Polisi Penjaga Hati

Polisi Penjaga Hati
LEBIH DARI CINTA


__ADS_3

🏡


🏡


🏡


🏡


🏡


April melepaskan pelukkan Radit...


"Lho,kok kalian ada disini?" tanya April.


"Tanya tuh sama cowok lo yang ribetnya minta ampun," jawab Sella.


"Aku cuma minta mereka datang kesini cuma untuk menjadi saksi kita doang kok," seru Radit.


"Kalian benar-benar teman tidak punya akhlak ya,kalian sama pasangan kalian masing-masing sementara gue cuma jadi Kambing conge disini,apalagi ngeliat adegan April dan Radit membuat jiwa jomblo ku meronta-ronta tahu ga," jelas Rico.


"Makannya cari cewek Bro," seru Andre dengan menepuk pundak Rico.


"Cewek banyak,cuma yang menerima kita apa adanya itu susah kebanyakan nyarinya yang ada apanya," jawab Rico.


"Sabar-sabar orang sabar banyak yang nikung," ucap Sella dengan tawanya yang lebar.


"Garing banget sih lo," cibir Rico.


"Sudah-sudah,lebih baik kita masuk diluar dingin lho," seru Radit.


Akhirnya mereka pun memasuki rumah mungil berlantai dua itu.


Sella,Andre,dan Rico duduk di meja yang sudah disiapkan untuk mereka sementara April dan Radit duduk di meja yang terpisah karena Radit tidak mau makhluk-makhluk itu mengganggu malam romantisnya dia dengan April.


Radit menarik kursi untuk April duduk,perlakuan kecil yang manis menurut April.


April baru sadar,kalau dia berada di sebuah rumah dan April tampak memperhatikan setiap sudut rumah itu.


"Sayang ini Rumah siapa?" tanya April.


"Rumah kita."


"Maksudnya?"


"Waktu kamu menghilang selama 4 tahun,aku berusaha keras lho untuk membangun sebuah rumah karena memang cita-cita aku ingin menikah dengan kamu dan aku punya mimpi kalau aku ingin pas kita Nikah nanti,kita punya rumah."


"Dasar Polisi bodoh,bagaimana kalau pas aku pulang dari Amerika aku sudah punya pacar atau malah sudah menikah?" ucap April.


"Tidak mungkin,karena aku yakin kalau kamu juga mencintai aku dan tidak akan menikah dengan lelaki manapun selain aku," sahut Radit.


"Idih PD banget kamu."


"Harus dong,buktinya ini kamu sekarang menjadi milikku dan sebentar lagi akan menjadi milikku seutuhnya," ucap Radit dengan menggenggam tangan April dan menciumnya.


"Terima kasih karena sudah sabar menunggu aku,dan terima kasih karena sudah mau menerima aku yang banyak sekali dengan kekurangan dan yang pastinya seorang anak yatim piatu," ucap April dengan menundukan kepalanya.


"Hei,jangan menangis karena aku tidak mengizinkan kamu menangis lagi,kamu harus bahagia walaupun kamu harus menangis,itu harus tangisan kebahagiaan bukan tangisan kesedihan karena aku sudah berjanji kepada Om Anwar bahwa aku akan menjaga dan membahagiakan Puterinya yang cantik ini," sahut Radit.


April tersenyum yang diselangi oleh tangisannya.


"Sekarang kita makan dulu yuk!!"


Sementara itu,dari kejauhan Sella,Andre,dan Rico menopang wajahnya mereka dengan tangannya,menyaksikan keromantisan April dan Radit.


"Ya ampun so sweet banget sih mereka,aku jadi pengen deh di romantisin kaya gitu," ucap Sella dengan senyum-senyum sendiri.


"Emangnya lo ga pernah di romantisin sama nih curut?" tanya Rico dengan menunjuk ke arah Andre.


"Boro-boro,dia itu orangnya lempeng banget ga ada romantis-romantisnya," ketus Sella.


"Berarti seharusnya lo itu pacarannya sama gue,pasti lo bakalan klepek-klepek sama gue karena gue itu terkenal sebagai orang yang sangat romantis di seluruh POLSEK," sahut Rico.


"Sembarangan aja kalau ngomong,berani merebut Sella dari gue,gue colok tuh mata!!Sayang,aku orangnya memang kaya gini ga bisa bersikap romantis,kan kamu tahu sendiri kalau aku itu baru pacaran sama kamu sebelumnya aku belum pacaran sama siapapun," jelas Andre dengan menggenggam tangan Sella.


Seketika tawa Andre pecah,mendengar pengakuan Andre.


