
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Sinar mentari pagi membangunkan penghuni rumah Cyano
Alva terbangun dari tidurnya, dia memandang wajah cantik istrinya, biasanya istrinya lah yang membangunkannya, tapi kali ini dia bangun lebih awal
"kamu sangat cantik sayang, kecantikan kamu natural, dan yang membuat aku semakin mencintai kamu, hati kamu yang cantik, tulus, putih, selalu menyejukkan hati, seperti embun di pagi hari " ucap Alva
"terimakasih suami ku, kau memberi ku madu di saat aku membuka mata ku" ucap Windy yang ternyata telah bangun, dan mendengar semua pujian suaminya
"sayang kamu udah bangun ya, kamu ngerjain aku ya " ucap Alva di sela tawanya
"baru loh sayang, aku bangun pas kamu ngomong " ucap Windy
Alva mendekatkan wajah nya ke wajah istrinya, dia mencium bibir istrinya dengan lembut, belaian kasih sayang menghangatkan suasana pagi itu, hingga penanaman yang sempurna
Angel terbangun dari tidurnya, dia merapikan tempat tidurnya, lalu cuci muka dan gosok gigi .dia mengambil perlengkapan sekolahnya, dan juga seragamnya, hari ini dia akan masuk sekolah dasar, dia sangat antusias
"ah aku harus bangunin kakak, dia akan membantuku" ucap Angel lalu masuk ke kamar kakaknya
"kak bangun, bantu aku" ucap Angel
"ada apa sih dek, ini masih subuh " ucap Tumuke
"kakak kau harus bangun, aku tidak tau mau bawa apa " rengek Angel
"dek ntar lagi dong, aku masih ngantuk " ucap Tumuke
"adu,,, h kakak, bangun dong " ucap Angel
"kenapa sih dek, suka banget gangguin aku" ucap Tumuke kesal
"kakak, harusnya waktunya belajar bukan bobo lagi " ucap Angel
"aku udah selesaikan pr dek, udah sana ah, aku mau bobo lagi " ucap Tumuke
"kalo kakak gak bangun, aku akan diamin kakak satu minggu " ucap Angel memonyongkan bibirnya
Tumuke paling gak bisa didiamin oleh Angel, hatinya sakit jika adik kesayangannya tidak mau bicara padanya.seketika itu juga dia langsung bangun dan duduk di depan adiknya
"dek kamu mau minta kakak ngapain" ucap Tumuke
"aku bingung mau bawa apa " ucap Angel manja
"dek, kamu kan udah sekolah paud sampai tk, gak ada bedanya kok" ucap Tumuke
"jadi aku hanya bawa buku tulis sama pensil kak" ucap Angel
"bawa juga pulpen sama penghapus" ucap Tumuke
"oh jadi hanya itu, aku nyesal tanya kakak" ucap Angel
"hey, yang nyuruh tanya kakak siapa, yang maksa kakak bangun siapa, yang bibirnya monyong siapa, siapa yang merengek rengek" ucap Tumuke
"gak tau " ucap Angel dengan gaya centilnya meninggalkan Tumuke yang mengumpat sendiri di dalam kamarnya
"dasar adik tak punya sopan santun, maunya menang sendiri " kesal Tumuke
"Sayang kita mandi yuk, aku harus menyiapkan keperluan Angel " ucap Windy
"oh ia iya,apa dia udah bangun ya, aku yakin dia akan mengganggu kakaknya" ucap Alva
__ADS_1
"kok, ngomong gitu, apa hubungannya " ucap Windy
"sayang kamu ingat kan waktu gadis kita itu masuk tk, dia membangunkan kakaknya subuh" ucap Alva
"hehehe, apa mungkin sih sayang, dia kembali kaya gitu " ucap Windy
"pasti, dia kan paling suka liat kakaknya kesal " ucap Alva
"sayang, kenapa sikap dia beda ya sama BOON " ucap Windy
"iya beda dong sayang, dia kan cewek " ucap Alva
"aku juga cewek sayang, tapi gak kaya dia " ucap Windy
"itu karena dia masih kecil sayang" ucap Alva
Findo sudah bersiap, dia bangun pagi pagi sekali, Angel yang antusias masuk sekolah dia yang buru buru ganti baju
"kakak, hari apa ini, tumben " ucap Gavin
"hey adikku sayang, ternyata kau sudah bangun, mandilah kau juga harus sekolah kan " ucap Findo
"astoge kakak, ini baru jam setengah anam" ucap Gavin
"tidakkah kau tau adikku, aku harus menemani pacarku tercinta " ucap Findo
"hahaha, mau jadi bucin kau kak, hanya karena kak Angel kau bangun tengah malam " ucap Gavin
"hey adikku, ini sudah pagi " ucap Findo
"dasar bucin, biasanya dibangunin sama bunda " ucap Gavin
"hahaha, hey tuan bucin, kak Angel akan di ambil orang lain " ucap Gavin
"Gavin sayang, Angel itu pacarku, gak ada yang bisa merebutnya " ucap Findo
"halo kakakku sayang, di sekolah banyak yang ganteng, kakak bakal kalah " ucap Gavin
"oh, jadi maksud kamu, kakak kamu ini jelek gitu" ucap Findo
"hahahahahaha"
Gavin masuk ke dalam kamar mandi sambil tertawa, dia tidak mempedulikan Findo yang kesal karna ulahnya
Windy menyiapkan sarapan untuk keluarganya, walaupun di rumahnya banyak pelayan, tapi dia lebih suka menyiapkan sendiri, menurutnya itu merupakan jalinan kasih di dalam keluarga. Dia menatanya di atas meja makan dan memanggil setiap anggota keluarga .
