
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
"ada apa pa" ucap Alva
"papa mau ngomong penting sama kamu " ucap Cyano
"mau ngomong apa sih pa, langsung aja " ucap Alva, dia memang tidak suka bertele tele
"kamu ini, kalau ngomong selalu aja ngegas" ucap Cyano
"udah tau pakai lelet" ucap Alva
"maklum, papa kamu ini kan udah tua, jadi ngomong nya juga lambat, gak bisa buru buru " ucap Cyano
"siapa bilang papa tua, papa masih segerrr, kaya sayur baru di cabut hahaha" ucap Alva
"itu cocok nya sama kamu, papa kayak sayur yang di jemur di bawah terik matahari ,loyo" ucap Cyano
Hahahahahaha
Mereka tertawa bersama, ayah dan anak itu memang sangat kompak, mereka seperti teman sebaya
"papa tadi mau ngomong apa " ucap Alva
"tu kan papa hampir lupa " ucap Cyano
"makanya buruan, ntar lupa lagi " ucap Cyano
"papa mau kamu menikah, kamu sudah dewasa, sudah waktunya membangun rumah tangga " ucap Cyano
"hehe mau nikah sama siapa pa, pacar aja gak punya " ucap Alva
"dari dulu kamu selalu ngomong gitu, padahal kamu udah hampir kepala tiga " ucap Cyano
"apaan sih pa, kepala Alva satu tau " ucap Alva
"siapa bilang kepala kamu dua " ucap Cyano
"tadi, papa bilang tiga malah" ucap Alva
"hahaha, dasar oon, ganteng ganteng bloon" ucap Cyano
"papa(marah)" dia sangat tidak bisa mendengar Cyano menjelekkannya
"makanya kolo orang ngomong di simak, papa tu gak bilang kepala kamu, umur kamu yang hampir kepala tiga " ucap Cyano
"papa tadi gak bilang gitu" ucap Alva
"iya udah terserah, itu gak penting mah " ucap Cyano
"huhhh bilang aja papa ngeles" ucap Alva
"kamu mau kan menikah " ucap Cyano
"mau nikah sama siapa pa, Alva gak punya pacar " ucap Alva
"alahh, bilang aja kamu gak mau" ucap Cyano
"mau "ucap Alva
💕bilang aja iya, toh gak ada cewek nya, mau nikah sama siapa💕
"ternyata kamu normal, papa pikir " Cyano sengaja menggantung omongan nya
__ADS_1
"idih… iya normal lah " ucap Alva
Bergidik ngeri
"baguslah,berarti kamu setuju " ucap Cyano
"iya iya tentu saja aku setuju " ucap Alva
" minggu depan kalian akan menikah" ucap Cyano
"What? Minggu depan, sama siapa pa" ucap Alva
"Pokoknya minggu depan kamu nikah, mau sama siapa itu urusan papa" ucap Cyano
💕gawat gimana nih 💕
"kamu sudah janji, kalau kamu mau nikah, jadi gak ada penolakan " ucap Cyano
"emang papa tau selera aku" ucap Alva
"apa yang papa tidak tau tentang kamu " ucap Cyano
"pa, aku belum mau nikah, itu tadi karna papa bilang aku gak normal " ucap Alva
"tidak ada lagi tawar menawar, hari pernikahan nya sudah papa tentukan" ucap Cyano
"pa, aku nikah sama siapa pa, aku gak mau kalau jelek " ucap Alva
"tenang aja, orangnya cantik, baik,kamu pasti suka" ucap Cyano
Alva benar benar bingung sedikit pun tidak pernah melintas di pikiran nya untuk menikah, jangankan menikah untuk dekat dengan cewek saja, dia jijik, tapi dia juga tidak bisa berbuat apa apa, jika Cyano sudah bilang iya, maka dia harus menurutinya
🌷🌷🌷
tok tok tok
" siapa " ucap Windy
"ini bapak Win, apa bapak bisa masuk " ucap Cyano
Ceklek
"ada apa pak " tanya Windy
" boleh bapak masuk? " ucap Cyano
" boleh pak, silakan " ucap Windy
Mereka duduk di pinggir kasur.
