
"Mom buka pintu nya!!"
Sudah hampir lima menit kenzo menunggu pintu kamar gefari terbuka, Namun tak kunjung di buka oleh pemilik nya.
"Kita harus mendobrak nya kak." Ucap kaisar cemas.
"Mommy akan marah pada kita." Jawab kenzo ragu dengan ide adik nya.
"Tapi kita harus menunggu sampai kapan?! Aku saja sudah menunggu sejak tiga jam yang lalu!" Seru kaisar tak sabar.
"Kai benar ken! Entah sampai kapan kita menunggu." Sahut gara yang baru datang.
"Sayang."
Kenzo menyambut ara yang tampak pucat terengah engah, Tentu saja ara pucat ketakutan karena di ajak ngebut oleh uncle nya.
"Apa mommy ada di dalam?" Tanya ara ikut panik.
"Tidak tahu sayang! Tapi tidak ada jawaban dari dalam." Jawab kenzo resah.
"Ayo kita dobrak!" Ajak kaisar tidak bisa di ganggu gugat lagi.
Karena memang tidak ada jalan lain lagi, Akhir nya kenzo setuju dengan ide adik nya. Mereka bertiga bersiap mengambil ancang ancang.
"Hei tunggu!"
Jesslyn memekik kencang sambil berlari, Air mata nya juga masih mengalir di pipi. Bungsu gefari ini tidak bisa berhenti menangis sejak di kabar kan mommy nya hilang.
"Aku menemukan remot ini." Jesslyn memberukan remot control.
"Ini untuk membuka kamar mommy." Seru kaisar yang pernah melihat gefari membuka kamar menggunakan ini.
Kaisar langsung menekan tombol dan pintu kamar gefari langsung terbuka, Suasana kamar yang termaram. Semua warna di kamar gefari berwarna hitam dan silver.
"Seperti kamar setan." Lirih gara mengusap tengkuk nya.
"Mommy!"
"Mommy!"
Kenzo dan kaisar mencari kesetiap sudut kamar mommy nya, Namun gefari ternyata tidak ada di dalam ruangan ini.
"Astaga!"
"Apa sih uncle?!"
Ara yang memang takut saat pertama masuk tadi langsung merangkul erat gara, Ingatan nya tentang jakson yang bunuh diri di kamar ini. Membuat hati ara berdesir tak karuan.
__ADS_1
"Ini apa ken kai?!" Tanya gara sedikit berteriak.
Dua beradik ini mendekati gara yang berdiri di hadapan benda yang bentuk nya seperti manusia, Namun benda ini di tutupi dengan kain putih.
"Aku juga tidak tahu uncle." Jawab kenzo menarik kain putih.
"Subhan allah."
Bibir kenzo gemetar saat mengucap, Kaisar juga terpana dengan apa yang ada di hadapan mata nya. Jesslyn menekap mulut nya agar tidak menjerit, Tiga anak gefari merasa sangat sedih membayang kan perasaan mommy nya.
"Ini alasan mu tidak memperboleh kan kami masuk mom." Lirih kaisar menubruk patung yang berdiri.
Di balik kain putih ini ternyata patuh porslen yang sangat halus dan juga mirip dengan jakson, Bahkan ada juga kemeja jakson yang menempel di tubuh patung ini.
"Kau tidak pernah mengeluh pada kami mom tentang kerinduan dan juga penderitaan mu! Maaf kan kaisar mom." Jerit kaisar memeluk patung daddy nya.
"Abang! Kita harus mencari mommy lagi." Ara mengingat kan suami nya yang terdiam cengo seperti orang bodoh.
Tanpa banyak kata, Kenzo meninggal kan kamar mommy nya. Gara mengejar keponakan nya yang sangat syok, Ia khawatir jika kenzo sampai terluka.
"Kakak! Ayo cari mommy lagi." Ajak jesslyn merangkul kaisar.
"Iya, Ayo kita pergi." Angguk kai mengusap air mata nya.
Mereka bertiga pergi menyusul kenzo dan gara, Namun sudah ketinggalan. Saat sampai di parkiran, Hanya ada jhon dan mark yang baru datang.
