
April melajukan mobilnya dengan kencang,dia tidak mendengarkan suara klakson dari kendaraan lain.
Air mata nya terus mengalir di pipi nya yang mulus.
"Lo itu kenapa sih Dit,gue kan ga bermaksud ngerendahin lo kok lo marah-marah sama gue..dasar cowok nyebelin,jelek,dingin,datar kaya triplek" teriak April
April terus saja ngomel-ngomel di dalam mobilnya hingga dia tidak sengaja menabrak mobil yang ada di depannya.
"Aaahhh sial" gerutu April
April kemudian menghapus air matanya dan keluar menghampiri mobil yang tidak sengaja Ia tabrak.
Dari dalam mobil itu keluarlah pria tampan,putih,dan gagah.
"Kamu bisa nyetir ga sih?" bentak pria itu
"Maaf,tapi kan kamu juga salah berhenti tiba-tiba jadi kan aku kaget dan akhirnya nabrak mobil kamu" seru April membela diri
"Hallo..mobil saya dari tadi sudah berhenti ya,jangan banyak alasan deh cepetan ganti rugi" bentak pria itu
"Ya ampun biasa aja dong ngomongnya ga usah pake bentak-bentak segala" April juga tak kalah meninggikan suaranya.
"Kamu habis patah hati ya,makannya ngejalanin mobil seenaknya" celetuk pria itu
"Ga usah SOTOY deh jadi orang,cepatan bilang berapa aku harus ganti rugi?" tanya April
Pria itu mulai memperhatikan penampilan April dari atas hingga ke bawah,membuat April menjadi merasa risih dan dengan refleks April menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya.
"Kamu ngeliatin apa?" bentak April
"Kalau di lihat dari penampilan dan mobilnya pasti kamu anak orang kaya,pokoknya saya ga mau tau mobil saya harus mulus lagi seperti semula" sahut Pria itu
"Ok..berhubung ini sudah menjelang malam,ga ada juga bengkel yang bakalan buka,aku kasih kartu nama aku.Besok aku bakalan benerin mobil kamu Ok,sekarang aku pamit dulu pulang" April langsung masuk ke dalam mobilnya dan mulai meninggalkan pria itu.
"April...nama yang cantik seperti orang nya" gumam pria itu sembari tersenyum.
Sementara itu di kediaman Radit.
"Apa omongan gue barusan keterlaluan ya" gumam Radit
Tiba-tiba Rangga masuk ke kamar Radit.
"Pokoknya aku ga mau tahu Kak,besok Kakak harus minta maaf sama Kak April" seru Rangga.
"Kamu itu apa-apaan sih?ketemu dimana kamu sama April?" tanya Radit
"Tadi aku lagi di Halte nungguin Bus terus Kak April lewat dan mau mengantarkan aku pulang,tapi dengan tidak tahu dirinya perut aku bunyi lalu Kak April ngajak aku makan dulu di Restoran" jelas Rangga
"Lain kali kamu jangan seperti itu lagi Rangga,kalau kamu mau makan di Restoran ngomong sama Kakak nanti Kakak bawa kamu,Kakak masih mampu bawa kamu makan di Restoran" bentak Radit
Rangga yang melihat Kakak nya marah besar,hanya bisa menundukkan kepalanya dan tanpa terasa air mata Rangga menetes.
Radit kaget melihat adik satu-satu nya itu menangis,kemudian Radit menarik adiknya dan mendekapnya ke dalam pelukannya.
__ADS_1
"Maafkan Kakak,,Kakak cuma ga mau kejadian dulu terulang lagi keluarga kita di permalukan oleh orang-orang kaya yang sama sekali tidak punya perasaan" jelas Radit
"Tapi Kak April beda Kak,,ga kaya Kak Sisil" ucap Rangga lirih.
Mendengar adik nya menyebut nama Sisil,membuat hati dan perasaan Radit sakit.
Wanita cantik yang dulu sangat dia cintai sepenuh hatinya dengan teganya mempermalukannya dan keluarganya di depan semua orang di saat acara pertunangan mereka.
Radit mengepalkan tangannya,tapi memang Radit akui kalau April wanita yang sangat luar biasa.
April tidak pernah melihat orang dari status kekayaannya,malahan dia saja menyembunyikan identitasnya sendiri.
"Ya Alloh,gue udah marahin April tadi bahkan membentaknya Rangga benar gue harus minta maaf sama April" batin Radit
π
π
π
πPOV RADITπ
FLASHBACK
3 tahun yang lalu gue menjalin hubungan dengan wanita cantik yang bernama Prisilia Wilson anak dari Pengusah terkaya waktu itu.
Gue memang menjalin hubungan backstreet karena orang tua Sisil tidak merestui hubungan kami.
