Polisi Penjaga Hati

Polisi Penjaga Hati
BUKAN SALAH JODOH


__ADS_3

🏡


🏡


🏡


🏡


🏡


Akhirnya Radit dan Rico bisa menghabiskan mangga muda itu juga walaupun butuh perjuangan yang hebat untuk menghabiskannya.


Radit dan Rico sampai keringatan diseluruh wajahnya,saat ini mereka berdua sedang terkulai lemas dikarpet bulu depan tv.


"Sell,kayanya makan bakwan goreng enak deh pagi-pagi gini," seru April.


"Benar juga Pril,ya udah gue panggilin Bi Asih ya supaya buatin bakwan goreng," sahut Sella.


"Tunggu Sell,tapi gue maunya lo yang buat bakwan gorengnya," pinta April.


"What?lo ga salah ngomong Pril?lo pasti sedang bercanda kan."


"Enggak,siapa yang bercanda gue emang makan bakwan goreng buatan lo Sell."


Seketika tawa Radit dan Rico pun pecah...


"Rasain lo Sell,itu karma karena tadi lo udah ngetawain kita," ledek Radit.


"Semangat Sayang," teriak Rico.


Dengan sedikit kesal,Sella pun pergi ke dapur untuk membuat bakwan goreng yang dipinta oleh April.


Cukup lama Sella membuatnya,hingga akhirnya Sella pun berhasil membuat bakwan gorengnya.


Dengan perasaan senang dan bangga karena sudah berhasil membuatnya,Sella pun membawa satu piring bakwan dan meletakannya diatas meja di hadapan Kinan.


"Silahkan dinikmati Nona April," ledek Sella.


Radit dan Rico ikut mencomot bakwan goreng buatan Sella,tapi April malah menutup hidungnya.


"Sell,apa kamu pakai bawang bakwannya?" tanya April.


"Iya,emangnya kenapa Pril?"


"Ih,ga mau ah gue bau tahu sama bawang sana jauhin bakwannya," sentak April dengan menutup hidungnya.


"Lah,terus ini siapa yang makan?" tanya Sella.


"Lo aja yang makan,,sana buatin gue pisang horeng aja kan ga pake bawang tuh," suruh April.


"Astaga Pril,beneran mau pisang goreng?mau dimakan ga?ogah gue buatnya juga kalau ga di makan," seru Sella.


"Dimakan."


Dengan wajah yang cemberut Sella kembali kedapur untuk membuat pisang goreng pesenan April.


Radit dan Rico hanya bisa menahan tawanya,sekarang giliran Sella yang harus menerima permintaan April yang aneh-aneh.


"Sayang,sebenarnya kamu itu mau makan apa sih,itu salah ini salah kan kita jadi bingung," seru Radit dengan sangat hati-hati.


"Aku juga ga tahu Sayang,pengen makan sesuatu tapi setelah makanannya ada langsung aja aku ga mau," sahut April.


Tidak lama kemudian,Sella pun datang dengan membawa pisang goreng pesanan April.


"Ini pisang gorengnya," ucap Sella dengan senyumannya.


"Lo kelamaan Sell buatnya,jadi sekarang gue udah ga mau lagi makan pisang goreng,udah ah gue ngantuk mau ke kamar dulu," April dengan santainya menaiki tangga menuju kamarnya.


Sementara Radit,Rico,dan Sella melongo dengan tingkah Ibu hamil yang satu ini.


"Beneran nih pisang gorengnya ga dimakan?gue udah capek-capek lho Pril buatnya," teriak Sella.


Sella pun duduk disofa dengan menghentak-hentakan kakinya dan mengambil pisang goreng buatannya dan memakannya dengan penuh emosi.


"Sabar Sayang orang yang lagi hamil emang suka menyebalkan," seru Rico dengan mengusap kepala Sella.


"Apa lo bilang,jadi maksud lo istri gue menyebalkan gitu?" bentak Radit.


"Bukannya gitu Dit,maksudnya kalau wanita sedang hamil kadang-kadang suka minta hal-hal yang tidak masuk akal,mudah-mudahan kalau kamu hamil jangan seperti April ya Sayang," ucap Rico.


"Percaya diri sekali anda,memang yakin Sella bakalan mau nikah sama lo?" sahut Radit.


"Sialan lo Dit."


