
Sementar Alex sedang kebingungan mencari Cessie yang mendadak menghilang saat tiba-tiba ponselnya berbunyi. Dia baru saja membaca pesan. dari cessie.
Siska tiba tiba berdiri tepat didepannya. Sepertinya dia baru saja datang dan langsung menghampiri Alex ketika melihatnya.
"Tentu saja, kau pasti juga datang." Ucap Alex dengan tatapan sinis sambul memperhatikan penampilan Siska.
"Bajunya ini cukup bagus dan sangat cocok untuk seseorang yang elegant." Pujia Alex dengan maksud terselubung
Siska dibuat senang mendengar pujiannya.
"Sayang sekali yang memakainya kau." Ucap Alex langsung menusuk menyindir Siska
Siska tertegun dengan ucapan Alex. Apa dia tidak pantas menggunakan gaun itu sampai sampai Alex menyindirnya.
Kemudian Alex mengisyaratkan ke belakang Siska.
"Tapi untungnya bukan kau satu satunya orang yang memakainya"
Sontak Siska menoleh kebelakang. Dan benar saja ada seseorang yang memakai gaun yang persis dengannya.
"Wanita itu jauh lebih cocok memakai gaun ini." Ujar Alex dengan sengaja memprovokasi Siska. Lalu dia pergi meninggalkannya.
Siska jelas kesal pada wanita itu apalagi Alex beranggapan wanita itu lebih pantas mengenakannya ketibang dirinya. Siska berjalan kearah wanita yang memakai gaun sama dengannya. Dia berdiri di sebelahnya. Wanita itu sedang mengambil makanan dan tidak memperhatikan keberadaan Siska di sebelahnya yang memiliki niat buruk.
Dengan liciknya Siska diam-diam menginjak ekor gaun wanita itu.
Saat wanita itu bergerak, gaunnya langsung robek.
Sreeet
Wanita itu terkejut langsung menoleh kebelakang.
"Maaf kan aku. Maaf kan aku." Ucap Siska berpura pura menyesal dia langsung beranjak pergi sambil tersenyum puas.
Kejadian itu menarik perhatian para tamu dan membuat wanita itu jadi malu karena gaunnya telah sobek . Dia meremas gaun yang sudah sobek agar tidak terlalu mengekspos bagian tubuh lainnya.
__ADS_1
Alex datang menghampirinya bak seorang pahlawa yang menyelamatkan wanita itu.
"Maaf ! Jangan tersinggung." Seru Alex dengan cepat dia melipat gaun robek itu dan membuatnya jadi lebih fashionable.
"Setidaknya sekarang kau bisa kembali keruang ganti." Ujar Alex selesai merapihkan gaun wanita itu
"Terimakasih." Ucap wanita itu.
Seorang pria yang tadi ditemui Alex, terburu-buru menghampiri wanita itu. dan "Nona Zo.." ucap Pria itu hampir keceplosan menyebutkan nama wanita itu.
Wanita itu dengan cepat memberi isyarat untuk diam.
Ternyata dia
Gumam Alex sambil menatap wanita itu. Akhirnya bisa mengetahui sosok Zoe Osmond yang dia cari cari.
"Nona, apa kau baik baik saja?"
"Bukan apa apa. Hanya insiden kecil. " Serunya lalu menoleh kearah Alex "Pria ini membantuku." Ujar Wanita itu.
"Aku sudah cemas saja karena kembaran baju dengan seseorang. Tapi sekarang aku tidak perlu khawatir lagi."
Alex lalu berpamitan pergi sambil menatap Siska dengan kesal. Siska berpura pura tidak melihatnya.
Zoe menatap penasaran pada sosok pria yang menolongnya.
"siapa pria itu?" Tanya Zoe
"Dia anaknya Michael Eghan, Alexander Eghan. Dia presdir EG Rain yang ingin anda temui." Jelas Pria itu
"Jadi dia." Gumam Zoe mengetahui yang menolongnya adalah pria yang ingin dia temui
Alex pergi mencari keberadaan cessie. Ketika sampai luar dia melihat Rico dengan tidak sopannya menyentuh dagu cessie.
"Lepaskan tanganmu." Halau Alex kepada Rico agar menurunkan tangannya dari wajah cessie.
__ADS_1
Rico menurunkan tangannya lalu menoleh kearah Alex dengan tatapan kurang suka.
"Presdir Alex. Bukankah kakimu lelah berdiri." Sindir Rico
Alex terkekeh "Direktur Rico masih memiliki kebiasaan lama. Suka mendekati pacar orang lain tanpa menyadari bahaya yang tengah mengintainya."
"Bahaya apa yang akan aku alami?" Ujar Rico sinis. Dia kembali menyentuh dagu cessie dengan tidak sopannya. Cessie dibuat geram dengan kekurang ajaran Rico dia lalu menampar wajah Rico tanpa sungkan sampai Rico terhuyung kesamping hampir membentur dinding.
Sementara cessie berlari kearah Alex dan bersembunyi dibelakang. Alex tersenyum geli melihatnya.
Rico meringis menyentuh pipinya yang tadi di tampar cessie sambil menatap tidak percaya. Ternyata wanita itu tidak bisa di amggap enteng.
"Lihat apa yang kukatakan paman? Kau tidak pernah mau mendengar peringatan orang lain, pada akhirnya kau sendiri yang menanggung akibatnya." Alex menyindir Rico
Lalu dia merangkul cessie "Kau harus meminta maaf kepada paman sekarang !" Perintah Alex menyuruh cessie untuk meminta maaf atas tidnakannya tadi.
"Tidak mau !" Ujar cessie dengan tegas menolak menjalankan perintah Alex
Karena cessie menolak untuk meminta maaf, Alex yang mewakilkannya untuk meminta maaf.
"Maafkan aku paman ! Dia selalu dimanja olehku. Dan dia memiliki tempramen yang buru. Tapi kusarankan padamu untuk tidak memprovokasinya lain kali. Jika tidak, maka selanjutnya bukan hanya sekedar tamparan saja."
Rico tertawa sinis mendengarnya lalu dia beranjak bangun dan menghampiri mereka.
"Hubungan kalian lumayam juga." Pujinya lalu menoleh kearah Cessie "Tapi nona, apa kau tidak ingin tahu kenapa Alex memilihmu? Ini pasti menjadi keraguan terbesarmu." Ujar Rico.
Sementara cessie mulai terpengaruh dengan ucapan Rico. Benar kenapa Alex memilihnya untuk berada di sisinya? Dia hanya gadis biasa biasa saja beda jauh dengan wanita yang pernah dekat dengan Alex sebelumnya.
"Aku tidak butuh perhatianmu untuk masalah ini.Kami akan menyelesaikan masalah kami sendiri!" Tukas Alex lalu menoleh kearah Cessie yang sedang menatapnya dengan wajah penuh pertanyaan "Ayo pergi, tidak perlu lama-lama di sini. Kita punya urusan lebih penting." Seru Alex mengajak cessie
"Ke mana?" Tanya Cessie
"Kemana?" Alex mendadak sok romantis dia menyentuh dagu cessie seraya tersenyum manis seolah mereka benar-benar ada hubungan spesial lalu dia memangku cessie layaknya seorang putri.
"Ayo kita pergi, sayangku."
__ADS_1
Cessie tertegun dengan sikap Alex yang tiba tiba romantis. Sementara Rico menatap tak percaya dengan sikap Alex terhadap cessie mungkin saja benar hubungan mereka adalah sepasang kekasih.