PUTRI KECIL KU

PUTRI KECIL KU
Eps 29


__ADS_3

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Seorang pria tengah mondar mandir di rumahnya, sudah 5 jam menunggu namun orang yang di tunggu gak nongol nongol. Dia berusaha menghubungi nomornya namun tak aktif


πŸ’•Arrrrhhhhh lama banget sih, dia,aku gak mau terjadi sesuatu dengan anakku πŸ’•


Seorang wanita datang menghampirinya


"gimana"ucap si pria


"Cyano datang bersama dua orang lainnya, aku,aku terpaksa membatalkannya" ucap wanita itu


"lagi lagi kamu gagal, sampsi kapan sih hah" bentak si pria


"jika mereka bersama, itu mustahil, kita justru tidak bisa mendapatkannya " ucap wanita itu


"itu hanya alasan mu saja " ucap si pria


"hanya dia harapan kita, kita gak boleh gegabah " ucap wanita itu


"trus sampai kapan " ucap si pria


"sampai waktu yang tepat, kita harus bersabar " ucap wanita itu


🌷🌷🌷


Windy duduk di tepi ranjang, setelah menyiapkan pakaian suaminya. Walaupun Alva melarangnya tapi dia tetap melakukan tugasnya sebagai istri


"sayang aku kan udah bilang, aku bisa ambil sendiri, gak harus kamu yang nyiapin" ucap Alva


"aku tau sayang, tapi aku gak bisa gak nyiapin pakaian kamu, serasa ada yang kurang " ucap Windy


"kamu kan susah jalannya sayang, aku gak mau istri ku yang cantik ini kecapean" ucap Alva menarik istrinya duduk di pangkuannya


"sayang aku butuh pergerakan, jika tidak, mana mungkin aku bisa melahirkan normal " ucap Windy


"sayang bergerak itu, bukan harus menyiapkan bajuku, kamu bisa jalan beberapa menit, itu juga pergerakan" ucap Alva memeluk istrinya


"sayang suamiku yang tampan, itu kewajiban aku, lagian kamu kan gak tau milih baju yang pas, selalu amburadul " ucap Windy


"kan bisa kamu tunjuk sayang, aku tinggal ambil doang " ucap Alva


"sama aja dong, aku yang nyiapin " ucap Windy memakaikan dasi suaminya


"sayang kamu makin berat ya, baru beberapa menit mangku kamu, kaki aku udah kebas " ucap Alva


"iya iya dong sayang, kan udah dua, lagian anak kita juga makin gede, pasti makin berat" ucap Windy


"sayang anak kita sangat aktif ya, dia selalu bergerak, kaya nendang nendang gitu" ucap Alva saat merasakan pergerakan di perut istrinya


"iya sayang, kadang aku merasakan sakit" ucap Windy


"sayang anak papa yang paling baik, paling ganteng, jangan kencang kencang ya nendangnya, kasian mama, kesakitan " ucap Alva mengelus perut buncit istrinya


"itu tandanya anak kita sehat sayang " ucap Windy


"sayang aku pergi dulu ya, jika ada apa apa langsung hubungi aku" ucap Alva


"pasti sayang, kamu gak usah khawatir ada Rosa yang nemanin aku" ucap Windy


"jangan lupa makan dan minum susu" ucap Alva

__ADS_1


"siap pak bos " ucap Windy memberi hormat


"baiklah ratuku, aku tinggal ya " ucap Alva mencium bibir istrinya sekilas


Windy mengantar suaminya sampai depan rumah, setelah Alva mencium keningnya dia masuk ke dalam mobilnya .


"kami pergi dulu ya nak, jaga diri kamu, langsung hubungi kami jika terjadi sesuatu " ucap Cyano


"iya pa, kalian juga hati hati, aku titip suamiku ya pa" ucap Windy


"iya papa pasti menjaganya untuk mu dan cucuku " ucap Cyano


Windy masuk ke dalam rumah setelah mobil suaminya tidak kelihatan lagi


🌷🌷🌷


Gilbran enggan meninggalkan istrinya, walaupun mereka sudah ber olah raga pagi namun dia masih menginginkannya