"Astaga,jadi lo baru pertama kali pacaran?gila di zaman milenial kaya gini,lo baru pacaran?pantesan saja sikap lo itu kaku sama cewek," ledek Rico.


"Diam lo,kalau tidak diam gue robekin tuh mulut," ucap Andre yang berusaha menahan amarahnya.


"Wow..tatut," Rico malah terus saja meledek Andre dan membuat Andre kesal.


Sementara itu,April dan Radit tidak terganggu dengan ocehan sahabat-sahabatnya.


"Sayang,apa kamu bahagia?" tanya Radit.


"Bahagia banget,aku ga nyangka kamu bisa menyiapkan semua ini."


"Ini semua demi kamu,aku akan melakukan apapun demi membuatmu bahagia karena bahagiamu adalah bahagiaku juga,dan kesedihanmu adalah kesedihanku juga,aku akan membuat kamu menjadi wanita paling bahagia di dunia ini."


"Terima kasih,Pak Polisi penjaga hatiku."


Setelah lama makan malam romantis,April dan Radit mengakhirinya karena waktu sudah malam.


Disaat April dan Radit keluar,dilihatnya Sella dan Andre yang sedang berbincang berduaan di teras rumah sementara Rico sedang memainkan Game di Ponselnya.


"Lho kalian masih disini?kirain sudah pada pulang," seru Radit.


"Astaga jadi kita boleh pulang,kirain harus menunggu kalian?" sahut Sella.


"Gila parah lo Dit,mana dari tadi gue jadi Kambing conge kalau tahu kaya gitu gue pulang dah dari tadi," sewot Rico.


"Sorry Ric,tapi kan lo mah emang harus tetap disini karena lo jadi Supir gue."


"Benar-benar turun derajat gue dimata lo Dit,masa Polisi tampan nan gagah ini harus menjadi seorang Supir," keluh Rico.


"Hahaha..emang lo pantesnya jadi Supir ketimbang jadi Polisi," Andre terlihat menertawakan Rico dengan puasnya.


Rico langsung memiting leher Andre dan menjitak kepala Andre berkali-kali.

__ADS_1


"Berani ya lo cunguk ngeledek gue," ucap Rico.


"Aduh sakit Kadal,,Sayang tolongin aku," teriak Andre.


April,Radit,dan Sella hanya tertawa melihat adegan itu tanpa berniat ingin memisahkan mereka.


Di dalam perjalanan,Rico benar-benar menjadi Supir April dan Radit.


"Ric,lo cari cewek jugalah biar ga selalu jadi Kambing conge," celetuk Radit.


"Iya Ric,kamu itu sudah tua masa belum punya pacar sih jangan jadi Playboy mulu entar kena batunya lho," ledek April.


"Pril jahat banget sih lo ngatain gue tua,emang lo pikir jadi jomblo itu enak gue juga pengen kali punya cewek tapi kan nyari cewek yang benar-benar cinta sama gue itu susah Pril."


"Nah,itu kamu sendiri pengen dapetin cewek yang benar-benar cinta sama kamu,makannya insyaf jadi playboy jangan mainin hati cewek mulu,jangan-jangan itu Karma lagi dari cewek-cewek yang udah kamu sakitin," celetuk April.


"Idih amit-amit Pril,lo ngomongnya ga pake mikir dulu,gue ga mau jadi bujang lapuk."


"Lah,bukannya sekarang lo udah lapuk ya inget umur lo udah berapa sekarang," cibir Radit.


"Ah rese lo Dit,kan umur kita sama lo aja belum nikah."


"Kalau gue bukan belum tapi akan,iya kan Sayang," Radit bergelayut manja di pundak April.


"Dasar Polisi bucin lo."


"Biarin sirik aja lo jadi orang."


"Sudah-sudah,kalian berantem mulu kaya anak kecil," sergah April.


"Pril,lo punya kembaran ga?kenalin sama gue dong gue pengen punya cewek yang kaya lo."


"Ga ada,yang kaya April cuma satu dan itu hanya milik gue Limited Edision," ucap Radit dengan tegasnya.


"Emangnya aku barang apa,pakai Limited Edision segala."


"Ada tuh wajahnya yang sedikit mirip sama April lo mau?"


"Siapa Dit,saudara jauhnya April ya?"


"Iya,tuh si Alya."


"Idih Najis gue,ogah banget sama perempuan ular itu."


Radit tertawa puas karena sudah menggoda sahabatnya itu.


Tidak terasa mereka sudah sampai di depan rumah April.