"Udah yuk Yang,kita pulang," ajak Sella.


"Ya udah yuk."


"Dit,kita pulang dulu sampaikan sama April," seru Sella.


"Ok."


Rico dan Sella pun memutuskan untuk pulang,sementara Radit menuju kekamarnya untuk menemani istri cantiknya itu.


Keesokan harinya....


April dan Radit hari ini mulai menjalankan aktivitas seperti biasanya,sesampainya di Kantor April.


"Kamu jangan terlalu capek,kamu harus ingat kalau saat ini kamu sedang hamil," seru Radit.


"Iya Sayang aku tahu."

__ADS_1


"Anak Papah baik-baik ya didalam perut Mamah jangan nakal jangan buat Mamah kamu mual terus kasiahan,ok," Radit mengelus-ngelus perut April yang masih rata dan menciumnya berulang-ulang.


April hanya tersenyum melihat kelakuan suaminya itu.


"Ya sudah,aku masuk dulu ya kamu hati-hati," April mencium tangan Radit dan Raditpun seperti biasa mencium seluruh wajah April tidak ada satu bagianpun yang terlewatkan.


"Nanti pulangnya aku jemput ya!"


"Iya,bye..."


Radit pun mulai melajukan mobilnya sementara April langsung masuk kedalam Kantornya.


Selama bekerja April tampak lemas sekali dan kadang-kadang bolak-balik ke kamar mandi karena merasa mual.


Sungguh April tidak bisa makan apapun setiap makan pasti keluar lagi hanya juice yang bisa masuk kedalam perutnya tanpa dimuntahkan lagi.


Saat ini April sedang merebahkan tubuhnya diatas sofa,Sella merasa kasihan juga melihat keadaan April yang lemas kaya gitu.


"Pril lo pulang aja ya,jangan dipaksain kerja apa gue hubungi Radit biar dia kesini?" seru Sella.


"Jangan Sell,kasihan pasti dia bakalan khawatir banget,udah gapapa gue mau istirahat sebentar nanti juga baikan," sahut April.


"Ya sudah,kalau lo butuh sesuatu panggil gue."


April menganggukan kepalanya dengan mata yang terpejam,Sella pun meninggalkan ruangan April dan kembali bekerja.


***


Waktu pun berjalan begitu cepat,tidak terasa saat ini usia kandungan April sudah menginjak 4 bulan dan perutnya pun sudah sedikit terlihat menonjol.


Rasa mualnya pun sudah mulai menghilang bahkan saat ini April sedang mempunyai hobi baru yaitu makan,sampai-sampai Radit dibuat melongo dengan nafsu makan istrinya itu yang meningkat secara drastis.


Saat ini April dan Radit lebih memilih tinggal dirumah yang Radit bangun untuk April,Bi Asih pun April boyong kerumah barunya itu sementara istana mewah April dibiarkan kosong dulu,April hanya membayar seseorang untuk membersihkan rumahnya supaya kebersihannya tetap terjaga.


Malam ini April sudah dandan sangat cantik memakai kebaya warna abu apalagi aura Ibu hamil membuat kecantikan April semakin terpancar.


Malam ini adalah acara pertunangan antara Sella dan Rico,April terus saja melihat kearah cermin dan mengelus-elus perutnya,Radit yang sudah selesai dengan baju batik warna abu senada dengan istrinya itu tampak tersenyum melihat istri cantiknya yang dari tadi masih sibuk dengan cermin.


"Belum selesai juga dari tadi dandannya?" seru Radit dengan memeluk April dari belakang.


"Sayang apa aku kelihatan gendut?" tanya April.


"Tidak,malahan saat hamil seperti ini kamu tambah sexi tahu bahkan ada bagian-bagian tertentu yang sekarang makin besar aku suka," bisik Radit ditelinga April yang membuat April merinding.


"Ih apaan sih," April melepaskan tangan Radit yang melingkar diperutnya.


April membalikan tubuhnya dan mengalungkan tangannya keleher Radit.


"Kalau aku nanti gendut dan jadi jelek bagaimana?apa kamu masih akan mencintaiku?" tanya April.


"Ya ampun Sayang,sampai kapan pun aku akan tetap mencintaimu walau kamu akan berubah menjadi gendut,kalau jelek kayanya ga bakalan deh karena dimata aku kamu selalu menjadi wanita yang paling cantik," sahut Radit.


