PUTRI KECIL KU

PUTRI KECIL KU
Eps 35


__ADS_3

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Alva sedang menanda tangani berkas berkas yang baru saja di antar oleh Gilbran


Dia ingin semua selesai sebelum jam makan siang. Dia berjanji pada Windy makan siang bersama


Toktoktok


"masuk"


Seorang wanita masuk membawa segelas kopi


"permisi pak, ini kopinya " ucap Putri


"minum "ucap Alva tanpa melihat ke arah Putri


"maksudnya pak " ucap Putri


"apa kamu tuli, minum " bentak Alva


"maaf pak saya membuatnya untuk bapak " ucap Putri


"dan saya minta kamu meminumnya" ucap Alva


πŸ’•sial ,dia minta aku yang meminumnya πŸ’•


"apa belum jelas " ucap Alva


"iya pak, maaf" ucap Putri mengambil gelasnya dan berniat mmembawanya


"mau kemana, habiskan di sini " ucap Alva


Dengan sangat terpaksa Putri meminun kopi buatannya


πŸ’•gue bagaikan masuk ke kandang singa, bagaimana bisa kakak mencintai serigala seperti ini πŸ’•


"kenapa masih disitu, pergi " bentak Alva


"i iya pa" jawabnya buru buru pergi


Putri sampai di pantry, dia membanting nampan ke meja


"hey Put, ada apa dengan mu" ucap May


"gue kesal sama dia, baik baik gue kasih dia kopi, tapi harus gue yang minum " ucap Putri


"dia, siapa maksud lo" tanya May


"siapa lagi kalau bukan si Alva CEO arogan itu " ucap Putri


"dia memang gitu Put, makanya gue males ngantar kopi dia" ucap May


"gue heran, kenapa kakak gue bisa cinta sama dia " ucap Putri


"pak Alva kan ganteng, tajir, siapa coba yang gak mau sama dia " ucap May


"gue mah ogah, bending gue sama PA itu " ucap Putri


"hahaha mereka sebelas dua belas " ucap May


"gue yakin, gue pasti bisa dapatin dia" ucap Putri


"lo suka sama pak Gilbran " ucap May


"iya, gue akan lakuin apapun untuk dapatin dia " ucap Putri


"dia udah punya istri Put" ucap May


"gue gak peduli, pokoknya gue harus dapatkan dia" ucap Putri


"lo emang nekat" ucap May


Derrrttt Dertttt


"halo put"


"kak, kakak kok bisa sih suka sama cowok arogan kaya gitu" ucap Putri


"dia bukan cowok arogan, tapi tameng es"


"justru itu kak, ngapain coba, cintai cowok kaya gitu" ucap Putri


"gak usah banyak komen,lo bawa aja dia pada ku"


"gak mungkin kak, dia bagaikan serigala, gue susah dekatin nya " ucap Putri


"gue gak mau tau, lo harus bawa dia secepatnya "


"ok, oke gue akan usahakan " ucap Putri memutus sambungan telfonnya


πŸ’•dia pikir mudah apa, dekatin serigala kutup itu πŸ’•


🌷🌷🌷

__ADS_1


Windy mondar mandir di rumahnya, sudah hampir 15 menit dia menunggu, tapi suaminya belum kembali,


"kamu kenapa Win, dari tadi mondar mandir mulu" ucap Rosa


"mas Alva gak datang datang Ros, harusnya udah sampai dari 15 menit lalu " ucap Windy


" mungkin dia lagi di jalan, coba kamu hubungi " ucap Rosa


"udah Ros, tapi gak aktif " ucap Windy


"kamu tenang aja dulu, aku hubungi mas Gilbran, siapa tau mereka bareng " ucap Rosa


derrtttt derrtttt


"ada apa sayang " ucap Gilbran


"sayang, kamu sama Alva gak " tanya Rosa


"tuan muda udah pulang dari tadi, kenapa? " ucap Gilbran


"udah berapa lama sayang, dia belum sampai rumah " ucap Rosa


"apa? harusnya udah sampai, tuan pergi dari 45 menit yang lalu " ucap Gilbran


"apa, 45 menit yang lalu, lalu kemana dia " ucap Rosa khawatir


"apa Ros, mas Alva berangkat 45 menit lalu, kemana dia, apa yang terjadi dengan suamiku " ucap Windy khawatir


"tenang Win, kita tunggu bentar lagi, jika dia belum sampai kita telfon om Cyano " ucap Rosa


Beberapa saat kemudian Alva datang, dia turun dari mobilnya


"sayang"ucap Windy memeluk suaminya


"sayang kamu kenapa, kok nangis" ucap Alva


"kamu dari mana, aku takut kamu kenapa napa di jalan " ucap Windy


"sayang maaf ya, tadi aku mampir beli sesuatu buat kamu " ucap Alva


"kenapa hp kamu gak bisa di hubungi" ucap Windy di pelukan suaminya


"hp aku lobet sayang, maaf membuat mu khawatir " ucap Alva mencium istrinya


"aku takut sayang, aku sangat takut kehilangan mu " ucap Windy


"sayang, aku akan selalu bersama mu, kamu tidak akan kehilangan aku, maaf ya " ucap Alva mencium puncak kepala istrinya


