Please Love Me Tuan Ken

Please Love Me Tuan Ken
#20


__ADS_3

Braak.


Sisi kanan mobil dinara di tabrak oleh mobil tadi, Usai menabrak mereka langsung tancap gas.


''Saekkia!'' Umpat dinara menglakson dengan keras.


''Tidak usah di kejar.'' Larang kenzo ketika melihat ara akan ngebut.


''Tidak bisa! Mereka harus ganti rugi.'' Jawab dinara yang merasa dongkol.


Laju mobil dinara sangat kencang menyalip mobil lain nya, Tapi ternyata mobil tadi sudah menunggu di tempat yang sepi dengan posisi melintang.


''Habis lah kita.'' Desis kenzo.


Brak, Brak.


Pria berpakaian serba hitam kini menggebrak pintu mobil dinara, Semua berjumblah lima orang.


''Bagai mana ini?'' Panik dinara.


''Aku tadi kan sudah bilang jangan di kejar! Sekarang mereka pasti akan menghabisi kita.'' Kesal kenzo.


''Buka pintu nya!'' Bentak mereka.


Kesal karena dinara tak juga membuka pintu mobil, Salah satu dari mereka langsung menghantam kaca depan menggunakan tongkat baseball.


Praak.


''Keluar kalian!'' Bentak mereka bersamaan.


Takut jika orang orang akan merusak mobil, Dinara membuka pintu dengan satu kali sentakan. Mereka yang ada dekat dengan pintu langsung terpental.


''Kenzo ada di dalam!'' Teriak dinara berlari meninggal kan suami nya di dalam mobil.


''Dinara bangsaat!'' Umpat kenzo karena di tinggal.


Para preman membuka pintu kenzo, Senyum mengejek mereka keluar kan. Kenzo tidak bisa melakukan apa pun, Jangan kan untuk melawan. Bangkit berdiri saja kenzo tidak mampu.


''Silah kan tuan.''


Lima orang membungkuk hormat pada pria tampan yang baru saja turun dari mobil, Mata kenzo mendelik ketika tahu siapa orang itu.


''Come stai signore?'' Sapa paolo


(Apa kabar tuan?'')


''Paolo?!''


Bergetar suara kenzo ketika melihat musuh nya yang dari italia, Senyum mengejek terbit di bibir paolo.


''Cosa vuoi?!'' Sentak kenzo.


(Apa mau mu?!'')

__ADS_1


''La tua morte!'' Jawab paolo tersenyum devil.


(Kematian mu!)


Terpojok sudah kenzo kini, Dinara juga tidak mungkin kembali untuk menolong nya. Lagi pula jika ia datang, Ara tidak akan sanggup melawan mereka semua.


Buaak.


Kenzo jatuh menghantam aspal yang keras ketika anak buah paolo menarik tangan nya dengan kasar, Posisi kenzo bagai kan bersujud di bawah paolo.


''Sconfiggilo!'' Perintah paolo.


Saat mereka akan menghantam kepala kenzo dengan tongkat baseball, Seorang berpakaian tertutup dan serba hitam bagaikan ninja datang dari arah belakang mereka.


Buaak, Buaak.


Tendangan nya tepat di tengkuk dua preman, Mereka langsung jatuh pingsan. Tiga lagi terkejut dan langsung menyerang.


Wanita itu menangkis tangan dan memelintir kebelakang, Dor. Diam tak bergerak karena jantung nya di hantam peluru, Kini tinggal dua preman lagi.


Buak, Der.


Suara tongkat baseball menghantam trotoar jalanan ketika wanita bisa berkelit, Kaki nya menggait leher preman dan memelintir.


Hek.


Suara itu adalah suara terakhir preman tersebut, Karena dengkul wanita itu mencekik dengan kencang.


''Andiamo!'' Teriak paolo meninggal kan area pertempuran.


Buaak.


Sebelum paolo pergi, Bahu nya sempat terkena tendangan wanita ninja. Namun bodyguard nya sigap menarik paolo masuk kedalam mobil.


Setelah paolo pergi, Wanita ninja menolong kenzo naik kembali kedalam mobil. Kenzo mengamati mata wanita tersebut dengan teliti.


