PRESDIR PEMAKSA

PRESDIR PEMAKSA
BAB 47


__ADS_3

Di malam harinya cessie membaca berkas yang berisi informasi tamu yang akan hadir di acara amal. Dia harus menghafal wajah dan informasi lainnya seperti status mereka, profesinya dan hubungan dengan tamu lainnya.


"Terlalu banyak,kapan aku bisa mengingat semuanya?" Rengek Cesssie


"Mereka sepertinya terlihat sama. Aku tidak bisa mengingatnya. Aku tidak bisa." Rengeknya lagi seraya membentur kan kepala di meja


"Hiks."


Rengekan cessie terdengar sampai luar.


Vincent yang sedang menunggu dibuatkan ramen oleh tasya keheranan mendengarnya.


"Ada apa dengan ka cessie?" tanya Vincent


"Abaikan saja. Sejak dia ikut campur dengan mu, dia belum mendapatkan hari yang tenang." Ujar Tasya sambil memasak ramen untuk vincent.


Semenjak cessie berusaha mendapatkan mangkuk untuk vincent, dia selalu mendapatkan masalah. Cessie tidak pernah menceritakan masalah yang di hadapainya kepada yang lain. Tapi Tasya dan Sela bisa tahu hanya saja mereka diam tidak mau memaksanya untuk menceritakannya.


"Apa maksudmu?" Heran Vincent pernasaran. Bagaimana dia berkaitan dengan masalah yang di hadapi cessie.


Tasya berjalan seraya membawa semangkuk ramen kehadapan Vincent "aku katakan setelah kau selesai makan." Lalu Tasya duduk di sebalah vincent sambil menopang dagu.


"Cessie mu tidak bisa membuatkanmu makanan saat ini. Jadi aku yang menggantikannya. Kau beruntuk bisa di masakan makanan olehku. Banyak pria di luar yang memintaku untuk memasakan mereka." Ujar Tasya berbangga diri

__ADS_1


Vincent mengernyitkan dahinya melihat mie buatan tasya. Dia mencium aromanya lalu mencoba memakannya namun begitu dia memakannya, dia memuntahkannya lagi seraya membawanya ke wastafel dan membuangnya. Tasya yang melihat itu dibuat bingung. Ada apa dengan mie buatanya.


"Kenapa dengan mie nya? Apa tidak enak?." Tanya Tasya


Vincent menggelangkan kepala dengan wajah tidak percaya " Makananmu beracun."Ucapan nya seraya melenggang pergi.


Cuuh


Tasya meludah karena kesal Vincent mengomentari mie buatannyan mengandung racun.Jelas jelas dia membuatnya dengan benar dan tidak menambahkan racun seperti anggapan Vincent.


"Apa mie ku mengandung racun? Kau gila ya." Kesal Tasya. Vincent tidak menaggapinya di pergi meninggalkan Tasya yang terus menggurutunya.


Cessie sedang fokus menghapal tamu undangan yang akan datang keacara amal. Ponselnya berdering lalu dia mengambil dan melihatnya. Ternyata panggilan dari Alex. Raut wajahnya berubah menjadi kesal ingin rasanya ponsel itu dia lempar karena terus berbunyi, tapi dia sayang dengan ponselnya dan mengurungkan niatnya.


"Bagaimana apa kau sudah menghafalnya?" Tanya Alex


"Hampir selesai. Aku baru menghafal nama dan wajahnya." Jawab Cessie


"Apa kau sudah makan?"


Apa maksudnya?kenapa Alex tiba tiba menanyakan soal makan. Apa dia ingin mengajakku makan


"Belum. Aku harus menyelesaikan untuk menghafalnya sebelum besok."

__ADS_1


"Maka jangn makan. Sebelum jamuan makan besok, kau jangan makan dan minum." Larang alex


Cessie menautkan alisnya bingung dengan ucapan Alex. Tega sekali Alex melarangnya makan.Tadi dia menanyakan apakah cessie sudah makan atau belum tapi sekarang malah melarangnya untuk makan. Sebenarnya mau Alex itu apa?


"Oh ya, apa kah kau dalam masa periode it?" Tanya Alex


Cessie lagi lagi dibuat bingung.


Masa periode apa? Dia sungguh tidak mengerti.


"Periode apa?"


"Wanita akan memiliki beberpa hari pada tiap bulannya dimana kadar hormon akan berubah. Terkadang ada yang berubah terutama di bagian bawah leher dan di atas pinggang." Ucap Alex menjelaskan masa datang bulan bagi kau wanita namun dia menjelaskannya secara terang terangan.


"Oh ! Kau mebicarakan hal itu." Cessie mulai paham maksud ucapan Alex


"Aku tidak dalam masa itu."


Alex nampak kecewa mendengar cessie tidak dalam masa itu." Bahkan langitput tidak bisa membantumu dengan landasan pesawatmu." Alex langsung menutup teleponnya.


Cessie dibuat bingung lagi tiba tiba Alex menutup teleponnya setelah mengomentari dirinya.


"Apa dia baru saja mengomentari dadaku?" Gumam cessie

__ADS_1


"Dasar mesum ! Mengomentari dada seseorang di tengah malam." Kesal cessie seraya mengecek dadanya sendiri.


__ADS_2