
wuxi mengajak chen menuju guru penari, wuxi mencoba guru penari itu untuk memasukan chen. " pangeran, ada perlu apa anda kemari biar saya bantu ?" tanya guru penari tersebut. " saya kemari ingin memohon agar kau mengajari temanku temanku chen " jawab wuxi. "baik pangeran, akan saya lakasanakan" ucap guru penari tersebut. " kakak aku, aku tidak bisa " ucap chen dengan ragu. " iya, kakak yakin kamu bisa, sebagai teman kita harus saling percaya, kakak percaya kamu bisa " . " baik kakak, tapi kakak kau harus cepat kembali " ucap chen. " kakak janji kakak akan secepatnya kembali karena kakak ingin melihat tarian teman kakak dan satu lagi kakak akan selalu mengirimu surat tujuh hari sekali padamu tapi kau harus membalasnya, janji " ucap wuxi. " chen janji, chen juga ingin melihat perkembangan teman chen, dan... " ucap chen. " dan apa? " tanya wuxi. " chen ingin melihat sosok teman chen yang sudah besar karena chen sangat sangat penasaran " jawab chen. " kakak juga penasaran seperti apa teman kakak ketika dia besar, dan satu lagi, kakak mohon setiap dalam perpisahan kita kau akan memanggilku dengan namaku " ucap wuxi. " baik kakak namun itu hanya sekali hari ini saja tidak akan ada perpisahan lagi , wuxi " ucap chen. " terima kasih chen, kakak harap nama itu kau sebut hanya satu kali hari ini saja, kalau begitu kakak pamit dulu, kau harus menjaga dirimu " ucap chen. " ya wuxi kau juga harus menjaga dirimu dengan baik, aku tidak mau temanku kenapa - napa " jawab chen. lalu wuxi pun pergi dengan gurunya untuk berlatih di sekolah kesatria kerajaan.
__ADS_1
satu minggu kemudian, ketika ning chen berlatih ia mendapatkan surat dari seseorang. " nona chen anda mendapat surat dari sekolah ksatria " ucap pengantar surat kerajaan tersebut, " baiklah, terimakasih paman " ucap ning chen. pengawal surat itu pun pergi. " apa yang di tulis kakak?, aku sangat penasaran, tapi....aku sedang berlatih menari, nanti saja aku buka, ketika selesai " ucap ning chen dalam hati, ia pun menyimpanya di dalam brangkas pribadinya dan melanjutkan lantihannya.setelah selesai belatih iapun mengambil surat itu dan bergegas menuju kamarnya.
__ADS_1
" untuk temanku, ning chen. apa kabar teman, aku sangat merindukanmu, sekarang kemampuanku berkembang setelah aku pulang aku pasti akan mengalahkanmu, bagaimana denganmu apa kau berlatih dengan keras, kau pasti akan menari dengan sangat indah, ingat setelah aku pulang kau harus menunjukan tarianmu padaku, dan aku akan berlatih pedang denganmu saat aku kembali, dan akan mengalahkanmu, oh ya ngomong ngomong, apa kau terbiasa disana tanpa aku , karena aku tidak terbiasa tanpa kau tapi, aku sekarang memiliki dua teman, tentu saja pria, namanya shuzu dan xhizu mereka sangat baik jika kau melihat mereka, dan keterampilan berpedang mereka bahkan lebih bagus dari pada aku tapi tenang saja aku pasti akan mengalahkan mereka, tapi jika aku menceritakannya itu tidak akan bisa kau mengerti, mereka bilang sebelum mereka kembali, mereka akan ke kerajaan Song Quai, baiklah, guru memanggilku, aku harus berlatih, sampai jumpa!, tentu saja kau jangan lupa jawablah suratku, aku akan menuggu suratmu, sampai jumpa, aku menyayangimu, aku rindu padamu, sangat sangat rindu, baiklah sampai jumpa" setelah membaca surat itu ning chen tertawa dan menjawabnya
__ADS_1