Belum sempat kenzo mengucap kan terima kasih, Wanita ninja sudah berkelebat pergi meninggal kan kenzo.


''Siapa wanita itu? Tapi dia ku pastikan kalau wanita.'' Lirih kenzo.


Braak.


Tiba tiba dinara masuk sambil membanting pintu mobil, Nafas nya terengah engah karena baru saja berlari.


''Saekkia!''


Kenzo menirukan umpatan dinara sambil menoyor kepala belakang istri nya, Tampak ia sangat geram dengan kelakuan dinara.


''Yah! Kenapa mengumpat ku?!'' Tanya dinara membenar kan rambut.


''Kau masih bertanya hah? Tidak sadar kalau sudah meninggal kan aku!'' Teriak kenzo.


''Aku lari karena takut mati lah.'' Jawab dinara enteng.

__ADS_1


''Lalu aku?'' Tanya kenzo menunjuk wajah nya.


''Urusan mu.'' Jawab dinara kembali menjalan kan mobil.


...****************...


Sampai di rumah pun kenzo tetap tidak mau bicara karena masih merajuk, Dinara sudah berulang kali minta maaf saat dari perjalanan pulang dari rumah sakit.


''Aku minta maaf kak, Lain kali aku tidak akan begitu.'' Janji dinara.


''Masih berharap lain kali kau.'' Ketus kenzo yang sedang menonton acara televisi.


''Bukan berharap.'' Ralat dinara.


''Haissh sudahlah!''


Karena kenzo sedang asyik nonton, Dinara membuka sosmed nya untuk melihat pendapatan atau pun juga pesan dari owner.


Hingga shiba datang pun dinara masih sibuk dengan ponsel, Meski shiba datang bukan untuk menemui nya juga.


''Jadi paolo ada di indonesia tuan?'' Tanya shiba memastikan.


''Hmm, Dan aku hampir mati di tangan nya.'' Jawab kenzo.


''Maaf kan kelalaian saya tuan.'' Ujar shiba merasa bersalah.


''Tidak apa apa! Jangan kan kau yang jauh dengan ku, Yang di samping ku saja lari meninggal kan aku.'' Sindir kenzo.


Dinara tau kalau kenzo menyindir nya, Tapi ia memilih diam saja. Lebih baik ia berselancar dengan ponsel dan bisa menghasil kan uang.


''Haiis! Kenapa kelabu foto dia.'' Rutuk dinara ketika melihat foto idola nya.


''Tidak apa apa buram nona, Aku akan mewarnai nya.'' Ujar shiba bergurau.


''Tidak usah repot repot mewarnai hidup ku! Aku suka nya kim namjoon.'' Jawab dinara tanpa menoleh.


''Yah! Kau bilang kemarin cinta padaku, Kenapa sekarang malah suka pada kim namjoon?!'' Teriak kenzo tidak terima.


''Lalu apa urusan mu jika aku suka kim namjoon?! Kau menyakitiku, Sedang kan dia mencintaku.'' Jawab dinara membuang muka dengan gaya angkuh plus lebay.


''Ada apa dengan nya?'' Tanya kenzo menunjuk dinara yang pergi meninggal kan mereka berdua.


Dinara pergi masuk kamar untuk menyegar kan tubuh dengan mandi, Tapi ia malah melempar kan tubuh nya keranjang.


''Aku akan meninggal kan dia jika dalam tiga bulan kenzo masih membenciku.'' Bisik dinara menutup mata.


Perjanjian dinara bersama gefari sudah ia lakukan di atas kontrak, Dinara di izin kan utuk merawat kenzo seorang diri. Namun jika dalam waktu tiga bulan kenzo tidak juga jatuh cinta pada nya, Maka dinara akan bercerai dengan suami nya.


''Tolong cintai aku kak.'' Pinta dinara menangis.


Tulang iga dinara terasa sakit ketika untuk bergerak, Saat ia periksa ternyata ada luka lebam di antara tulang rusuk nya.


Dinara masuk kedalam kamar mandi, Hari sudah menjelang malam. Ia harus memasak makanan untuk suami nya dan juga tamu mereka.

__ADS_1


__ADS_2