"Lebay."


"Tapi-----" ucapan April terpotong karena Radit tiba-tiba mencium bibir April.


1 detik..2 detik..hingga akhirnya 1 menit,April melepaskan pungutannya dan menahan dada Radit.


"Stop,kalau kelamaan takut terjadi hal-hal yang kamu inginkan," seru April dan melihat ke arah cermin kembali untuk merapikan dandanannya.


"Telat sedikit gapapa kali Sayang," rengek Radit.


April membalikan tubuhnya dan melotot kearah Radit.


"Ayo cepetan,takutnya nanti kita telat," April menarik tangan Radit.


"Tapi nanti habis pulang dari rumah Sella,aku minta jatah aku ya," ucap Radit yang seketika menghentikan langkah April.


"Astaga Sayang,bukannya barusan kita baru saja melakukannya ya."


"Tapi aku mau lagi,soalnya body kamu makin sini makin sexi aja membuat aku semakin tergila-gila sama kamu," ucap Radit dengan mengedipkan satu matanya.


"Udah ah cepetan,nanti telat beneran lho."


"Jawab dulu,kalau ga dijawab aku ga bakalan jadi perginya," seru Radit dengan cemberut.


"Astaga,kamu kaya anak kecil aja deh."


"Iya atau tidak," sahut Radit dengan tegasnya.


April pun menghembuskan nafasnya dengan kasar,sungguh dia tidak mengerti dengan sikap suaminya itu yang makin hari makin tak terkendali saja.


"Iya."


"Nah gitu dong,kan akunya jadi semangat nih."


Radit dengan cepat menggandeng tangan April dan masuk ke dalam mobilnya menuju rumah Sella.


Acara pertunangan Sella dan Rico pun berjalan dengan lancar,Sella dan Rico memutuskan untuk menjalani hubungan yang serius meskipun mereka berdua baru sebentar menjalani hubungan tapi dengan gentlenya Rico meminta izin kepada orang tua Sella untuk melamar Sella.


Dan sudah diputuskan kalau pernikahan Sella dan Rico akan dilaksanakan satu bulan lagi.


"Selamat ya Sell,akhirnya lo nyusul gue juga," April memeluk Sella.


"Terima kasih Pril."


"Rico,jagain Sella awas kalau lo sampai nyakitin Sella lo berhadapan sama gue," ancam April.


"Tenang aja Pril,gue bakalan membuat Sella menjadi wanita paling bahagia didunia ini," jawab Rico dengan merangkul pundak Sella.


Sementara itu dilain sisi,Andre tampak sedang frustasi karena Perusahaannya terancam bangkrut,Audi dan Mamahnya benar-benar sudah menguras uang Andre.

__ADS_1


Permintaan Audi dan Mamahny yang begitu tinggi membuat Andre sudah tidak sanggup lagi mempertahankan hubungannya dengan Audi.


Ditambah saat ini Andre mendapatkan kabar kalau malam ini Sella dan Rico bertunangan,Andre semakin frustasi.Benar kata pepatah kalau penyesalan itu selalu datang diakhir.


Dan itu yang sekarang sedang dirasakan Andre,dia menyesal sudah melepaskan berlian seperti Sella hanya demi barang tidak berharga seperti Audi.


Di Apartemen milik Andre,dia terlihat mabuk-mabukan Andre memegang sebuah bingkai foto dirinya dan Sella.


"Sella,kembalilah padaku Sell aku ga rela kamu menikah dengan playboy itu,kembalilah padaku aku mohon," teriak Andre.


Tidak terasa air mata Andre pun menetes,betapa bodohnya Andre melepaskan wanita yang begitu baik seperti Sella.


Perlahan Andre pun mulai memejamkan matanya karena kepalanya pun sudah sangat pusing dikarenakan terlalu banyak minum.


April dan Radit pun pamit untuk pulang karena sudah terlalu malam juga,karena kelelahan April pun sampai tertidur didalam mobil.


Sesampainya dirumah mereka,Raditpun mengangkat tubuh April menuju kamarnya,Radit dengan perlahan membaringkan tubuh istrinya itu,Radit segera ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Setelah selesai membersihkan diri dan mengganti pakaiannya,sekarang giliran Radit menggantikan pakaian April karena melihat April tidur dengan memakai kebaya itu akan membuat April merasa tidak nyaman.


