
Di halaman belakang rumah yang sedikit gelap dan sepi.Theo merenungi kelakuan dan perbuatanya selama ini.Kenapa dia tetap tidak bisa merasakan bahagia meskipun telah melakukan hal yang dia inginkan?Hatinya tetap terasa kosong juga hampa.
Mungkinkah karena dia tidak bisa mendapatkan hati Inggrid?Rupanya Theo telah benar benar jatuh cinta pada wanita itu.Dia telah dibuat gila oleh Inggrid secara tidak langsung,dia merasa hidupnya hancur dan tidak berdaya.
Meskipun begitu,dia tidak bisa hidup tanpa Inggrid.Bagaimanapun caranya,Theo harus bisa mendapatkan Inggrid kembali.
Tiba tiba,Theo merasa dadanya sesak.Dia rindu pada Inggrid dan rindunya itu tidak bisa ditahan lagi.Theo bangkit dari duduknya,dia langsung pergi menuju rumah inggrid dengan menaiki mobil kesayangannya.
Ditengah jalan,Theo melihat seorang wanita sedang diganggu oleh segerombolan pria mabuk.Ternyata,wanita itu adalah Inggrid.Theo langsung menepikan mobilnya,dia turun dari mobil dan mencoba membantu Inggrid dari gangguan pria pria jahat itu.
Theo menarik inggrid,dia menyembunyikan Inggrid dibelakang punggungnya.Tangan Inggrid gemetaran,Theo tau kalau wanita itu sedang ketakutan.
"Inggrid,kamu tidak apa apa?"Tanya Theo.Inggrid menggeleng gelengkan kepalanya.
"Permisi mas,tolong jangan ganggu istriku,"ucap Theo dengan nada pelan.
"Istri?Jangan mengaku ngaku kamu!"Bentak salah seorang pria itu.
"Dia memang istriku,dan saat ini dia sedang hamil muda.Tindakan kalian tadi bisa membuatnya terjatuh dan mengakibatkan keguguran,"Theo berbohong lagi.
Pria pria itu saling bertatapan satu sama lain.Mereka mempercayai kebohongan Theo begitu saja,sepertinya hanya badan mereka saja yang besar tapi otak mereka bodoh.
Salah satu dari mereka mengajak rombongannya pergi,mereka tidak mau berurusan dengan wanita hamil.
"Terimakasih,kamu sudah menolongku,"ucap Inggrid.
"Sama sama.Ayo masuk kedalam mobil,biar aku mengantar kamu pulang,"ajak Theo.Inggrid mengangguk,dia bersedia pulang diantar oleh Theo.
Didalam mobil,diam diam Inggrid mengamati Theo.Pria itu sedikit berubah,biasanya dia pasti akan langsung menghajar orang orang yang membuatnya merasa tidak nyaman.Tapi kali ini,dia malah mengajak pria pria mabuk itu bernegosiasi terlebih dahulu.
"Theo,kenapa kamu tidak langsung menghajar mereka?"
"Kakiku belum sembuh betul,aku pasti akan kalah.Apa lagi jumlah mereka banyak,"Theo tersenyum kecil.
__ADS_1
"Ngomong ngomong,kenapa kamu bisa diganggu oleh mereka?"
"Mobilku ada di bengkel,aku sedang menunggu taxi lewat tadi.Tiba tiba saja mereka menghampiri aku dan menggodaku,untung saja kamu datang,"
Theo merasa senang,kali ini Inggrid bersikap sedikit lunak padanya.Tidak ada bentakan,cacian dan makian seperti yang biasa Inggrid berikan padanya.
Mungkin karena Theo sudah menolongnya,Theo sudah melakukan hal yang sudah menyelamatkan jiwa dan raganya.Theo harus memanfaatkan hal ini untuk kembali menarik simpati Inggrid lagi.
"Inggrid,aku benar benar menyesal karena telah bersikap buruk padamu.Aku melakukan hal itu karena aku terlalu mencintai kamu,aku tidak mau kehilangan kamu,"mata Theo berkaca kaca.
Entah mengapa saat itu,Inggrid bisa merasakan ketulusan dari pria posesif itu.Hati Inggrid sedikit luluh,dia merasa perlu memberikan kesempatan kedua pada Theo.
