
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
Beberapa hari telah berlalu, mereka menjalani hari harinya penuh kebahagiaan.
"menyenangkan juga ya punya anak, selalu ada hiburan " ucap Alva
"iya iya dong, apalagi anaknya kaya tumuke, ganteng, pinter, iya kan nak emmβ¦..mmm" geram Windy
"halo anak papa, makin gemuk iya kamu " ucap Alva mencium putranya
"iya dong papa" ucap Windy mewakili putranya
"sayangnya papa, titip mama iya, papa mau pigi kerja, cari uang buat tumuke" ucap Alva mencium putranya
"iya papa, ati ati papa " ucap Windy menirukan suara bayi
"sayang aku pamit iya " ucap Alva mencium bibir istrinya sekilas
"iya sayang, hati hati " ucap Windy
"kamu juga hati hati di rumah, jika ada apa apa langsung telfon aku iya" ucap Alva
"iya sayang " ucap Windy
Dia membawa putranya masuk setelah suaminya pergi
π·π·π·
Alva mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang , saat menuju parkiran dia seperti melihat orang yang dia kenal
Dia turun dari mobil, berjalan lurus masuk kantor, seorang wanita berjalan dari arah yang berlawanan, wanita itu sedikit mempercepat langkahnya
πdia lagi, apa maunya dia π
Alva terus berjalan, dan
Braak
Wanita itu menabrak seseorang, bukan Alva tapi laki laki lain.
πrasain, kamu pikir aku gak tau π Alva membatin
Ternyata Alva menggunakan spy cam,jadi dia tau kalau wanita itu sengaja ingin menabraknya. Saat wanita itu dekat dengan nya, dia bergeser ke samping, kebetulan ada pria lain di belakangnya
Dia terus berjalan tanpa mempedulikan wanita itu
"sial, lagi lagi aku gagal, sepertinya sangat sulit mendekatinya " ucap wanita itu
Dertttt Dertttt
"halo pa" ucap wanita itu
"gimana" ucap dari sebrang
"aku gagal, sepertinya dia tau,aku ingin menabraknya" ucap wanita itu
"kamu bisa kerja atau gak sih " bentak dari sebrang
"aku gak tau, dia melihatku"
"dasar gak berguna "
"aku udah berusaha pa, dia sangat sulit di dekati"
"baiklah, kamu kembali sekarang, aku akan mengirim adikmu ke sana
"baik pa"
π·π·π·
Windy sedang memandikan tumuke, walaupun belum mahir dia tetap berusaha, dia tidak mau minta bantuan babysitter
Semenjak kelahiran tumuke, Rosa selalu bermain ke rumahnya
"Win awas jatuh tumukenya " ucap Rosa khawatir
"gak Ros, aku memegangnya" ucap Windy
Rosa membatu Windy memandikan BOON, dia takut BOON jatuh dari tangan Windy
Ooooeeee Oooeee
__ADS_1
"cup cup sayang, gak boleh nangis, jagoan mama harus mandi, biar seger, harum" ucap Windy
"anak cowok gak boleh nangis kalo mandi " ucap Rosa
"udah siap,sekarang pakai handuk " ucap Windy
Rosa memberikan handuknya
"sini aku bantu" ucap Rosa mengoleskan minyak telon keseluruh tubuh tumuke. Sudah menjadi kebiasaan mereka memandikan tumuke bersama sama
Hoooeeekkk Hoooeeekkk
Rosa tiba tiba muntah
"kamu kenapa Ros " ucap Windy
"gak tau,mual banget ,mungkin masuk angin, soalnya begadang terus " ucap Rosa
"jangan jangan kamu hamil Ros" ucap Windy
"hamil??? Apa iya Win " kaget Rosa
"apa kamu telat? " tanya Windy
"mmm iya sih, bulan lalu aku gak haid" ucap Rosa
"pasti kamu hamil, Ros, ahhh akhirnya " ucap Windy senang
"jangan kasih harapan palsu Win, nanti aku kecewa " ucap Rosa
"aku yakin Ros, kamu pasti hamil" ucap Windy yakin
"semoga aja, aku udah gak sabar pengen kasih anak sama mas Gilbran " harap Rosa
"bi, bi Sumi " panggil Windy
"iya non, ada apa " ucap bi Sumi
"bi belikan test pack 2 iya " ucap Windy
"non hamil??? "ucap bi Sumi
"bukan aku bi, tapi Rosa" ucap Windy
"kita belum tau pasti bi, makanya beli test pack dulu, jangan bilang siapa dulu iya bi, kita harus memastikannya dulu" ucap Windy
"baik non"
Setelah 10 menit bi Sumi kembali dengan 2 test pack di tangannya
"ini non test packnya" ucap bi Sumi
Windy mengambil test pack tersebut
"sekarang kamu test, aku yakin kamu hamil " ucap Windy
Rosa masuk kamar mandi, membawa 2 test pack itu, dia mencelupkannya satu persatu , sekitar 10 menit dia keluar
"gimana" tanya Windy
Rosa memberikan kedua test pack itu
"benarkan kamu hamil " ucap Windy senang
"hamil, garisnya kan satu, yang satunya agak samar" ucap Rosa
"kamu udah hamil Ros, kalo garisnya udah dua kaya ini, kamu positif hamil, walaupun yang satunya ini kelihatan sedikit pudar " ucap Windy
"benar Win,aku benaran hamil" tanya Rosa
"iya Ros, kamu benaran hamil, selamat ya " ucap Windy
"makasih ya Allah, mas Gilbran pasti senang dengarnya" ucap Rosa ,dirinya sangat bahagia.