Dan pada saat itu kami berhasil menjalani hubungan kami selama 2 tahun,tapi tidak di sangka ternyata orang tua Sisil mengetahui hubungan kami.
Hati gue benar-benar campur aduk antara bahagia dan takut,,bahagianya karena orang tua Sisil sudah mulai membuka hatinya buat hubungan gue dan Sisil dan takutnya gue dan keluarga gue hanya di permainkan saja.
Dan ternyata benar,sesampainya di rumah Sisil yang bak Istana itu tampak banyak tamu undangan di sana dan semuanya berasal dari keluarga kaya.
Gue dan keluarga gue agak sedikit canggung,karena tidak menyangka kalau orang tua Sisil bakalan mengundang tamu seperti itu.
Gue benar-benar gugup pada saat itu,gue sudah membawa cincin yang gue beli dari uang tabungan gue sendiri.
Gue dan keluarga gue perlahan masuk ke rah itu,semua orang tampak melihat aneh pada keluarga gue karena hanya gue dan keluarga gue yang berpakaian biasa-biasa saja dan kelihatan sederhana.
Ketika gue dan keluarga gue sedang merasa malu,tiba-tiba Pak Alex Wilson selaku Papahnya Sisil mengumumkan kalau hari ini hari pertunangan anak satu-satunya.
Sisil menuruni anak tangga dengan di gandeng oleh Mamahnya,Sisil tampak sangat cantik malam ini tapi ada yang aneh di wajahnya sama sekali tidak terlihat ada kebahagiaan.
Tiba saatnya Pak Alex mengumumkan pertunangan anaknya,yang membuat gue dan keluarga gue terkejut adalah Sisil akan bertunangan dengan anak dari Rekan Bisnis Papahnya bukan dengan gue.
Deg..
Seketika jantung gue berdebar sangat kencang,darah gue mendidih kalau Sisil mau bertunangan dengan orang lain kenapa mereka menyuruh gue dan keluarga gue untuk datang ke rumahnya.
Waktu itu sungguh hati dan perasaan gue hancur sehancur-hancurnya,kalau hanya gue yang datang tidak masalah tapi gue mengajak orang tua dan adik gue yang secara terang-terangan sudah di permalukan di depan semua orang.
Sampai sekarang kata-kata Pak Alex masih terngiang di telinga gue.
"Radit kamu dan keluarga kamu tidak pantas masuk ke dalam keluarga ku,kamu tidak pantas mendampingi anak ku satu-satunya ini mau di kasih makan apa Sisil kalau hidup denganmu,bahkan untuk bermimpi sekali pun kamu tidak pantas bersanding dengan Sisil anakku"
__ADS_1
Ucapan Pak Alex waktu itu bagaikan seribu jarum yang menusuk hati gue dan yang lebih menyakitkan lagi wanita yang sangat gue cintai sama sekali tidak mau memandang ke arah gue.
Sejak kejadian itu,gue benci sama yang namanya orang kaya bahkan Ibu gue sampai jatuh sakit setelah pulang dari rumah Sisil.
Tapi aneh nya setelah 3 tahun berlalu gue bertemu dengan sosok wanita cantik namun jutek,dia anak orang kaya malahan kekayaannya jauh di atas keluarga Sisil.
Tapi dia begitu luar biasa di mata gue,kebanyakan anak orang kaya itu manja tapi beda dengan April dia sosok wanita yang mandiri bahkan dia rela naik Taxi pergi ke Kampus demi supaya semua orang tidak mengetahui kalau dia seorang anak Konglomerat.
Tapi hari ini gue sudah menyakiti hati nya sampai dia menangis karena gue membentaknya,benar kata Rangga gue harus minta maaf sama April.
π§‘POV AUTHORπ§‘
FLASH ON
"Sudah..sudah...besok Kakak akan minta maaf sama Kak April" seru Radit
"Benar ya Kak"
"Iya,ya udah sana kamu keluar Kakak mau istrahat dulu cape" ucap Radit
Sementara itu di kediaman Prabowo...
"April mana Mih,kok ga ikut makan?" tanya Papih Anwar
"Ada di kamarnya,sudah tadi si Bibi sudah mengantarkan makanan ke kamarnya" jawab Mamih Lisda
"Apa dia sakit?"
"Tidak,katanya lagi malas turun ke bawah"
Di dalam kamar,April terus saja berguling-guling di kasur nya dia masih teringat akan omongan Radit.
"Ih dasar Radit nyebelin" teriak April
πΌ
πΌ
πΌ
πΌ
πΌ
Terus dukung karya-karya Author yaππππ
Jangan lupa
like
vote n
komen
TERIMA KASIH
__ADS_1
LOVE YOUπππ