Please Love Me Tuan Ken

Please Love Me Tuan Ken
#48


__ADS_3

Luca sedang bersantai di pondok kecil dekat rumah nya, Sebuah buku ia baca dengan serius.


''Luca!"


Bentakan nyaring membuat luca langsung berdiri, Di hadapan nya telah berdiri seorang pria yang di temani wanita muda. Bahkan wanita ini lebih pantas jika menjadi putri nya.


"Selamat siang pa." Sapa luca menyapa rigent.


"Anak sialan!"


Rigent memaki putra nya sambil melepas kan tamparan, Bukan tamparan yang membuat luca sakit. Namun senyum mengejek wanita itu lah yang membuat luca sakit hati.


"Dia sama seperti ibu nya." Hina muyong wanita asal korea ini.


"Jaga bicara mu! Kau tidak layak menghakimi ibu ku!" Bentak luca.


"Kau yang harus menjaga ucapan mu luca! Dia sekarang adalah ibu mu." Bentak rigent.


"Meski aku mati kau bunuh pun! Aku tidak akan sudi mengakui wanita yang membuat ibu ku meninggal." Geram luca berkelebat pergi.


Muyong adalah adik tiri dari ibu nya luca, Saat ibu luca sedang sakit keras. Rigent memutus kan menikah dengan muyong, Dan penyebab ibu luca sakit adalah ulah dari wanita ini.


Sehingga luca sangat membenci muyong yang seharus nya menjadi bibi nya, Sedang kan muyong sebenar nya menyukai luca yang berparas tampan.


"F*ck!"


Luca memasuki kamar tempat shiba di kurung, Ia masuk dan mengamuk membantingi semua barang nya.


Di luar luca sangat lah terlihat kuat, Namun hati nya sangat rapuh semenjak ibu nya meninggal kan ia untuk selama lama nya. Itu juga lah yang membuat luca jadi menyimpang dalam urusan percintaan.


"Bangun lah kau shiba! Ayo tertawa kan aku." Teriak luca mendekati shiba yang diam tertunduk dengan tangan di rantai borgol.


Tidak ada reaksi dari shiba, Tentu saja itu membuat luca semakin berang. Di angkat nya kepala shiba dengan ujung tongkat base ball.


"Shiba!"


Namun shiba tetap saja diam, Luca mulai panik karena wajah shiba sangat pucat. Denyut nadi nya juga sangat lemah.


"Bangun lah shiba." Lirih luca mengangkat shiba keranjang.


Luca dengan sigap mengambil kotak obat, Darah bekas luka yang terkena sabetan ikat pinggang sudah mulai mengering. Bisa di pastikan jika luka nya shiba meradang.


Dengan telaten luca membersih kan luka, Setelah bersih ia membalut luca shiba dengan perban. Namun luca masih enggan melepas borgol di tangan shiba.


"Eeghhh!"


Shiba perlahan membuka mata sambil melenguh pelan, Pandangan nya langsung bertemu dengan mata luca yang berada tepat di depan wajah nya.


"Minum obat nya! Luka mu meradang." Ucap luca memberi sebuah kapsul.

__ADS_1


"Tidak mau! Biar kan aku mati saja." Tolak shiba pelan.


"Jika kau mati, Aku tidak punya hewan peliharaan lagi." Ujar luca memasukan kapsul kemulut nya sendiri.


Luca menggunakan metode seperti sepasang kekasih yang meminumi obat pacar nya, Sedikit memaksa luca mencium bibir shiba.


Setelah shiba berhasil memakan kapsul nya, Luca memberi nya minum lewat mulut ia juga. Sehingga shiba pun meminum air bekas luca.


"Istirahat lah." Ujar luca beralih duduk kekursi.


Hati shiba merasa kan hal yang tidak pernah ia rasakan, Setelah perhatian kecil luca. Tidak tahu kenapa, Jantung shiba berdetak lebih kuat.


"Aku kenapa?" Batin shiba ketakutan jika sampai jatuh cinta pada pria itu.


Sedang kan luca berulang kali melirik shiba yang terdiam sambil berbaring, Terasa nyaman saat ia bersama shiba.