Sudah pasti kan, wanita hamil itu bahagia, hal yang paling indah bagi seorang wanita adalah di saat dirinya bisa hamil
"tentu saja, dia juga merindukan hal itu " ucap Windy
"aku harus kasih tau mas Gilbran " ucap Rosa mengambil hp nya
"eit tunggu, kita buat suprise" ucap Windy
__ADS_1
"suprise" bingung Rosa
"iya suprise, kamu tetap disini sampai suami kamu kembali " ucap Windy
"benar juga, aku kok gak kepikiran iya " ucap Rosa
π·π·π·
Alva duduk di kursi kebesarannya, dia sibuk dengan laptop di depannya
Ceklek
Cyano masuk tanpa mengetok pintu terlebih dahulu
"apa kamu ada waktu " ucap Cyano
"ah papa, bikin kaget aja " ucap Alva yang tidak menyadari kedatangan papanya, sangking fokusnya.
"jangan terlalu fokus, sesibuk apapun kita , tetap harus memperhatikan sekitar,kalo seandainya papa orang jahat gimana" ucap Cyano
"maaf pa, aku memang sedikit ceroboh " ucap Alva
"apa masih lama " tanya Cyano
"bentar lagi pa, tinggal dikit lagi " ucap Alva melanjutkan pekerjaannya
Sekitar 5 menit, Alva selesai dengan laptopnya
"papa mau ngomong apa " tanya Alva setelah menutup laptopnya
"apa kamu bertemu dengan wanita itu lagi" ucap Cyano
"iya pa, tapi aku kerjain dia " ucap Alva dengan senyum mengejek
"maksudnya " tanya Cyano
"dia ingin cari perhatian sama ku, saat dia ingin menabrakku, aku pindah ke samping, dan,,, alhasil dia menabrak pria di belakang ku " ucap Alva senang
"kau tak mengenalnya" ucap Cyano
"gak pa, lagian buat apa aku mengenalnya" ucap Alva
πjadi Alva benar benar lupa sama dia, baguslah setidaknya dia akan kesulitan mendekati anakku π
"apa papa mengenalnya ?" tanya Alva
"tidak, tapi aku yakin dia mengincar kamu " ucap Cyano
"percuma dia mengejar ku, waktunya hanya terbuang sia sia " ucap Alva
"kau harus selalu waspada, aku takut dia menyakiti mu" ucap Alva
"iya pa, aku sudah meminta orang orang ku menjaga ku ,mereka mengawasi ku dari jarak jauh " ucap Alva
"jangan terlalu jauh, mereka bisa telat menolong mu" ucap Cyano
"iya pa, aku tau " ucap Alva
Toktoktok
"Masuk "
Gilbran masuk dengan sejumlah foto di tangannya
"tuan, maaf mengganggu " ucap Gilbran
"ada apa?? " tanya Alva
"ini ada beberapa foto wanita tadi tuan" ucap Gilbran
Cyano menerima foto itu ,dan mereka melihatnya satu persatu
"foto siapa ini " tanya Cyano
"ini wanita yang mencoba mendekatiku pa" ucap Alva
"lalu yang di restoran waktu itu " ucap Cyano
"dia yang menabrak istri ku " ucap Alva
"jadi ada dua wanita yang berbeda " ucap Cyano
__ADS_1
"iya tuan " ucap Gilbran
πada apa sebenarnya, siapa mereka