PUTRI KECIL KU

PUTRI KECIL KU
Eps 18


__ADS_3

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Cyano duduk di kursi kebesarannya, dia sibuk dengan berkas yang menumpuk di mejanya


tok tok tok


"masuk" ucap Cyano


"ada yang bisa saya bantu tuan" ucap Gilbran


"bereskan semua ini, aku gak bisa konsentrasi " ucap Cyano


"apa tuan sakit" ucap Gilbran


"tidak,aku hanya kepikiran sama Alva" ucap Cyano


"ada apa dengan tuan muda " ucap Gilbran


"aku sedih melihatnya, dia hidup bersamaku selama ini,tapi aku gak tau,kalau dia trauma karna perbuatan mamanya" ucap Cyano


"apa tuan muda belum bisa menerima nonya" ucap Gilbran


"entahlah,tapi mungkin dia udah bisa menerima istrinya" ucap Cyano


"bukankah itu baik tuan,jika tuan muda telah menerima nonya,berarti dia sudah melupakan masa lalunya" ucap Gilbran


"semoga ini awal yang baik untuk mereka" ucap Cyano


"maksud tuan" ucap Gilbran


"Alva telah melakukan tugasnya sebagai suami, setelah mendapatkan perhatian dari Windy, ternyata dia butuh perhatian lebih, aku pikir perhatian dan kasih sayang yang ku berikan bisa menggantikan rasa sakit yang di berikan Pebrita,ternyata aku salah,Alva ingin kasih sayang dari seorang Windy untuk menggantikan kasih sayang seorang ibu yang tidak pernah dia dapatkan" ucap Cyano


"tuan jangan khawatir lagi,aku yakin nonya pasti bisa menghapus luka lama tuan muda" ucap Gilbran


"aku hanya sedih karna terlambat mengetahuinya,selama ini aku mengira kalau dia belum tertarik dengan gadis manapun, nyatanya tidak,dia tidak mau menikah karna perbuatan pebrita,ibu kandungnya sendiri" ucap Cyano


"tuan jangan mengingat masalah itu lagi,lebih baik kita membantu tuan muda dan nonya agar mereka saling mencintai satu sama lain" ucap Gilbran


" kau benar, aku akan melakukan apapun untuk kebahagiaan anak dan menantuku" ucap Cyano


"kalau menurut saya tuan muda sudah mencintai nonya tuan, buktinya, dia akan marah,jika melihat nonya dekat dengan pria lain, termasuk dengan tuan sendiri" ucap Gilbran


"aku memang merasakan perubahan sikapnya,beberapa minggu ini," ucap Cyano


"iya tuan,karna itu aku sering memancingnya dengan mendekati nonya, aku yakin tuan muda cemburu melihat nonya dekat denganku atau pun dengan tuan" ucap Gilbran


"aku sangat bahagia ketika Alva memelukku tadi,aku bisa merasakan apa yang dia rasakan" ucap Cyano


"apa tuan muda berada di rumah bersama nonya" ucap Gilbran


"iya,sepertinya mereka bertempur terlalu lama" ucap Cyano


"maksud tuan" ucap Gilbran


"hehehe kau mungkin belum mengerti, menikahlah maka kau akan paham" ucap Cyano


"tuan selalu memintaku untuk menikah, padahal tuan sendiri aja gak laku laku sampai ssekarang" ucap Gilbran diiringi tawa


"bukan gak laku,akunya aja yang gak mau" ucap Cyano

__ADS_1


"hahaha mana ada maling ngaku tuan" ucap Gilbran


Dia memang selalu bisa menghibur orang orang terdekatnya, tapi dia akan seperti balok Es terhadap orang lain


🌷🌷🌷


"Win,maafin aku ya,selama ini aku selalu bersikap kasar padamu" ucap Alva


"udah aku maafin dari dulu,aku tau kamu orang baik,hanya saja kamu masih dikuasai perasaan benci" ucap Windy


"kau perempuan baik,aku beruntung memilikimu" ucap Alva


"aku juga beruntung memilikimu" ucap Windy


"harusnya kau menyesal dan meninggalkanku," ucap Alva


"aku hanya menginginkan pernikahan, sekali seumur hidupku, dan aku juga tau,kau melakukan semua itu karna masa lalumu,kau hanya butuh kasih sayang dan perhatian " ucap Windy


"terimakasih telah mengerti aku" ucap Slva


"kau suamiku,sudah menjadi tanggung jawabku untuk membahagiakanmu,menerima kelebihan dan kekuranganmu" ucap Windy


"papa tidak salah memilih istri untukku,aku janji aku akan membabagiakanmu" ucap Alva mencium bibir manis istrinya


Ciuman itu berubah jadi *******,mereka kembali berolah raga, hinga beberapa kali,Alva benar benar menyalurkan hasrat yang dia pendam selama ini


