bergeser saja tidak. Karena kenzo memperkuat duduk nya.
"Ayo lah kak ken." Kesal dinara mulai frustasi.
"Ayo kemana? Atau kau mau yang lebih menantang?!" Tawar kenzo tersenyum genit.
"Aku tidak tahu kalau kau punya sikap jal4ng juga ternyata." Ketus dinara antara malu dan juga jengkel.
"Jika untuk mu aku bisa bersikap bermacam macam." Jawab kenzo.
"Haiis! Turun lah dari tubuh ku!" Teriak ara memukul mukul dada kenzo.
"Diam! Atau aku akan memperk0sa mu." Ancam kenzo.
"Hah!"
Kaget dan juga marah dinara mendengar ancaman kenzo, Tapi hati kecil nya berkata bahwa kenzo tidak akan berani berbuat nekat.
"Cih! Kau kira aku takut." Sinis dinara.
"Kau menantang ku ternyata." Ujar kenzo mulai meraba.
Detik kemudian ara memekik ketika tangan kenzo masuk kedalam crop top nya, Untuk bergerak juga ara tidak bisa.
"Lepas kan tangan mu!" Teriak dinara.
"Kenapa? Lagi pula aku sudah pernah menyentuh ini." Jawab kenzo malah mengelus elus.
Bulu di seluruh tubuh ara berdiri karena merinding akibat ulah kenzo, Sementara pelaku nya tersenyum girang.
"Panggil aku sayang." Pinta kenzo tak tahu malu.
"Cih, Najis."
"Arrkkkh."
Dinara menjerit ketika kenzo meremas nya dengan kasar, Tangan nya masih bertengger di atas sana.
"Kenapa kau sangat suka menyakiti ku?!" Teriak dinara.
"Apa sangat sakit?" Tanya kenzo dengan bodoh nya.
"Arrkhhh!"
Gantian kenzo yang berteriak karena telur kembar siam nya di remas dengan dinara, Bahkan kenzo malah menggigit pundak ara.
"Kenapa malah menggigit ku setan?!" Maki dinara sangking kesal nya.
"Sakit." Rajuk kenzo.
"Tau kau sakit."
Mereka masih asik berdebat di dalam mobil, Hingga tidak sadar kalau mobil ara sudah di kepung oleh anak buah gefari dan yarri.
__ADS_1
"Turun kalian dari mobil!" Bentak yarri menendang pintu mobil anak nya.
"Kok papa bisa ada di sini?" Heran dinara melihat dari dalam.
Belum sempat kenzo turun dari pangkuan dinara, Pintu mobil sudah di buka secara paksa.
"Astaga! Anak ku berbuat mesum!" Teriak yarri marah.
"Tidak pa! Ini salah paham." Elak dinara menatap sekeliling nya.
"Ya tuhan! Kenapa anak ku begini." Gefari menangis sedih.
"Mom! Kenzo tidak begitu." Kenzo ingin menjelas kan pada gefari.
"Papa tidak mau tahu! Kalian harus menikah!" Tegas yarri.
Dinara tercengang dengan ucapan papa nya, Hanya karena melihat ia sedang memangku kenzo. Kini yarri malah menyuruh nya menikah.
"Tapi ara tidak berbuat zinah pa!" Elak ara mulai menangis.
"Tidak zinah dari mana? Lihat lah penampilan mu ini. Bahkan ada bercak merah dekat leher mu." Tunjuk yarri pada bekas gigitan kenzo.
"Pa tolong percaya pada ara! Kak ken jangan diam saja dong." Protes ara pada kenzo.
Kenzo mendekati ara dan yarri, Kepala nya menunduk seolah menyesal. Ara percaya kalau kenzo akan menjelas kan kejadian ini.
"Maaf kan kami pa! Aku dan ara memang telah berbuat mesum."
Di luar dugaan, Kenzo malah membenar kan prasangka yarri dan gefari. Hingga ara melongo seperti tong kosong.
"Heh brengsek! Apa yang kau katakan?!" Sentak dinara.
"Apa yang telah kita lakukan? Aku hanya ingin mengantar mu kerumah sakit." Ketus dinara.
"Kenapa harus memangku kenzo jika hanya kerumah sakit?!" Tanya gefari maju selangkah.
