
đź’•ini yang terakhir aku melihat rumah ku, suamiku dan anak ku, sebentar lagi aku akan pergi untuk selamanya, selamat tinggal semuanya, selamat tinggal suamiku, kau pria berhati mulia, semoga anak kita mendapatkan suami sebaik dirimu, selamat tinggal anakku tersayang mama tidak bisa menepati janji, semoga kamu bahagia selalu walau tanpa mamađź’•
Batin Tania
"ma, kita harus kembali ke rumah sakit " ucap Cris
"pa, izinkan aku tidur di kamar kita sebentar " ucap Rania
"baik, hanya sebentar ya ma" ucap Cris
Dia membawa istrinya ke kamar mereka, lalu membaringkan istrinya di sana
"pa, terimakasih untuk semuanya, terimakasih untuk cinta dan kasih sayang mu, maafkan aku pa, aku gak bisa bersama kelian lagi " ucap Rania
"mama jangan ngomong gitu, mama pasti sembuh, kita akan bersama seperti dulu " ucap Cris
"aku sudah tidak kuat pa, aku titip Windy, aku sayang kalian " ucap Rania, lalu menghembuskan nafas terakhirnya
"ma,ma,bangun ma, ma bangun ma, Rania, Rania…...." Cris sangat syok melihat istrinya menutup matanya rapat rapat
Mendengar teriakan Cristofel para tetangga berdatangan
Derrrrttttt derrrrttttt
"halo, dengan siapa " ucap Windy melihat nomor tak di kenal menghubungi nya
"Windy, pulanglah nak, ibu kamu sekarat" ucap seseorang di seberang
Bagai di sambar petir di siang bolong Windy merasa sekujur tubuhnya lemas tak berdaya, dia jatuh bersama hp yang jatuh dari genggaman nya, beruntung ada yang menangkapnya sehingga dia tidak terbanting ke lantai
__ADS_1
"Windy, apa yang terjadi padamu" ucap seseorang, dia mengambil hp milik Windy
"halo" ucapnya
"halo, dimana Windy nya " ucap seseorang itu
"Windy pingsan, ada apa ya bu" ucap nya
"nak, siapapun kamu, tolong antar Windy kealamat ini, jlnxxxxxx, ibunya meninggal " ucap seseorang itu
"apa, oh iya bu, " ucap nya
Dia meminta salah satu temannny membantu nya, mereka mengantar Windy ke rumahnya
"apa yang terjadi padanya" ucap Leon
"ibunya meninggal, karna Itulah dia pingsan " ucap Dion
Di tengah jalan Windy sadar,dia kaget melihat dirinya berada dalam mobil
"kamu sudah Sadar Windy " ucap Leon
"Leon, kamu mau bawa aku kemana? " ucap Windy
" antar kamu pulang ,tadi kamu pingsan, jadi kami yang antar" ucap Leon
"oh gitu terimakasih ya" ucap Windy
Mereka sampai di rumah Windy, terlihat rumah itu sangat ramai, "Leon dan Dion membantu Windy masuk
__ADS_1
Betapa hancur nya hati Windy melihat mamanya terbujur kaku
"mama,mama…" teriak Windy memeluk jenazah ibunya
"Windy, kamu yang kuat nak" ucap Cris, berlinang airmata, dia tidak bisa membendung airmata nya
"mama kenapa tinggalin Windy ma, mama bohong sama Windy, mama bilang kondisi mama membaik ternyata mama bohong, kenapa ma kenapa… Windy gak bisa hidup tanpa mama, Windy butuh mama, Mama… mama jawab Windy ma, kembali sama Windy ,mama… " Windy menangis sejadi jadinya, lalu dia pingsan
Cristofel sangat sedih melihat putrinya, ternyata putri kesayangan nya sangat rapuh . Berulang kali dia menyenangkan putrinya berulang kali juga Windy pingsan
Setelah jenazah Rania di makamkan, Windy mengurung diri, dia hanya menangis meratapi kepergian mamanya.
"Windy, kamu gak bisa seperti ini nak, mungkin itulah yang terbaik untuk mama, kita harus ikhlas " ucap Cris
"tapi kenapa pa, kenapa harus di hari bahagia Windy, dulu mama sakit saat kelulusan Windy, Windy pulang penuh bahagia, sampai rumah Windy lihat mama sakit, dan sekarang di saat Windy mendapatkan gelar sarjana, yang mama mau, mama malah tinggalin Windy, apa Windy pembawa sial buat mama" ucap Windy berlinang airmata
"Windy kamu gak boleh ngomong gitu, tidak ada anak pembawa sial, anak itu anugerah, mungkin itu yang terbaik untuk mama" ucap Cris
"Windy sayang mama pa, Windy butuh mama, Windy rela ngelakuin apa pun demi kesembuhan mama, tapi mama bohongin Windy pa, mama bohong, mama janji lihat Windy sukses, tapi mama ninggalin Windy" tangis Windy
"Windy, papa juga sedih mama ninggalin kita, tapi papa lebih sedih lagi melihat kamu seperti ini " ucap Cris
"maafin Windy pa, tapi Windy belum bisa ikhlasin mama" ucap Windy di pelukan papanya
"sebelum mama pergi, mama meninggalkan pesan buat kamu" ucap Cris
"apa pesan mama pa" ucap Windy
"kamu putar ini" ucap Cris memberikan sebuah plyasdisc
__ADS_1
Windy pun memutar video tersebut