PUTRI KECIL KU

PUTRI KECIL KU
Eps 38


__ADS_3

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Rudi duduk bersama Clara,mereka sedang membahas tentang project baru mereka. Meskipun Clara sempat pergi meninggalkan ayah angkatnya, tapi entah kenapa dia tidak bisa jauh darinya.


Seorang wanita datang menghampirinya.


"non, mba Susi mencari non" ucap wanita itu


Clara meminta wanita itu membawanya masuk


"ada apa Sus, kenapa mencariku" ucap Clara


Susi memeluknya erat


"kakak, bawa aku pergi jauh, aku tidak mau lagi di sini " ucap Susi


"kenapa berkata begitu, apa yang terjadi " ucap Clara


"papa kak, dia telah menodaiku" ucap Susi


"jangan pitnah kamu, papa gak mungkin seperti itu "bentak Clara berdiri dari duduknya


"aku bicara apa adanya kak, ternyata dia bukan ayah kandung ku" ucap Susi


"aku tau, tapi dia sangat menyayangi kamu sama putri " ucap Clara


"kakak tau itu " kaget Susi


"iya, aku yang minta papa membawa kalian ,tapi dia tidak pernah membedakan antara kita, jadi gak mungkin dia melakukan hal menjijikkan itu " ucap


"dia juga melakukannya sama putri kak" ucap Susi


"gak mungkin Susi, papaku gak mungkin sejahat itu " bentak Clara


"jika kakak tidak percaya, kakak tanya aja sama Putri " ucap Susi


Setelah Clara mengetahui yang sebenarnya, diam diam dia memberangkatkan Susi ke luar negeri, dia yang sangat menyayangi kedua adiknya sangat marah kepada ayahnya, dirinya tidak menyangka bahwa ayahnya tega melakukan perbuatan biadab itu.


🌷🌷🌷


Alva sedang mengemudikan mobilnya, setiap harinya dia selalu makan siang di rumah bersama istri dan anaknya. Tumuke yang sudah pintar bicara selalu memintanya untuk pulang cepat. Dia berhenti di salah satu toko mainan, dia ingin membeli mainan untuk buah hatinya .


Namun, saat akan mengambil sebuah mobil 4WD, dia melihat seseorang sedang memperhatikan dia.


Tidak ingin orang itu tau dia kembali mengambilkan mobil 4WD itu dan membayarnya. Dia masuk ke dalam mobilnya dan mengemudikannya, ternyata dia di ikuti


πŸ’•dia mengikuti ku πŸ’•


Alva menghubungi Gilbran dan memintanya menyusulnya.untuk mengulur waktu, Alva berhenti di sebuah cafe, dia memesan jus, untuk menghindari kecurigaan orang yang mengikutinya. Gilbran datang sekitar 5 menit


"dimana orangnya tuan" bisik Gilbran


"mobil di belakang mobil aku" ucap Alva

__ADS_1


"baiklah sekarang kita pulang " ucap Gilbran


Gilbran mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang ke jalur yang berbeda.


Mobil di belakang mobil Alva, masih saja mengikutinya. Saat jalanan sepi mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi, dan…


Braak


Mobil itu menghantam mobil di depannya. Bukan mobil Alva yang tertabrak,melainkan mobil truk di depannya. Ternyata Alva tidak berada di dalam mobilnya, mobil itu berjalan tanpa pengemudi, mobil I-CAR itu dikendalikan dengan artificial ittelligence(AI) dan internet of thing atau bisa disebut mobil computer


Mobil Alva masuk ke persimpangan saat mobil di belakangnya dengan sengaja ingin menabraknya. Bukan tidak sengaja Alva melakukan itu ,dia tau orang itu mengincar nyawanya. Alva masuk ke dalam mobilnya setelah mobil itu sampai pada mereka,dan kembali ke rumahnya


"papa, papa, kenapa lama, BOON udah makan duluan, BOON udah lapal" ucap Tumuke


"maafin papa sayang, papa ada kerjaan tadi" ucap Alva mencium puncak kepala putranya