"sayang, kenapa tu bibir " ucap Windy melihat BOON cemberut
"aku kesal ma, putri mu yang centil itu selalu menyusahkan ku" ucap Tumuke
"memangnya kenapa hm" ucap Windy
"coba mama bayangin, dia membangunkan ku pagi pagi buta hanya untuk menanyakan perlengkapannya, aku bangun dan kasih tau apa aja yang harus dia bawa, eh malah bilang nyesal nanya sama ku" ucap Tumuke
"sudahlah sayang, itu juga karena kamu kan, kamu terlalu memanjakannya" ucap Windy
"terus aja ma, bela terus putri kesayangan mu itu " ucap Tumuke
"sayang, mama gak bela dia, kan kamu yang larang mama sama papa marahin dia " ucap Windy
"iya, walaupun aku kesal sama dia, tapi tidak ada yang bisa marahin dia, hanya aku " ucap Tumuke
__ADS_1
"tu kan, gimana gak manja dianya, udah salah tapi gak bisa di marahin " ucap Windy
"halo kakakku sayang yang paling ganteng dan paling baik, lihatlah adikmu yang cantik ini, apakah penampilan ku sudah baik" ucap Angel memutar mutar badannya
"wah cantik banget putri mama, udah pintar ya kamu pakai seragam tanpa bantuan mama" ucap Windy
"iya dong mama, aku kan udah gede" ucap Angel
"siapa sih, aku ke gak kenal" ucap Alva
"papa, aku cantik bukan, hari ini putri mu yang cantik ini akan sekolah " ucap Angel
"oh jadi ini putrinya papa, cantik banget " ucap Alva
"olala papa, aku memang cantik dari orok" ucap Angel
Hahahaha
Suara tawa memenuhi ruangan itu
"sudah sudah, lebih baik kita makan, nanti kalian terlambat " ucap Cyano
Mereka sarapan dalam diam, hanya suara dentingan sendok dan garpu yang berlaga di piring
"halo pacarku, apa kau sudah siap, pacarmu yang ganteng ini datang menjemput mu" ucap Findo
"sepertinya pangeran sama ratunya akan berangkat bersama " ucap Alva
"no, jangan harap aku bolehin " ucap Tumuke
"siapa juga yang mau bawa, aku mau berangkat bareng kalian " ucap Findo
"hey, kau punya sopir, gak boleh numpang " ucap Tumuke
"ayolah Tumuke, aku gak mau di antar sama sopir, aku mau sama pacarku " ucap Findo
"hey kakakku yang paling ganteng sedunia, biarkan saja dia " ucap Angel
"gak, gak boleh, biarkan dia pergi bersama supirnya " ucap Tumuke
"ok, aku akan pergi bareng kak Findo" ucap Angel
"no, kau harus tetap bersama ku" ucap Tumuke
"olala kakak, kau membuatku pusing 7 keliling " ucap Angel
"Tumuke, bukankah kau butuh teman untuk menjaga pacarku ini" ucap Findo
"aku bisa menjaganya sendiri, kau pergilah " ucap Tumuke
"oh iya ampun, dua anak manusia ini gak pernah berubah, selalu saja adu mulut " ucap Cyano
"lihatlah cucu mu itu opa, dia selalu melarang ku" ucap Findo
"kalian harus pergi bersama, itu lebih baik, kalian bisa saling melindungi " ucap Cyano
" baik opa" ucap mereka bertiga kompak
selalu tinggalkan jejak ya readers
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1