Please Love Me Tuan Ken

Please Love Me Tuan Ken
#63


__ADS_3

Dua bocah perempuan sedang bermain kejar kejaran di taman belakang mansion de lamozada, Ada juga bocah laki laki yang tampak anteng membaca buku.


''Ayo kejar aku kayra.'' Teriak keyla berlari menjauh.


''Aku datang!" Kayra mengejar adik kembar nya.


"Awas jatuh sayang." Dinara memperingati putri nya.


Wekend ini mereka hanya menghabis kan waktu di rumah, Susana tampak ramai dengan kedatangan nya kaisar beserta istri dan anak nya.


"Udah berapa bulan han?" Tanya dinara mengelus perut hana.


"Empat bulan kak." Jawab hana tersenyum bahagia.


"Semoga ponakan aunty selalu sehat ya." Ucap dinara tulus.


"Aminn! Terima kasih aunty." Hana menirukan suara anak kecil.


Kenzo mendekati istri nya yang sudah menjauh dari hana, Ara tampak sangat bahagua melihat putri nya yang tumbuh sehat.


"Sayang!"


"Ehh abang! Mau minum apa bang?" Tanya ara sedikit kaget.


"Tidak usah sayang, Nanti saja." Tolak kenzo merangkul pundak istri nya.


Waktu dengan cepat berlalu bagi kenzo, Padahal rasa nya baru kemarin ia menemani istri nya melahir kan. Tapi kini tak terasa si kembar sudah berusia lima tahun.


"Kenapa bang?" Tanya ara menatap suami nya.

__ADS_1


"Sedikit tidak percaya kalau anak kita sudah besar sekarang." Jawab kenzo.


"Waktu dengan cepat berlalu ya bang." Ujar dinara.


"Iya, Walau pun berat melewati nya! Namun kita berhasil melawan badai yang sempat datang." Sahut kenzo.


"Pasti akan ada pelangi di setiap hujan! Begitu juga dengan kehidupan manusia." Ujar dinara bijak.


"Namun abang rasa, Kamu lebih banyak rasa sedih nya saat hidup bersama ku ra." Tiba tiba kenzo merasa bersalah lagi.


Dinara menatap mata tajam suami nya, Mata yang selalu ia kagumi. Meski mata itu dulu sempat menatap nya penuh kebencian.


"Apa pun permasalahan nya, Asal kan itu bersama abang! Maka ara pasti akan bahagia." Jawab dinara mantap.


"Tidak mungkin! Pasti ada rasa tidak bahagia nya ra, Contoh nya dulu saat kita baru pertama kali menikah." Tukas kenzo.


"Dasar bucin!" Ejek kenzo.


"Biarin! Yang penting kan sekarang abang mencintai ara." Jawab dinara bangga.


"Oh ya? Apa abang terlihat mencintai ara?!" Tanya kenzo membuat ara terkejut.


"Jadi abang tidak mencintai ara?!" Tanya dinara mulai terlihat kecewa.


"Hahahaha!"


Kenzo tertawa kencang melihat istri nya yang terdiam menatap nya, Tampak jelas jika ara sangat syok.


"Hei sayang! Abang hanya bercanda." Ujar kenzo meraih tangan istri nya.

__ADS_1


"Abang ikhh!"


Tergelak kenzo melihat tingkah istri nya yang merajuk, Perut kenzo menjadi sasaran tinju ara yang sangat kesal karena di permain kan.


"Tentu saja abang mencintai mu! Jika tidak cinta, Mana mungkin kita sampai sekarang sayang." Bisik kenzo memeluk dinara.


"Benarkah?"


"Apa ada alasan untuk tidak mencintai wanita cantik dan baik hati ini." Ucap kenzo.


"Cih! Pandai abang merayu sekarang." Ejek ara setengah malu.


"Aduhh lucu nya istri abang kalau lagi malu malu anj!ng begini." Ujar kenzo berlari menjauh.


"Abaangg!"


Tidak hanya anak mereka yang bermain kejar kejaran, Dinara dan kenzo juga berkejar kejaran sembari tertawa bahagia.


Kini dinara sudah mendapat balasan atas cinta nya, Walau sangat lah tidak mudah mendapat kan cinta kenzo.


Tapi semua nya kini di bayar setimpal dengan kebahagian yang ia dapat, Suami yang mencintai nya, Dan juga putri yang sangat cantik.


End.



**Bestie cerita pendekar pedang gila sudah keluar ya, Jangan lupa mampir dan juga dukungan nya.


Tu yang di atas cover nya ya, Kalian tinggal klik profil othor saja ya🙏🙏**

__ADS_1


__ADS_2