
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Windy kembali dengan segelas teh hangat di tangannya
"ini, minumlah, ini membantu menghangatkan tubuhmu " ucap Windy
"aku pikir kau tidak peduli padaku" ucap Alva mengambil gelas dari tangan istrinya dan meminun teh hangat nya
"mana mungkin aku membiarkan suamiku kedinginan " ucap Windy
"terimakasih " ucap Alva
"aku tinggal bentar ya, aku akan membuat bandrek susu untuk kita " ucap Windy
"gak usah, kamu disini aja bersamaku" ucap Alva
Windy jadi merasa tak tega meninggalkan suaminya
"bi, bi sumi " teriak Windy
"ada apa non" ucap bi Sumi
"tolong buatkan bandrek susu ya bi" ucap Windy
"baik non" ucap bi Sumi
Windy duduk di tepi ranjang, dia mengangkat kepala suaminya dan meletakkannya di pahanya
"kalau kamu tidak tahan terkena hujan kenapa menyusul ku tadi" ucap Windy mengusap rambut suaminya
"aku memang gak tahan mandi hujan, dari kecil aku selalu demam jika kena hujan " ucap Alva
"non, ini bandreknya" ucap bi Sumi
memberikan dua gelas bandrek
"kamu minum dulu ya, mumpung masih panas" ucap Windy
Alva duduk di bantu oleh Windy
"kok pedas" ucap Alva
"yang namanya bandrek itu pedas, tubuh kamu akan hangat setelah meminumnya" ucap Windy
Alva menyeruput sedikit demi sedikit sampai habis tak tersisa
"kamu tidur lagi aja, aku akan membangunkan mu kalo papa udah pulang " ucap Windy
"aku sangat kedinginan, mau kah kamu memelukku" ucap Alva
"dengan senang hati suamiku " ucap Windy memeluk suaminya erat
Alva tertidur di pelukan istrinya
Mendengar nafas Alva teratur, Windy secara perlahan memperbaiki posisi tidurnya
💕Kasihan kamu, semoga ini awal yang baik untuk hubungan kita 💕
Windy meletakkan tangannya di dahi suaminya
"waduh, dia demam"
Dia mengambil air hangat, lalu mengompres suaminya, dia melakukannya beberapa kali hingga demam Alva turun
Dia juga membuat bubur untuk suaminya
"Al, bangunlah, kau harus makan " ucap Windy
"palaku sakit Win " ucap Alva memegang kepalanya
"iya, habis makan kamu minum obat biar sakitnya hilang " ucap Windy
Alva duduk bersandar, di sandaran tempat tidurnya. Windy dengan sabar menyuapinya hingga buburnya habis
__ADS_1
Cyano datang saat Alva selesai makan, dia memberikan obatnya pada Windy
"ini kamu makan obatnya " ucap Windy memberikan dua biji obat tablet
"apa panasnya akan turun setelah meminun obat itu pa" ucap Windy
"jangan khawatir sebentar lagi dia akan sembuh "ucap
Alva tidur lagi,dia tidur menggenggam tangan istrinya
Cyano keluar,dia tidak ingin mengganggu kebersamaan anak dan menantunyaA
Alva membuka matanya ketika ayahnya sudah keluar dari kamar mereka
"tidurlah aku tidak akan pergi" ucap Windy
"kau juga tidur" ucap Alva
Windu berbaring di sampingnya
"aku akan selalu bersamamu, tidurlah" ucap windy mencium kening suaminya.
Alva memejamkan matanya
💕aku akan selalu bersamamu, dalam suka maupun duka,aku akan mencintaimu sepenuh hatiku,aku akan menghapus lukamu💕
Windy bergumam,sambil mengelus kepala suaminya
"Aku gak bisa tidur,mataku udah gak ngantuk lagi" ucap Alva
"aku kira udah tidur" ucap Windy memberikan senyum pepsodetnya
Alva membalas senyum istrinya,mendekatkan wajahnya,menisakan jarak 5 senti
Mata mereka beradu pandang, melihat bibir ranum istrinya,gairahnya terpancing,Alva memegang tengkuk Windy dan menciumnya. Dia menggigit sedikit bibir istrinya untuk memperdalam ciumannya
Mereka melepas ciumannya ,karna merasa kehabisan nafas.