"Mari kita berteman,kita mulai semuanya dari awal.Tapi berjanjilah padaku,jangan melakukan tindak kekerasan padaku lagi,"
"Aku berjanji,aku tidak akan melakukan tindak kekerasan lagi.Aku juga tidak akan bermain dengan wanita lain,"
"Soal wanita lain aku tidak peduli,lagi pula kita kan hanya berteman bukan balikan."
***
Tiba dirumah,Inggrid turun dari mobil Theo.Sementara Theo langsung pergi dari rumah itu.
Rini mengintip dari celah gorden,dia merasa sedikit syok saat melihat putrinya pulang diantar oleh pria br*ngsek itu.
Ceklek,,,
Inggrid membuka pintu,Rini langsung menyambut dengan wajah cemberut dan dahi yang mengkerut.Inggrid bingung,apa yang sedang terjadi dengan wanita paruh baya itu.
"Inggrid,kenapa kamu bisa pulang diantar Theo?Jangan jangan,kamu balikan lagi sama dia?"Rini menatap penuh selidik.
"Tadi aku diganggu preman dijalan,Theo menolongku dan mengantar aku pulang.Aku tidak balikan dengan Theo lagi,"jelas Inggrid.Dia ingin menepis tuduhan Ibunya yang tidak mendasar itu.
"Hati hati padanya,dia pandai merayu lawan jenis.Jagan sampai kamu termakan oleh mulut manis pria itu,"Rini memberi sebuah nasehat.
__ADS_1
"Iya Ma,Inggrid ngerti kok."
Inggrid masuk kedalam kamarnya,dia mencoba melarikan diri dari tatapan menyelidik sang Mama.
Inggrid jatuh hati pada Theo lagi?Itu tidak mungkin,kecuali ada bintang jatuh dan mendarat tepat di negara itu.
***
Theo terus terbayang bayang wajah Inggrid.Pertemuanya waktu itu menyebabkan gejolak asmara dihatinya meningkat dan dia sampai tidak bisa tidur.Pesona Inggrid jauh lebih keluar dari sebelumnya,dia juga terlihat lebih cantik dan seksi.
Ayah Theo keluar dari ruang pribadinya,dia memergoki putra semata wayangnya tengah melamun memikirkan sesuatu.Akhir akhir ini pria itu memang lebih sering melamun,apa lagi penyebabnya kalau bukan Inggrid.
"Theo,kamu ini sebenarnya punya masalah apa?Kenapa kamu jadi sering melamun tidak jelas?"Pria itu memasang wajah penasaran.Dia ikut pusing kalau putranya sedang pusing.
"Aku memikirkan Inggrid Yah,sepertinya aku telah termakan oleh omonganku sendiri,"tutur Theo serius.
"Apa maksud kamu?Ayah tidak paham,"
"Aku benar benar jatuh hati pada Inggrid,aku merasa tidak bisa hidup tanpanya,"Theo terlihat serius saat mengatakan hal itu.
"Kalau begitu,ayo kita pergi kerumahnya.Ayah akan melamar dia untuk kamu,"ajak pria itu.Dia ingin mengembalikan keceriaan putranya lagi dan membuat hatinya senang.
"Jangan sekarang Ayah,dia baru saja mau menjalin hubungan pertemanan denganku.Kita tunggu sebentar lagi sampai Theo berhasil mendapatkan hati Inggrid lagi,"ucap Theo.
"Okelah kalau begitu,Ayah ikut apa katamu saja,"pria itu pasrah pada kehendak anaknya.
Theo membayangkan jika dia berhasil mendapatkan hati Inggrid,mereka akan menikah ditempat yang megah dan mengadakan pesta mewah.Dia juga akan mengajak Inggrid pergi berbulan madu keluar negri,memberikan dia hadiah mahal dan berkualitas.
Dia akan memperlakukan Inggrid seperti seorang putri,hingga dia merasa telah menjadi wanita paling beruntung didunia ini.
"Inggrid,bukalah hatimu untukku.Akan aku buktikan kalau aku sudah berubah.Aku yang sekarang,tidak seperti aku yang dulu."Ucap Theo dalam hati.
Ada desir cinta didalam hati Theo,terasa menunjukkan seperti oase di padang pasir.Dia terus berdoa didalam hati,semoga dia bisa mendapatkan hati Inggrid kembali.
__ADS_1