"Win, apa aku boleh minta tolong sama kamu " ucap Cyano
"tentu, memangnya minta tolong apa pak " ucap Windy
"mau kah kamu menikah dengan Alva" ucap Cyano
"apa? Bapak jangan bercanda, aku tidak punya perasaan sama dia " ucap Windy
"bapak tau, tapi hanya kamu yang bisa membuat dia bahagia, bapak mohon Win" ucap Cyano
" tapi pak… "
"Cinta itu akan tumbuh seiring berjalannya waktu, saya yakin kalian pasti akan bahagia " ucap Cyano menjeda ucapan Windy
__ADS_1
"dia juga tidak mencintai ku pak" ucap Windy
"kamu tidak usah khawatir, walaupun belum ada cinta di antara kalian, setelah kalian menikah, cinta itu akan tumbuh dengan sendirinya " ucap Cyano
"bagaimana mungkin pak ,orang yang menikah karna cinta saja, bisa kandas di tengah jalan, apalagi yang tidak di dasari rasa cinta " ucap Windy
"terkadang cinta tidak bisa memilih yang baik dan buruk, karna Itulah sebuah pernikahan bisa hancur, tapi pernikahan yang di dasari ketulusan akan bertahan untuk selamanya " ucap Cyano
"aku… "
"Windy, bapak mohon, hanya kamu yang bisa membuat Alva bahagia, " ucap Cyano
🌷Bingung 🌷
Windy bingung menentukan pilihan, di satu sisi dia tidak mau membuat Cyano kecewa, tapi di sisi lain dia akan menyakiti seseorang .
💕bagaimana ini, aku tidak tega sama pak Cyano, tapi aku tidak mungkin menyakiti Rama 💕
" bapak mohon Windy, bapak mohon" ucap Cyano berlutut di depan Windy
" pak jangan seperti ini, i… iya, i iya saya mau " ucap Windy terbata
"benarkah, terimakasih nak, terimakasih " ucap Cyano kegirangan
Hari pernikahan pun di tentukan. Cyano sangat bahagia dia mencapai dua tujuan dalam satu tindakan
Hari ini hari libur mereka duduk bersantai di taman dekat kolam renang, rumah mereka
"kalian pergilah pitting baju, papa sudah membeli cincin dan perhiasan lainnya " ucap Cyano di sela sela obrolan mereka
🌷bingung 🌷
Alva dan Gilbran kebingungan, sementara Windy hanya diam memperhatikan dua pria di depan nya
"pitting baju, yang mau nikah siapa tuan " ucap Gilbran, ekspresi nya sangat jelek
"Alva dan Windy, mereka akan menikah minggu depan " ucap Cyano
💕What jadi maksud papa Windy, keterlaluan 💕
💕apa, Windy dan tuan muda akan menikah, ini tidak mungkin, aku sangat mencintai Windy, tapi sebelum aku mengatakan nya, dia akan menikah. Apa yang harus aku lakukan, apa aku harus merelakan cintaku untuk tuan muda, ya Tuhan kenapa harus begini, andai saja orang lain aku pasti melarangnya, tapi aku tak mungkin menyakiti tuan ku sendiri, arrrgggghhh 💕
🌷🌷🌷
Alva menarik tangan Cyano, dia membawa papanya ke tempat kerja nya .
setibanya di sana …
"pa, papa apa apaan sih pa, kenapa harus Windy " ucap Alva
"apa yang salah, dia tipe cewek idaman kamu " ucap Cyano
"Windy punya kekasih pa, lagian Alva tidak suka padanya" ucap Alva
"tidak ada alasan titik(.),pokoknya kamu harus menikah dengan nya, jaga dia untuk papa, jangan pernah menyakitinya, atau mengecewakan nya, kamu harus jadi suami yang baik baginya, dan… satu lagi, kamu tidak bisa menceraikan dia apapun yang terjadi " ucap Cyano
"pa, Alva mohon " ucap Alva dengan wajah memelas
"Al, selama ini papa selalu menuruti kemauan kamu, papa mohon, hanya itu yang bisa kita lakukan untuk membalas kebaikan pak Cris" ucap Cyano
"pa, berikan saja separuh harta kita padanya, aku ikhlas ,tapi jangan nikahkan kami ya, itu cukup membalas pengorbanan pak Cristofel" ucap Alva
"nyawa tidak bisa dibalas dengan harta ,tapi dengan cinta dan kasih sayang " ucap Cyano
__ADS_1
Alva pun mengalah, dia tidak mau melihat Cyano sedih, semasa hidupnya hanya Cyano yang menyayangi nya, menjaganya dan membesarkan nya dengan penuh cinta dan kasih sayang .sedari kecil dirinya tidak pernah merasakan yang namanya memiliki ibu jangankan merasakan, melihat nya saja tidak pernah