"Mom, Itu hanya keisengan nya kenzo saja." Ujar dinara.
"Cukup ara! Kalian harus menikah!" Tegas yarri menarik pergi gefari dari sana.
...****************...
Flashback.
Meski gefari sangat sibuk mencari keberadaan kaisar, Namun ia masih juga memperhatikan tingkah putra sulung nya.
Semua kelakuan kenzo yang sedang gencar mengejar ara pun gefari juga tahu, Karena gefari sangat menyukai jika dinara bisa jadi menantu nya. Hingga gefari memutus kan untuk negosiasi bersama yarri.
"Tapi aku tidak ingin memaksa anak ku ge." Protes yarri.
"Anak mu itu masih mencintai kenzo! Apa kalian tidak tahu?" Tanya gefari pada yarri dan safira.
"Aku tidak setuju ge! Karena aku takut jika kenzo menyakiti ara lagi." Tolak safira.
"Jika sampai ken menyakiti ara lagi, Kalian bisa menembak ku." Tegas gefari.
Yarri dan safira terdiam mendengar ucapan gefari, Hingga akhir nya yarri mengangguk kan kepala tanda setuju.
__ADS_1
''Aku minta jaminan.'' Ujar safira.
''Berapa miliyar?'' Tanya gefari mengambil ponsel.
Pluk.
Bantal sofa melayang kewajah nya, Safira melempar gefari karena jengkel. Yarri sudah berjaga jaga kalau sampai terjadi war di antara mereka berdua.
''Aku tidak butuh uang mu!'' Kesal safira.
''Lalu kau mau apa?''
''Jika sampai kenzo menyakiti anak ku lagi, Maka aku akan menghabisi nya dengan persetujuan mu dan juga di hadapan mata mu.'' Tegas safira.
Gefari manggut manggut tanda setuju, Karena ia yakin jika kenzo sudah mencintai dinara setulus hati nya.
''Ayo kita berangkat.'' Ajak yarri semangat.
''Baik nya aku tidak ikut saja lah ya.'' Ujar safira.
''Terserah! Kau juga tidak di butuh kan di sana.'' Jawab gefari.
''Sialan!''
Safira menepuk pantat gefari, Dan yarri kini berangkat menuju club yang gefari tunjukan. Empat mobil menuju club milik gara.
''Menurut mu bagai mana reaksi mereka nanti?'' Tanya yarri.
''Kaget sudah pasti, Tapi kenzo pasti akan senang.'' Jawab gefari.
''Sebenar nya ara masih mencintai ken, Tapi entah kenapa dia memilih menghindar.'' Sahut yarri.
''Ara kecewa pada kenzo yang tak kunjung mencintai nya! Ia memilih membunuh rasa cinta, Namun itu belum berhasil.'' Ujar gefari.
Mobil mereka berhenti tepat di depan club, Namun gefari dan yarri memilih untuk tidak turun dulu. Mereka mengintai kenzo yang baru di masukan mobil oleh dinara.
''Anak mu kuat sekali.'' Puji gefari melihat ara yang menggendong kenzo.
''Tentu saja lah.'' Bangga yarri.
Lama mereka menunggu saat yang tepat, Setelah hampir lima belas menit. Mereka memberi kode pada para bodyguard agar turun mengepung mobil dinara.
''Apa yang mereka lakukan di dalam?'' Heran yarri.
''Entah.''
Lalu mereka memaksa turun dua sejoli itu, Setelah berdebat tentang tuduhan mesum. Akhir nya mereka membawa anak mereka masing masing untuk pulang.
Flashback off.
''Pa tolong lah percaya pada ara.'' Pinta dinara ketika sampai di rumah.
''Tidak! Kalian harus menikah secepat nya. Papa tidak ingin jika kau punya anak tanpa suami.'' Tegas yarri.
''Anak dari mana?! Ara tidak pernah melakukan dengan kak ken.'' Elak dinara.
''Jangan terus mengelak ra! Kalian harus menikah minggu depan.'' Safira akhir nya angkat bicara.
__ADS_1
Akhir nya dinara pasrah dengan kehendak orang tua nya, Tuduhan mesum telah jatuh kepada diri nya.