...****************...


Sudah dua hari anak buah kenzo mencari keberadaan nya shiba, Namun sampai saat ini harus kembali dengan tangan kosong.


Kenzo yang masih belum boleh keluar dari rumah sakit, Sangat cemas ia memikir kan nasip asisten tersayang nya.


''Bagai mana kalau ara post wajah nya kak shiba di akun media sosial?'' Tawar dinara.


"Luca bukan orang sembarangan, Tidak akan ada yang melihat keberadaan nya." Jawab kenzo lesu.


"Abang takut ra." Adu kenzo.


"Sabar, Kita akan berusaha mencari shiba." Ujar dinara.


Berita hilang nya shiba sudah sampai di telinga jimmy, Mantan asisten daddy nya kenzo ini pun sudah sampai keitalia untuk mengobrak abrik mansion luca cassano.


"Mommy!"


Gefari memasuki ruangan anak nya dengan wajah dingin, Memang wanita ini tidak pernah punya wajah ramah.


"Apa sudah ada kabar mom?" Tanya kenzo langsung.


"Tidak ada! Jimmy tidak menemukan shiba di italia." Jawab gefari ikut resah.


"Di mana bajingan itu menyembunyikan shiba?!" Geram kenzo.


"Menurut mommy, Dia ada di negara ini." Ujar gefari yakin.


"Kenapa mom sangat yakin?" Sela dinara.


"Ayah nya luca ada di sini, Mommy tadi menemui rigent." Jelas gefari.


Kenzo kaget mendengar mommy nya usai bertemu rigent, Namun ia lega karena tidak ada luka di tubuh gefari. Sudah bisa di pastikan, Jika gefari dan rigent bertemu. Maka akan terjadi baku hantam.

__ADS_1


"Selamat siang uncle." Sapa dinara pada jhon yang baru datang.


"Siang juga nak." Angguk jhon mengusap kepala dinara.


Jhon baru sempat mengunjungi keponakan tersayang nya di rumah sakit, Ini ia sengaja pulang lebih awal dari kantor.


"Kenapa kau melirik ku?" Heran jhon pada lirikan gefari.


"Aku ingin bertanya tentang hal yang sedikit sensitif, Ku harap kau tidak tersinggung." Jelas gefari.


"Apa?"


"Bagai mana awal mula pria gay jatuh cinta?" Tanya gefari.


Jhon mendelik karena adik nya mengungkit masa lalu nya lagi, Gefari pun menjaga jarak melihat rona wajah kakak nya.


"Kau ingin mengungkit masa silam?" Tanya jhon menatap tajam.


"Jangan salah paham kak! Sekarang anak nya jimmy di culik oleh pria gay." Ucap gefari.


"Shiba di culik?!" Kaget jhon.


"Iya uncle! Yang menculik adalah luca cassano." Jawab kenzo.


Jhon terdiam sambil memikir kan nasip nya shiba, Sangat besar kemungkinan nya kalau luca akan jatuh cinta pada shiba.


"Sembilan puluh persen luca pasti akan jatuh cinta pada anak itu." Jawab jhon mondar mandir kebingungan.


"Kita harus bagaimana mom?!" Panik kenzo.


"Dalam waktu dua hari ini, Apa menurut mu luca sudah melakukan nya pada shiba?" Tanya gefari.


"Bisa saja itu terjadi, Namun kebanyakan pria gay lebih suka pada mangsa yang memasrah kan diri nya sendiri." Jawab jhon.


"Shiba tidak mungkin melakukan itu!" Ucap kenzo yakin.


"Tahu dari mana kau ken! Mereka jatuh cinta selayak nya pasangan normal." Cetus gefari.


Semakin gelisah kenzo memikir kan nasip nya shiba, Dinara yang penasaran malah menelusuri tentang pria gay di ponsel nya.


"Gila! Mereka pada ganteng ganteng banget loh." Ujar dinara kaget.


"Orang mana itu?" Tanya gefari yang melirik ponsel menantu nya.


"Thailand mom." Jawab dinara masih fokus.



Shiba.

__ADS_1


__ADS_2