"jangan marah,ini ciuman pertamaku, aku tidak tau cara membalasnya" ucap Windy
💕apa,benarkah istriku sepolos itu💕
Alva kembali mencium istrinya, **********, ciuman mereka semakin panas, Alva mencium leher jenjang istrinya, meninggalkan tanda kepemilikan disana. saat akan penjebolan Alva sangat kaget, ternyata dia telah salah menilai istrinya
💕jadi benar istriku masih virgin💕
Pertempuran pun terjadi hingha mereka mencapai puncak beberapa kali.
Alva berbaring di samping istrinya
"terimakasih,kau menjaganya untukku " ucapnya mencium bibir istrinya sekilas
"itu kewajiban ku, hanya suamiku yang berhak mendapatkannya" ucap Windy
"terimakasih,maaf aku salah menilaimu" ucap Alva mencium kening Windy
"kau membuatku tak berdaya" ucap Windy
"maaf ,apa aku kasar" ucap Alva
"tidak,hanya saja anuku sangat sakit" ucap Windy
"maafkan aku ,aku terlalu bernafsu" ucap Alva
Windy membalas dengan senyuman
Mereka akhirnya masuk ke alam mimpi.
Alva bangun lebih dulu dari istrinya, dia mrmandangi wajah cantik istrinya
💕kau sangat cantik,aku sungguh bodoh ingin menyianyiakan istri sebaik dan secantik kamu, ternyata papa benar,dia memilihkanku perempuan suci,aku akan selalu mencintaimu dan hanya mencintaimu terimakasih telah hadir di hidupku💕
"good morning" ucap Alva mengecup bibir istrinya
__ADS_1
"morning" ucap Windy membuka matanya
Dia ingin ke kamar mandi mrmbersihkan dirinya,saat akan melangkah kakinya terhenti
"Awwwww" ringis Windy
"kenapa" tanya Alva
"sakit,aku gak bisa jalan" ucap Windy
"bentar,aku siapkan air hangat dulu" ucap Alva
Dia pergi ke kamar mandi tanpa sehelai benang melekat di tubuhnya
Dia membopong istrinya masuk kamar mandi,dan membantunya mandi,mandi bersama membuat suasana berubah,olah raga pagi pun terjadi.selesai dengan rutinitas mandinya,mereka kembali ke atas ranjang
"kayaknya aku gak bisa masuk hari ini" ucap Windy
"aku juga gak masuk,aku akan bilang sama papa" ucap Alva
"kenapa" tanya Windy
"aku ingin bersamamu,kita habiskan hari ini di rumah" ucap Alva
Windy membalas dengan senyuman
Alva turun ke bawah,dia melihat Cyano duduk di meja makan
"loh,kamu kok belum siap, masih sakit" ucap Cyano
"gak pa,aku sama Windy gak masuk ya hari ini" ucap Alva
"kenapa," tanya Cyano
"Windy gak kuat pa,dia sakit" ucap Alva
"kenapa gak di bawa ke rumah sakit" ucap Cyano
Alva tersenyum
"makasih ya pa,papa memilih Windy jadi istriku" ucap Alva
Cyano mengerutkan keningnya
"papa benar,Windy perempuan baik, dia beda dari gadis lainnya" ucap Alva
"apa itu artinya kamu sudah mrlakukannya" tanya Cyano
"hehe iya pa,aku sangat senang, ternyata istriku masih vigin" ucap Alva
Cyano senang mendengarnya
"papa senang,akhirnya kamu menerima kehadiran istrimu" ucap Cyano
"iya pa,Alva bersyukur,Windy tidak meninggalkanku,walaupun aku bersikap tidak baik padanya" ucap Alva
"iya sudah,bawa sarapan untuk istrimu,dia pasti kesulitan jalan" ucap Cyano
"baik pa,makasih ya pa ,makasih untuk semuanya" ucap Alva memeluk Cyano,Cyano membalas peluukan putranya
"kau putra papa,papa tau yang terbaik untukmu" ucap Cyano
Setelah melepaskan pelukannya Cyano pergi ke kantor, dia mengizinkan anak dan menantunya di rumah
Alva mengambil sarapan untuk dirinya dan istrinya,dia membawanya ke dalam kamar mereka
"ini aku bawa sarapan ,kita makan disini aja" ucap Alva
"apa kau sudah ngomong sama papa" ucap Windy
"iya,dia gak keberatan" ucap Alva
Mereka makan bersama,sesekali mereka saling bersuap suapan
__ADS_1