"papa bawa apa " ucap Tumuke


" ini ada mainan untuk BOON " ucap Alva


"benal pa, mainan apa " ucap Tumuke senang


Alva membantu putranya membuka kotak mainannya


"hole, BOON dapat mobil " ucap Tumuke, dia melompat lompat sangking senangnya


"BOON suka" ucap Alva


Mereka tertawa melihat keceriaan Tumuke


"sayang, kenepa pulangnya lama " ucap Windy, tidak biasanya suaminya pulang telat


"maaf sayang, tadi aku ketemu sama orang jahat" ucap Alva


"apa, kamu gak di apa apain kan, gak di sakitin kan " ucap Windy khawatir


"sayang aku gak apa apa, justru dia yang malang" ucap Alva memegang pundak istrinya


"maksudnya sayang" ucap Windy


"dia bertabrakan dengan truk di depannya " ucap Alva


"sayang, aku bingung" ucap Windy "dia mengikuti ku, untuk membunuh ku dengan menabrak mobilku, tapi Aku melihatnya,aku minta bantuan Gilbran ,dan membiarkan mobil ku berjalan,saat dia ingin menabrak, mobil ku membelok, alhasil dia menabrak mobil di depannya " jelas Alva


"syukurlah sayang, kamu selamat dari orang itu, apa kamu mengenalnya ?" ucap Windy


"tidak, aku tidak sengaja melihatnya memperhatikan aku, saat membeli mainan BOON " ucap Alva


"apa mungkin dia suruhan Clara " ucap Windy


"aku juga gak tau sayang" ucap Alva


"sayang kamu harus hati hati, aku yakin orang itu akan terus mengincar mu" ucap Windy

__ADS_1


"aku juga berpikir gitu sayang" ucap Alva


"Sebaiknya kamu Jangan pergi sendirian, aku takut kamu kenapa napa " ucap Windy


"sayang, aku akan selalu hati hati, aku juga akan ditemani oleh Gilbran " ucap Alva


"sayang, kenapa mereka jahat sekali" ucap Windy


"itu urusan mereka sayang, yang penting kita harus selalu waspada " ucap Alva


🌷🌷🌷


"sayang" ucap Rosa yang heran melihat suaminya pulang sebelum waktunya


"maaf sayang, aku gak bilang sama kamu, aku pulang lebih awal" ucap Gilbran


"ada apa sayang, apa ada masalah " ucap Windy


"orang itu kembali mengincar tuan muda, untungnya mobilnya mobil canggih, jadi bisa mengelabui orang itu "ucap Gilbran


"siapa orang itu sayang" ucap Rosa


"aku juga gak tau, tapi sepertinya dia hanya suruhan " ucap Gilbran


"kalian gak di apa apain kan " ucap Rosa


"tidak sayang, dia tidak ada apa apanya buat kami" ucap Gilbran


"sayang kalian harus tetap hati hati " ucap Rosa


"pasti sayang" ucap Gilbran


🌷🌷🌷


Di tempat lain seorang wanita sedang menangisi jenazah papanya.


Iya wanita itu Clara, dia sedang menangisi kepergian dodo ayah kandungnya . Pria yang ingin membunuh Alva adalah Dodo ayah kandung Clara .Dodo menginginkan Clara mendapatkan apa yang dia inginkan, dia tidak mau anak semata wayangnya menderita, karna tidak bisa mendapatkannya dia pun ingin membunuhnya. Karna dia berpikir jika putrinya tidak bisa memilikinya maka tidak ada yang bisa memilikinya.


"pa kau tidak bisa meninggalkanku, aku memang marah padamu, tapi aku tidak mau papa pergi, aku sayang papa" tangis Clara


"sabar nak, kau harus ikhlas, semua sudah di atur yang maha kuasa " ucap Rudi


"ini tidak adil pa, aku tidak rela, aku tidak mau papa pergi, dia meninggalkan ku, di saat aku marah padanya " ucap Clara


"dia yang memilih jalan itu, andai saja dia tidak mencari masalah dengan keluarga Cyano dia tidak seperti ini " ucap Rudi


"harusnya dia yang tiada pa, bukan papaku" ucap Clara


"sudahlah kau tidak usah membahasnya lagi, sekarang biarkan papamu pergi dengan tenang, dia akan sedih melihat mu seperti ini " ucap Rudi


maaf ya readers up nya cuman dikit, author lagi banyak kerjaan di dunia nyata


πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

__ADS_1


__ADS_2