"maaf ya, tadi aku mampir di toko, HP aku mati, jadi gak bisa kasih tau kalian " ucap Alva


"kita pikir kamu di apain orang " ucap Rosa


"maaf, jangan marah dong kan aku udah nyampe " ucap Alva


"iya udah yuk aku udah lapar" ucap Rosa


"ayo sayang, kamu juga udah lapar kan " ucap Alva


"m m"


Windy menganggukkan kepala


Mereka makan siang bersama, walaupun Gilbran tidak ikut, Rosa tidak mempermasalahkan nya, dia tau pekerjaan suaminya


"sayang, BOON mana" ucap Alva


"lagi bobo sayang" ucap Windy


"apa dia rewel " ucap Alva


"gak, dia asyik bermain sama Rosa " ucap Windy


"tumuke sangat pintar, dia udah bisa membalikkan badannya " ucap Rosa


"iya dong, papa sama mamanya kan pinter" ucap Alva


"semoga anakku sepintar dia nantinya" ucap Rosa penuh harap


"itu pasti, Gilbran sama kamu juga pintar " ucap Alva


🌷🌷🌷


Gilbran berjan menuju lift karyawan, ketika masuk ke dalam, dirinya di kejutkan dengan kedatangan Putri


"pak Gilbran, ternyata bapak di sini juga " ucap Putri


"kamu tau aku di sini, karna itu kamu masuk" ucap Gilbran


"gak pak, saya lagi buru buru, saya gak tau bapak ada di sini " ucap Putri


"kamu pikir aku bodoh, aku tau siapa dirimu " ucap Gilbran


"maksud bapak " tanya Putri selembut mungkin

__ADS_1


"pikir aja sendiri " ucap Gilbran keluar dari lift


πŸ’•sial, apa dia serius, apa dia benar tau siapa gue, tidak,dia tidak boleh tau, gue tidak bisa kehilangan dia, gue harus bisa dekatin dia πŸ’•


Putri sedikit berlari mengejar Gilbran


"pak, pak Gilbran tunggu " ucap Putri


Gilbran terus berjalan, dia tidak menghiraukan Putri


"pak tunggu "ucap Putri memegang tangan Gilbran


"lepaskan " ucap Gilbran menghempaskan tangan Putri


"maaf pak, saya mau minta tolong, perut saya sakit pak, tolong antar saya pulang " ucap Putri memegang perutnya


"dasar wanita j*l*ng ,trik mu itu sudah kuno" ucap Gilbran


"awww perutku, perutku sakit sekali "ucap Putri ber sandiwara


Gilbran berjalan tanpa mempedulikan dia


"pak tolong, perut saya sakit" ucap Putri


Gilbran tidak menggubris, dia masuk ke dalam mobilnya dan mengemudikannya dengan kecepatan sedang


πŸ’•sebagus apapun actingmu, aku tidak akan termakan πŸ’•


Batin Gilbran melihat Putri yang terduduk dari kaca spion mobilnya


πŸ’•sial, sandiwara ku tidak bisa mempengaruhi dia πŸ’•


🌷🌷🌷


"Sayang aku punya sesuatu untuk kamu " ucap Alva


"apa" tanya Windy


Alva membawa istrinya duduk di kursi meja rias istrinya


" tutup mata dulu ya sayang" ucap Alva


Windy menutup matanya


Alva merogoh sakunya, mengambil sebuah kotak kecil. Dia memasang kalung itu di leher jenjang istrinya


"buka" titah Alva


Windy membuka matanya


"wahhh indah sekali sayang " ucap Windy


"kamu suka sayang " ucap Alva


"iya sayang, aku suka " ucap Windy


"kamu sangat cantik memakai kalung ini " ucap Alva memeluk istrinya dari belakang


"makasih sayang " ucap Windy


"maaf ya sayang, kamu tadi khawatir sama ku" ucap Alva


"jadi ini yang buat kamu telat sayang" ucap Windy


"iya sayang, kamu gak marah lagi kan " ucap Alva mencium pipi istrinya


"gak, mana bisa aku marah sama suamiku yang ganteng ini " ucap Windy


"makasih istriku, aku sangat mencintai mu" ucap Alva


"aku juga mencintai mu suamiku " ucap Windy


Oooeee Ooooeeee


Alva berlari kecil menggendong putranya, di susul Windy


"sayang, anak papa, kamu lapar ya" ucap Alva


"apa dia pipis sayang " ucap Windy


"dia haus kayaknya, lihat mulutnya "ucap Alva


"sini aku susuin dulu, nanti kamu gendong lagi " ucap Windy mengambil tumuke dari gendongan suaminya


"sayang, lihat BOON tertawa " ucap Alva senang


"ajak dia main, dia kangen sama kamu " ucap Windy


"iya sayang, kangen papa iya" ucap Alva


Tumuke melempar senyuman


Alva sangat bahagia melihat buah hatinya. Tumuke yang sudah bisa tertawa dan ejaan yang lucu membuat dia geram ingin selalu bermain dengannya

__ADS_1


__ADS_2