"Sayang,sebenarnya aku khawatir membiarkan kamu tinggal di rumah sebesar ini hanya dengan Bi.Asih dan Mang.Udin," seru Radit.


"Gapapa,kamu ga usah khawatir aku bisa jaga diri aku sendiri kok."


"Ya udah,kalau ada apa-apa cepat hubungi aku."


April menganggukkan kepalanya,Radit mencium kening April lumayan lama sebelum dia pulang.


"Selamat tidur,semoga mimpi indah."


Radit memasuki mobilnya dan melambaikan tangannya kearah April.


Keesokan harinya,di Rumah Sakit...


Alya sudah di bawa kembali oleh pihak kepolisian karena kondisinya sudah membaik,selama perjalanan menuju Hotel Prodeo Alya tampak melamun wajahnya sangat pucat.


Sungguh Alya merasa tersiksa hidup didalam Penjara.Di jalan Alya melihat layar besar yang menampilkan wajah April yang sekarang sedang menjadi trending topik sebagai Pengusaha muda nan cantik yang sukses.


Tidak terasa air matanya menetes,sungguh hatinya sangat sakit.


"Apakah kamu mau memaafkan aku,Kak April?" batin Alya.


Setelah kejadian tempo hari,Alya tidak dimasukan satu sel lagi dengan Susi melainkan dengan wanita yang seumuran dengannya.


"Hai,kamu baru ya?" tanya wanita manis yang bernama Rina itu.


"Iya."


"Aku dengar kamu selalu disiksa sama Mbak Susi ya,aku turut bersedih."


Alya hanya menganggukkan kepalanya.


Sementara itu,seorang laki-laki dengan wajah yang babak belur sedang merenungi nasibnya.


Laki-laki itu tidak lain adalah Brian,Brian tidak jauh berbeda dengan Alya dia selalu menjadi bulan-bulanan penghuni sel yang lainnya.


Nasib Brian sungguh tragis,dia terjerumus bersama Dito karena ingin menyelamatkan Perusahaan Papahnya yang hampir gulung tikar,tapi sekarang disaat Brian di Penjara,Papahnya justru tidak menganggapnya sebagai anak lagi karena malu.


Brian sungguh sangat menyesal,dia mengorbankan persahabatannya.Brian teringat akan kebersamaannya bersama Andre,Sella,dan April yang tanpa sadar membuat Brian menitikan air matanya.


"Maafin gue..maafin gue." Brian terus menggumamkan kata maaf.


Di sisi lain,April mulai sibuk dengan urusan pekerjaannya yang menumpuk.


"Ya Alloh,kerjaan aku kok ga ada habisnya sih," April menghela nafasnya.


Di kediaman Radit,Ayah,Ibu dan Rangga sedang berkumpul di ruangan keluarga.


"Bu,semalam Radit sudah melamar April," ucap Radit.


"Hah,kok Ayah sama Ibu tidak diajak?" tanya Ibu.


"Semalam cuma ungkapan perasaan Radit doang Bu,ya kalau aslinya Ayah dan Ibu yang harus datang ke rumahnya April."


"Tapi Ayah sama Ibu harus meminta izin kepada siapa?apakah Nak April tidak mempunyai keluarga lagi?" tanya Ayah.


"Ga tahu sih Yah,entar deh Radit tanya ke April."


"Kakak sudah siap menikah?" tanya Rangga.


"Bukan siap lagi Ngga,malahan siap banget pengen cepat-cepat memakan April," bisik Radit yang masih terdengar oleh Ayahnya.

__ADS_1


Ayah Radit dengan cepat memukulkan koran yang ditangannya ke kepala Radit.


"Dasar anak tidak tahu malu."


"Bercanda Yah,,ya ampun" Radit mengusap kepalanya yang terasa sakit.


Akhirnya semuanya tertawa bersama..


Sella saat ini sedang melajukan mobilnya menuju Kantor,Sella baru saja bertemu klien di sebuah Restoran mewakili April karena saat ini April sedang sibuk banget.


Karena buru-buru Sella lupa membawa STNK mobilnya,saat ini Sella memakai mobil Sport milik April dan Sella lupa meminta STNKnya kepada April.


Kebetulan saat ini sedang ada Razia gabungan,Polisi pun betebaran dimana-mana.


"Aduh ****** gue,mana gue lupa minta STNKnya sama si April," gumam Sella.


Perlahan Sella pun melajukan mobilnya,Sella bersikap biasa-biasa supaya tidak mencurigakan Polisi kalau kendaraannya tidak kumplit.