Kebiasaan buruk April itu adalah kalau dia sudah tidur mau diganggu ataupun berisik sekeras apapun April tidak akan pernah bangun.


Radit terlihat menghembuskan nafasnya kasar saat satu persatu baju yang dikenakan April dilepas,butuh perjuangan besar untuk menahan hasratnya supaya tidak bangkit.


"Astaga Sayang,kenapa kamu suka sekali sih menyiksa suamimu ini," gumam Radit dengan terus melepaskan semua pakaian April.


April hanya bergerak sekali-kali tapi tetap saja tidur dengan nyenyak,setelah pakaiannya terlepas semua pandangan Radit tertuju kepada perut April yang sekarang terlihat sedikit menonjol,perlahan Radit mengusapnya dan mencium perut April.


"Sehat selalu Nak didalam perut Mamah,Papah sudah tidak sabar melihat kalian hadir didunia ini," gumam Radit dengan senyumannya yang mengembang.


Ya,setelah diperiksa dan di USG ternyata April sedang mengandung bayi kembar betapa bahagianya April dan Radit karena langsung dipercaya untuk mendapatkan dua anak sekaligus.


Dengan cepat Radit memakaikan pakaian kepada April,takutnya Radit tidak bisa menahannya lagi dan akhirnya akan terjadi hal yang diinginkan.


Setelah selesai Radit pun ikut membaringkan tubuhnya disamping istrinya dan menarik tubuh istrinya kedalam dekapannya.


***


Sesampainya di Apartemen Andre,Audi dengan tergesa-gesa turun dari taxi dan menuju kamar Andre.


Audi segera membuka passward pintu kamar Andre karena Audi memang sudah sering datang ke tempat Andre,makannya Audi sudah hafal benar.


Disaat Audi masuk ke dalam,Audi sangat terkejut karena suasana kamar Apartemen Andre begitu berantakan botol minuman berserakan dimana-mana.


Andre terlihat tertidur pulas di sofa dengan keadaan yang sangat berantakan.


"Kak Andre..Kak Andre," Audi membangunkan Andre dengan mengguncangkan tubuh Andre.


Butuh waktu lama untuk Audi bisa membangunkan Andre,hingga akhirnya Andre pun bergerak dan merentangkan tangannya.


"Kak Andre ayo cepat bangun," seru Audi.


"Apaan sih,mau ngapain kesini?kita kan sudah putus," bentak Andre dengan masih memejamkan matanya.


"Tidak Kak,aku ga mau putus."


"Kenapa?bukannya kemarin kamu sudah menyetujuinya."


"Iya,karena kemarin aku belum tahu kenyataan yang sebenarnya."


"Maksud kamu apa Audi?"


"Aku hamil Kak.."


Jedaaaarrrrrr......


Andre langsung membuka matanya dan duduk disofa.


"Lelucon apa lagi ini?" bentak Andre.


"Ini bukan lelucon Kak,aku sudah telat 1 bulan dan saat aku tes dengan tespack ternyata aku positif hamil," ucap Audi dengan deraian air mata.


"Ga mungkin,lagipula dulu aku melakukannya karena pengaruh alkohol jadi jangan harap aku akan bertanggung jawab," bentak Andre.


"Kamu jahat Kak,pokoknya aku ga mau tahu kamu harus tanggung jawab karena ini merupakan anak kamu," teriak Audi dan pergi meninggalkan Apartemen Andre.


"Aaaaaaa....brengsek," teriak Andre dengan menjambak rambutnya sendiri.


Sementara Audi hanya bisa menangis didalam taxinya,dia tak tahu harus bagaimana kalau sampai Papahnya tahu Audi bisa-bisa diusir dari rumahnya.


🌼


🌼


🌼


🌼


🌼


Hallo semuanya masih setiakah menunggu kelanjutannya??Maaf baru updateπŸ™πŸ™


Dan jangan lupa ya selalu biasakan diri setelah membaca tinggalkan jejak like,komen,dan vote sebanyak-banyaknyaπŸ™πŸ™πŸ˜˜πŸ˜˜


Jangan lupa


like


vote n


komen

__ADS_1


TERIMA KASIH


LOVE YOUπŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2