
Cerita ini menceritakan tentang kehidupan seorang laki laki berumur 22 tahun yg hidup dengan kesendiriannya. Bukan berarti dia tidak memiliki teman ataupun saudara disampingnya. Sejak kepergian orang tuanya yang meninggal karena kecelakaan, dia hidup bersama neneknya di Australia. Diana itulah nama neneknya....Diana Atmaja.
Dia ikut neneknya sejak berumur 5 tahun, saat berumur sekecil itu dia sudah menjadi anak yatim piatu, tetapi Tuhan masih baik padanya. Walaupun dia yatim piatu tetapi orang tuanya meninggalkan harta berlimpah dan juga perusahaan besar yg dikelola oleh kepercayaan papanya, Om Rizal.
Bukan kesalahan dia jika tidak ada teman ataupun saudara disampingnya, melainkan mereka sendiri yang membuat dia tak ingin ada orang lain di sampingnya selain neneknya, dan juga 2 sahabat masa kecilnya ... Samuel dan Tomi. Mereka adalah anak dari Om Rizal. Mereka sering diajak oleh Om Rizal kerumah. Selain mereka, Ricky tidak pernah dekat dengan orang lain. Kehidupannya jauh dari kata bahagia karena dia tidak bisa merasakan kasih sayang orang tuanya, walaupun dia hidup tanpa kekurangan apapun.
__ADS_1
Ricky......Ricky Atmaja. itulah nama yg diberikan oleh orang tuanya. Dia hidup seorang diri di sebuah rumah bertingkat 2 yang jauh dari pemukiman penduduk. Sejak dia memutuskan untuk kembali ke Indonesia, juga hanya ada 2 pelayan dirumah itu. Itupun karena neneknya yang memaksa.
Semua itu akan berubah saat hadir seorang gadis bernama Rosa. pertemuan mereka tanpa disengaja. Rosa gadis kampung yg merantau ke Jakarta untuk mencari pekerjaan, dia dijanjikan pekerjaan oleh tetangganya. dikampung dia hidup dengan seorang adik perempuan dan juga orang tuanya. kehidupannya jauh dari kata kecukupan tetapi mereka keluarga yang bahagia.
Ricky yg mengemudi dengan kecepatan tinggi sehingga tidak dapat menguasai mobilnya saat tiba tiba ada wanita tua yang akan menyeberang jalan tanpa menoleh kanan kiri. sekuat tenaga Ricky berusaha mengerem dan mencoba untuk menghindari nenek tersebut. Akhirnya terjadilah kecelakaan, dan tak jauh dari situ Rosa yg sedang duduk istirahat ditepi jalan karena kelelahan berjalan menyaksikan kecelakaan tersebut.
__ADS_1
Keberuntungan masih berpihak pada mereka, sebentar kemudian muncul sebuah mikrolet
dengan cepat Rosa menghentikan mikrolet tersebut lalu meminta bantuan sopir mikrolet tersebut untuk mengangkat Ricky ke dalam mikrolet. dengan cepat Abang mikrolet membawa mereka ke rumah sakit terdekat.
Entah karena lugu atau bodoh, Rosa tidak berpikir klo dia pun tidak mempunyai uang yang cukup untuk membayar rumah sakit. jangan kan untuk membayar rumah sakit, untuk membayar mikrolet saja dia tidak punya uang. beruntung Abang mikrolet sabar dan menerima semuanya.
__ADS_1
Rosa hanya bisa menunggu di kursi yang telah disediakan diruang tunggu diseberang pintu kamar operasi. Seharusnya dia cepat cepat pergi dari rumah sakit, namun pihak rumah sakit melarang dia meninggalkan tempat itu sampai keluarga korban hadir di rumah sakit. bagaimana cara Rosa menghubungi keluarga orang itu, bahkan nama laki laki itu saja dia tidak tahu.
Akhirnya pintu ruang operasi terbuka, muncul seorang perawat yg menghampiri Rosa untuk mencari donor darah karena korban kehilangan banyak darah. mau tidak mau akhirnya Rosa menawarkan darahnya untuk diambil. akhirnya mengalirlah darah Rosa ketubuh Ricky.