
Alex hanya menatap miris pada benda antik miliknya yang sudah pecah berserakan. Dia lalu memotret semua pecahan benda itu lalu mengirimnya ke ponsel Cessie. Bukti itu membuat cessie berhutang banyak padanya, untuk mengikat nya.
Dan tak lama Neil datang dengan tergesa gesa. Dia begitu terkejut melihat ruang bawah tanah milik Alex berntakan kacau balau. Pecahan benda atik tersebar di lantai. Begitupun rak nya sudah patah dan tergelak dilantai.
"Bagaiman ini bisa terjadi?" Neil menatap bingung dengan benda benda antik yang sudah berserakan. Sungguh sangat di sayangkan benda antik yang bernilai fantastik menjadi hancur.
Semenatra Alex masih terus mengambil gambar tapi dia nyadari kebingungan asistennya.
"Simpan dulu pertanyaanmu. Kemarilah ! Bantu aku mengambil gambar !" Ucapnya membuyarkan kebingan Neil.
Neil masih tidak bergeming dia masih syok dengan keadaan kacau disana.
"Kenapa tidak kau laporkan ke polisi?" Tanya Neil
Alex yang sedang mengambil gambar langsung menghentikannya dan menatap kearah asistennya yang terlihat masih syok.
__ADS_1
"Polisi? Untuk apa? Pelakunya sudah kabur. Apa harus ku posting di internet untuk mendapatkan penonton dan menjadi pembicaraan warga net?" Jelas Alex
"Lalu kau tidak mau menindak lanjuti kejadian ini?"
"Mana mungkin. Aku sudah punya punya rencana sendiri." Terangnya sambil berjalan kearah meja. Lalu di duduk di sana sambil menatap layar ponselnya. Alex sedang mengirim semua gambar kerusakan benda antiknya kepada Cessie. Alex hanya tersenyum menyeringai begi pesannya dibuka oleh cessie.
Neil mengernyitkan dahinya melihat tampak Alex biasa saja.
"Kau tidak terlihat tidak kesal dengan kekacauan ini." Heran Neil melihat tampak Alex yang tenang tenang saja.
"Padahal aku jarang mengambil inisiatif, tapi dia malah tidak menyukainya. Baru kali ini aku dihajar sampai dua kali oleh seorang wanita, dan itu adalah orang yang sama. Jadi bagaimana mungkin aku tidak peduli?Melihat respon-nya, kurasa dia menganggapku orang c***l yang hendak melecehkannya. Mungkin aku terlalu terburu-buru kali ini. Tapi, hasil dari percobaan kali ini cukup bagus." Ujar Alex lalu membuka lengan bajunya dan memperlihatkannya kepada Neil.Dia puas karena tidak melihat ruam kemerahan di tangannya.
Wajar bagi Alex begitu puas dengan hasilnya. Selama 10 tahun dia tidak bisa berinteraksi dengan lawan jenis. Dan sekarang, tuhan membukan jalan untuknya. Dengan kehadiran cessie.
Aku tidak akan melepaskanmu cessie.
__ADS_1
***
Sementar Cessie saat ini sedang duduk di dalam bus sambil memangku kotak yang berisi mangkuk. Dia menggosok gosokan bibirnya seakan jijik ketika teringat dengan c**mannya dengan Alex lebih tepatnya dia kesal Alex sudah mengambil kesempatan mencuri c**man pertamanya.
Cessie teringat ketika mendorong Alex sampai membuat benda benda antik itu terjatuh dan pecah. Dia menjadi cemas lalu mencari tahu di internet .Dia menscrol informasi tetang pelanngaran merusak barang orang lain dan berapa lama hukumannya.
Begitu dia membaca informasi itu cessie tertegun mengetahuinya. Ternyata hukumannya cukup berat baginya.
Cessie menerima foto kerusakan benda antik milik Alex. Dia melihat satu persatu foto yang dikirim Alex, ternyata cukup banyak. Cessie semakin cemas ketika begitu banyak benda antik yang rusak karena ulahnya.
"Bagaimana ini? Sepertinya aku akan menderita di balik jeruji. Apa lagi aku mengambil barang ini di depan matanya dan kabur. Sudah pasti dia tidak akan melepaskanku. Aku masih muda. Aku tidak mau masuk penjara." Rengeknya memikirkan nasibnya jika dibawa kejalur hukum sudah pasti dia di masukan kedalam penjara.
"Apa aku kabur saja !" Gumamnya. Lalu cessie menghela nafas "Aku mau kabur kemana?Lalu aku harus bagaimana?" Rengeknya sambil terisak sedih
"Bagaimana pun, aku harus memberikan ini dulu !" Cessie mengalihkan rasa cemasnya. Biarkan itu urusan nanti. Mangkuk itu harus sampai terlebih dahulu.
__ADS_1