Tapi saat ini memang bukan hari keberuntungan Sella,seorang Petugas Polisi membunyikan pluitnya dan menyuruh mobil Sella untuk menepi ke pinggir jalan.


"Ah sial..."


"Selamat siang Mbak,bisa tunjukkan surat-suratnya."


"Maaf Pak,saya lupa membawa STNKnya," ucap Sella dengan menunjukan senyumannya yang manis berharap Pak Polisinya akan tergoda dengan senyumannya.


Konyol memang,tapi hanya itu yang bisa Sella lakukan.


"Ya sudah,kalau begitu mobilnya saya tilang."


"Tunggu Pak,saya bekerja di Perusahaan yang ada di depan sana,Bapak tahu kan PT.P.A.L GROUP miliknya Pak Anwar Prabowo yang sekarang di kelola oleh Puterinya yang cantik yang sekarang sedang menjadi trending topik diseluruh media sosial," cerocos Sella.


"Tahu,terus kenapa?"


"Kalau ga percaya,Bapak ikut ke Kantor nanti saya akan tunjukan STNKnya."


"Mbak pikir saya bodoh,pasti Mbak mau menipu saya kan?karena Mbak berusaha menipu Petugas dan mencoba mengelabui Petugas,maka saya akan menahan mobil Mbak juga," ucap Polisi tersebut.


"Yaelah Pak,kalau mobilnya di tahan juga saya mau pakai apa ke Kantor?disini kan ga ada Taxi yang lewat," protes Sella.


"Katanya Mbak bekerja di PT. P.A.L. GROUP,kan Perusahaan itu dekat dari sini Mbak tinggal jalan kaki saja kesana."


"Astaga Bapak,ini tuh sudah siang panas mana saya memakai heels bisa-bisa kaki saya bengkak sampai Kantor."


"Terserah Mbaknya,yang jelas saat ini mobilnya saya tahan."


"Pak jangan gitu dong Pak,kasihanilah wanita cantik ini," Sella terus saja membujuk Polisi itu.


Sementara itu dari kejauhan,Rico melihat kearah Sella yang membelakanginya dan sedang berdebat dengan anak buahnya.


"Lho bukannya itu mobilnya April ya,kenapa tuh?" gumam Rico yang langsung menghampiri mereka.


"Ada apa ini?" tanya Rico.


"Siap Komandan,Mbak ini ga mau ditilang dan mengaku bekerja di PT. P.A.L GROUP," ucap anak buah Rico.


Baru saja Rico mau angkat bicara,tanpa di duga-duga Sella menghampiri Rico dan bergelayut manja di lengan Rico.


"Ya ampun Sayang,untung kamu cepat datang anak buah kamu sangat menyebalkan masa mobil aku mau di tahan kan aku panas kalau harus jalan kaki ke Kantor," seru Sella dengan nada manjanya.


"Apa-apaan sih lo Sell?" bisik Rico.


"Udah lo diam aja,kali ini tolongin gue napa," Sella membalas dengan bisikan.


"Maaf Komandan,apa Mbak ini pacarnya Komandan?" tanya anak buah Rico.


"Ih si Bapak ga lihat apa,saya ini calon istrinya atasan Bapak malahan sebentar lagi kita akan menikah," seru Sella dengan tersenyum manis kearah Rico.


Rico melototkan matanya dan menatap tajam ke arah Sella,bisa-bisanya wanita ini mengaku calon istrinya.


"Maaf Komandan saya tidak tahu kalau Mbak ini calon istri Komandan,Mbak maaf ya!!"


"Ok tidak masalah," jawab Sella dengan sombongnya.


"Ya sudah Hen,kamu kembali bertugas biar wanita ini saya yang ngurus," seru Rico.


"Siap Komandan."


Setelah anak buah Rico pergi,Sella melepaskan pelukan di lengan Rico dan menjauh dari Rico karena tatapan Rico sudah sangat menakutkan.


"Sorry..terima kasih ya sudah nolongin gue," ucap Sella tersenyum sangat manis kepada Rico.


Sella pun pergi meninggalkan Rico..


"Ya ampun manis banget senyumannya,,Astaga sadar Rico tuh cewek sudah punya cowok," Rico menepuk jidatnya sendiri.


Akhirnya Rico pun melanjutkan tugasnya.


🌼


🌼


🌼


🌼


🌼


April dan Radit datang lagi,ayo mana dukunga nnya like dan vote sebanyak-banyaknyaπŸ™πŸ™πŸ˜˜πŸ˜˜


Jangan lupa


like


vote n


komen


TERIMA KASIH

__ADS_1


LOVE YOUπŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2