"kau membuatku tak berdaya,kita melakukannya hampir 2 jam sekali" ucap Windy


"maaf,kau membuatku kecanduan" ucap Alva


"kau memuaskannya sekarang, padahal kita menikah udah tiga bulan lebih" ucap Windy


"aku menyesal menundanya,kalau saja aku tau akan senikmat ini,aku tidak akan melepaskanmu


"kau benar sayang,aku terlalu bodoh, sekarang aku tidak akan melepasmu,kau milikku untuk selamanya"ucap Alva


"apa??sayang??(dengan nada kaget), kau memanggilku sayang" ucap Windy


"apa aku salah,kau istriku,wajarkan" ucap Alva


"aku senang mendengarnya,sudah lama aku ingin mendengar kata itu" ucap Windy


"aku hanya akan memanggilmu dengan sebutan itu,sayang" ucap Alva


🌷🌷🌷


Terkadang kita berpikir bahwa hidup itu tidak adil,dimana cobaan datang menyerpa, tapi hidup itu akan indah jika kita manyikapinya dengan baik. Kesabaran tentunya membuahkan kebahagiaan,meski banyak cobaan akan mudah menaklukkannya


Setelah merasakan cinta dan perhatian istrinya,Alva baru menyadari bahwa tidak selamanya hidup itu tak adil,perhatian dan kasih sayang istrinya telah membuka mata hatinya,dia pun melupakan rasa pahit yang di torehkan oleh ibunya .


Sikapnya berubah 180 derajat setelah mendapatkan surga dunia dari istrinya.


"sayang ntar malam kita dinner ya " ucap Alva


"berdua saja" ucap Windy


"iya dong sayang,gak asyik kan ngajak orang lain" ucap Alva


"ok,aku mau" ucap Windy

__ADS_1


"kamu dandan yang cantik,aku ingin melihat istriku tampil sempurna" ucap Alva


"baiklah, apapun untuk suamiku tercinta" ucap windy


malam yang ditunggu tunggu pun tiba seperti permintaan Alva, Windy tampil cantik, dia memakai gaun panjang tanpa lengan, rambutnya dibiarkan terurai, hanya bagian depannya yang diikat ke belakang serta riasan halus mempercantik penampilannya


"sayang, udah siap" tanya Alva


"udah, yuk " ucap Windy


Alva terkagum kagum, meski hanya dengan mekap tipis istrinya terlihat sangat cantik


"wahhh, istri ku cantik banget " ucap Alva


"terimakasih, tapi ini jauh dari yang kamu katakan " ucap Windy yang merasa penampilannya biasa biasa aja


"benar sayang, kamu sangat cantik " ucap Alva mencium kening istrinya


mereka turun bergandengan tangan


"pa, kami keluar ya " ucap Alva


"kalian mau kemana"?"tanya Cyano


"dinner pa, aku mau makan romantis bersama istri ku" ucap Alva


"nah gitu dong, kan papa senang liatnya " ucap Cyano


"iya pa, aku akan selalu membahagiakan menantu pilihan papa" ucap Alva


"pergilah, kalian harus menggantikan waktu yang terlewatkan selama ini " ucap Cyano


"makasih pa" ucap Alva dan istrinya kompak


"kami pamit iya pa" ucap Windy


mereka pergi diantar oleh supir pribadi mereka.


Alva sangat bahagia, dia tidak pernah melepas istrinya, sepanjang perjalanan mereka selalu bersenda gurau.


mereka sampai di sebuah restoran, tempat itu sepi, tak ada orang disana, ternyata tempat itu telah di booking oleh Gilbran, Gilbran sengaja melakukannya agar tuan dan nonya nya tidak terganggu .


"Al, siapa yang menyiapkan semua ini" ucap Windy


"Gilbran sayang, tentu saja atas permintaan ku" ucap Alva


"makasih ya, kamu mau melakukan ini untuk ku" ucap Windy


"apapun akan aku lakukan untuk istri tercinta ku" ucap Alva


Mereka menikmati makan malamnya dengan sangat romantis


Alva berlutut di depan Windy


"sayang, maukah kamu menemani ku untuk selamanya, dalam suka maupun duka" ucap Alva


"iya, aku akan tetap di sisi mu untuk selamanya dalam suka maupun duka" ucap Windy


"terimakasih sayang, terimakasih " ucap Alva memeluk istrinya

__ADS_1


malam itu dan juga restoran itu menjadi saksi bisu dimulainya Cinta mereka


Cyano sangat senang,sebagai orang tua,dia sempat berpikir bahwa dirinya telah gagal melindungi anaknya,tapi pikiran buruknya itu sirna saat melihat kebahagiaan putra dan menantunya.


__ADS_2