Putra & Putri

Putra & Putri
Dia


__ADS_3

**Kamu seseorang yang sering muncul dalam mimpiku


menolongku dari kehampaan


dari sebuah ketakutan


yang selalu aku ingat


aku tidak tahu siapa engkau


yang aku tahu


tanganmu yang gagah menarik diriku


dari dasar lautan


samar kulihat rambut basahmu

__ADS_1


tercampur aroma air laut dan pasir pantai


tempat kita bertemu**


***


Sebuah puisi yang kutuliskan untuk kamu. Penyelamat hidupku. Aku sama sekali tidak tahu siapa dirimu. Yang kutahu aku sangat berterima kasih kepadamu. Berkat engkau aku masih hidup hingga saat ini.


Aku masih ingat sedikit. Dahulu saat aku kecil aku pernah tenggelam. Syukurlah aku bisa selamat. Berkat dia. Orang yang telah menyelamatkan aku dari kehampaan.


Sayangnya hingga kini, aku tidak tahu siapa dia. Orang tuaku juga tidak tahu siapa orang baik hati yang telah menyelamatkan aku. Putru kecil mereka. Aku juga sama sekali tidak bisa mengingat sosoknya. Yang bisa aku ingat, adalah tarikan tangannya yang kuat yang membuatku terangkat dari dasar laut yang dalam.


Sebuah pesan muncul di ponselku. Dari Reyhan.


**Putri, apakah nanti sore boleh aku jemput kamu? aku ingin mengajakmu ke tempat yang sangat penting. Aku harap dengan begini ingatanmu tentang aku bisa kembali. Aku akan tunggu kamu sore ini di persimpangan jalan kantormu.


By: Reyhan**

__ADS_1


Sebenarnya kamu ini siapa Reyhan? Kalau kamu memang temanku saat TK dulu, kenapa aku tidak mengingat apapun tentang kamu. Sebenarnya apa yang terjadi padaku. Apa mungkin dulu kepalaku pernah terbentur sesuatu sehingga membuatku lupa ingatan. Tetapi kalau itu benar, kenapa cuma sosokmu yang aku lupakan. Entahlah aku tidak tahu. Kuharap sore hari nanti aku akan mendapatkan jawabannya darimu.


Kubongkar laci meja kerjaku untuk mencari dokumen yang harus kuserahkan hari ini. Saat aku mengambil berkas itu, tanpa sengaja sebuah potongan koran terjatuh. Betapa terkejutnya aku. Koran itu berisi informasi mengenai perusahaan Ayah Reyhan yang dahulu pernah terbakar. Dijelaskan bahwa ada satu orang yang tewas dalam peristiwa itu. Tetapi tidak dapat dikenali siapa orang itu.


"Apa maksudnya ini?" seruku bertanya-tanya. Jadi dulu Reyhan pernah tinggal di daerah ini? apa orang tuaku tahu sesuatu?. Mungkinkah karena itu mereka bersikeras menjodohkan aku dengan dia. Segera kutelepon ayahku untuk bertanya.


"Halo?" sahut Papa dari sebrang telepon


"Papa apakah bapak tahu siapa Reyhan sebenarnya?" tanyaku


"Memangnya kenapa Putri sayang?" tanya Papa kembali


"Aku tidak sengaja menemukan potongan koran yang berisi tentang kebakaran, dan dijelaskan bahwa itu adalah perusahaan Om Adinata. Sebenarnya mereka itu siapa Pa?" aku merasa kebingungan akan hal ini.


Papa terdengar mengambil nafas agak panjang dan kemudian berkata "Biarkanlah nanti Reyhan yang menceritakan semuanya padamu, karena dia lebih tahu detail kejadian itu daripada Papa."


"Tapi Pa....

__ADS_1


Papa kemudian segera menutup teleponku. Sebenarnya apa yang sudah terjadi padaku. Kenapa aku tidak bisa mengenal sosok Reyhan di masa lalu. Waktu itu juga, saat aku bertanya kepada Mama. Beliau terdiam tidak menjawab pertanyaanku. Kuharap kali ini Reyhan jujur dan menceritakan seluruh misteri tentangnya padaku.


__ADS_2