"Tenang nak, Papa akan mencari gefari bersama uncle mark." Ujar jhon mengusap kepala jesslyn.
"Ayo kita berpencar saja pa! Aku bersama jesslyn dan papa bersama uncle mark." Saran kaisar tergesa gesa.
"Baik lah, Dan ara sebaik nya diam menunggu bersama hana di mansion." Ujar jhon.
"Tapi ara juga mau cari mommy pa." Protes ara.
"Kasihan hana sendirian ra, Kamu juga lagi hamil muda." Ujar jhon.
Brummm.
Mobil kaisar sudah melaju kencang meninggal kan mansion, Jhon juga sudah masuk mobil bersama mark.
"Mommy!"
Ara menangis pilu membayang kan rasa sedih gefari, Rasa bersalah kembali bergelayut di hati nya. Jika saja yarri tidak mengucap kan hal yang menyinggung masa lalu jakson, Mungkin saja sekarang jakson masih hidup bersama mereka.
"Ayo masuk ra." Ajak hana yang baru satu bulan lalu melahir kan.
"Aku menunggu di sini saja." Tolak dinara terisak isak.
__ADS_1
"Mommy akan pulang dan tinggal bersama kita lagi kok." Ucap hana gemetar menahan tangis.
Hana juga sudah merasa kan kasih sayang dari gefari, Meski gefari orang yang sangat galak. Namun jika sudah dekat, Maka ia akan sangat menyayangi.
...****************...
"Kenapa kita kepemakaman ken?!" Bingung gara saat tiba di pemakaman keluarga de lamozada.
Kenzo tidak menjawab pertanyaan gara, Langsung saja ia berlari menuju kuburan daddy nya. Hujan pun mengiringi langkah kaki kenzo.
"Mommy!"
Tepat dugaan kenzo, Di atas kuburan jakson daddy nya. Gefari tampak memeluk kuburan tersebut sambil meletak kan kepala nya di atas batu nisan.
"Alhamdulilah akhir nya ketemu." Batin kenzo senang.
"Ooh di sini ternyata dia." Ucap gara juga senang karena adik nya sudah ketemu.
"Kenapa mommy diam saja?" Tanya kenzo pelan.
Bahkan saat tubuh nya terkena tetesan air hujan yang sangat deras ini, Gefari sama sekali tidak bergerak. Ia tetap memeluk batu nisan suami nya dengan posisi sedikit telungkup membungkuk.
"Mommy!"
Kenzo bergerak membalik tubuh gefari perlahan, Saat itu juga dunia kenzo terasa gelap dan menghitam.
Gefari sudah menghembus kan nafas terakhir nya entah sejak kapan, Tubuh wanita ini juga mulai kaku. Wajah nya terlihat sangat pucat walau pun ada senyum di wajah nya.
"Mommy bangun lah mom! Jangan membuat ken takut." Teriak kenzo menepuk pipi gefari perlahan
"Gefari ayo bangun." Gara juga memegang tangan adik nya yang sangat dingin.
"Mommy!! Kenzo tidak mau di tinggal!!"
Teriakan kenzo menggelegar setelah ia memeriksa nadi gefari yang memang sudah tidak ada, Pelukan kenzo sangat erat kepada mommy nya.
"Ken tidak mau di tinggal mom! Tolong kembali kan mommy ku ya allah, Jangan ambil mommy ku." Teriak kenzo menggila di bawah deras nya hujan.
"Ken ayo bawa mommy mu pulang." Ajak gara yang merasa tidak karuan.
"Bangun lah mom! Kembali kan nyawa mommy ku ya allah." Teriak kenzo tersedu sedu.
Karena kenzo tidak bisa di ajak kerja sama, Akhir nya gara hanya bisa menghubungi yang lain agar datang kepemakaman de lamozada.
Tak selang berapa lama, Mobil kaisar dan jesslyn datang. Dua anak gefari berlari lari di tanah yang becek terkena hujan.
Jesslyn langsung ambruk di ketanah melihat kenzo yang menangis seperti orang gila, Seolah jesslyn langsung paham jika mommy nya telah tiada.
__ADS_1