"sayang, kamu mandi gih nanti telat " ucap Rosa


"sayang aku masih ingin, ayolah sekali lagi aja ya " ucap Gilbran


"rakus amat sih sayang, udah dua kali loh " ucap Rosa


"sama istri sendiri kan bebas " ucap Gilbran


"iya, tapi kalo terlalu sering, bisa bisa aku kuker" ucap Rosa


"kuker, apaan sih sayang " ucap Gilbran


"kurus kering " ucap Rosa


"iya ampun sayang, gak lah, justru kamu makin cantik dan seksi " ucap Gilbran


"sayang ayolah, gak kasian apa, liat aku loyo gini" ucap Gilbran


"sayang, kamu bisa telat loh " ucap Rosa


"ayolah sayang, pliss"ucap Gilbran mengatupkan tangannya


Rosa tak tega melihat suaminya memohon seperti itu, akhirnya dia menuruti kemauan Gilbran


Sesudah melepas kerinduannya, Gilbran menggendong istrinya masuk kamar mandi ,mereka melakukan ritual mandi bersama.


"makasih canduku" ucap Gilbran mencium istrinya


"kau selalu membuatku kelelahan, gak malam, gak pagi " ucap Rosa


"iya sayang, mungkin itu efek karna terlalu lama gak tersalurkan " ucap Gilbran


"cepatlah, nanti Windy kesal " ucap Rosa


"iya sayangku, istriku, cintaku" ucap Gilbran


"jangan lebay, buruan" ucap Rosa


Rosa pergi ke rumah Windy setelah suaminya berangkat ke kantor, sesuai janjinya, dia selalu menemani Windy. Urusan butik dia serahkan pada Camelia


"kok lama Ros" tanya Windy


" iya, bayiku ngotot minta makan " ucap Rosa

__ADS_1


"hehehe emang gak kamu kasih makan dia " ucap Windy


"tadi malam udah,beberapa kali malah, tapi dia gak kenyang kenyang" ucap Rosa


"jadi dia minta lagi" ucap Windy


"iya gitulah, udah dua kali ku kasih makan, masih aja minta " ucap Rosa


"sarapan pagi dua kali " heran Windy


"jadi tiga kali" ucap Rosa


"rakus amat dia, masa sarapan pagi musti tiga kali " ucap Windy


"makanya aku capek banget, pegal badan aku" ucap Rosa


"iya ialah, kalian itu udah kaya orang hiper" ucap Windy


"aku heran liat suamiku, gak ada puas puasnya makan aku" ucap Rosa


"mungkin suami kamu itu,terlalu lama memendam hasratnya, jadi sekali dia ngerasain, jadi kecanduan " ucap Windy


"benar juga Win, tapi ada senangnya juga " ucap Rosa


"maksudnya " tanya Windy


"senang dong,dia melakukannya hanya dengan ku" ucap Rosa


"tau dari mana kamu " ucap Windy


"tau dong, dia kan sama kaya suami kamu" ucap Rosa


"iya juga sih, tapi suamiku, gak kaya suami kamu, dia gak hiper" ucap Windy


"idih suamiku gak hiper tau, buktinya dia gak main di luaran " ucap Rosa


"iya iya, gak usah monyong, lagian suami kamu itu bukan tipe cowok gituan" ucap Windy


"iya iya dong, suamiku " ucap Rosa bangga


Bdw, apa kamu udah ini " tanya Windy "ini apaan " ucap Rosa


"kamu udah ada tanda tanda" ucap Windy


"aduh Win, kalo ngomong tu,, yang jelas, jangan berbelit gitu" bingung Rosa


"kamu udah ada tanda kehamilan gitu" ucap Windy


"ohh, belum Win, padahal kami selalu melakukannya" ucap Rosa lemas


"jangan putus asa, kan belum ada dua bulan " ucap Windy


" iya sih, tapi kamu, begitu melakukannya langsung jadi " ucap Rosa


"waktu itu, aku pas lagi masa subur, mungkin karena itu makanya langsung jadi " ucap Windy


"kami melakukannya juga saat masa subur aku, tapi belum jadi " ucap Rosa "jangan khawatir, banyak orang hamil setelah beberapa bulan, bahkan ada yang sampai bertahun tahun "ucap Windy


Rosa menarik nafas dalam, menghempaskannya kasar


"semoga aku hamil secepatnya, aku iingin membahagiakan suamiku " ucap Rosa

__ADS_1


"amin" jawab Windy


__ADS_2