Ricky Vs Rosa

Ricky Vs Rosa
35. Catatan hati


__ADS_3

Semua berjalan dengan indah. Kesendirian itu perlahan-lahan mulai sirna. Kebahagiaan mulai tercipta. Rumah yang dulu seperti rumah hantu, sekarang terasa hidup dan ceria.


Halaman depan dan belakang menjadi indah dan segar dipandang. Aneka bunga menempati taman di halaman depan dan belakang. Karena Rosa suka menanam bunga, akhirnya dengan persetujuan Ricky maka tumbuhlah bunga-bunga itu di taman dengan indah.


Jika Ricky berangkat kekantor, Rosa menyibukkan diri dengan bercocok tanam. Pak Harun juga menyukai kesibukan Rosa di taman. Maka pak Harun sering membantu Rosa merawat bunga-bunga itu.


Bik Mina masih dikampungnya. Hanya pak Harun yang kembali bekerja.


"Rumah ini sekarang terlihat lebih hidup berkat nak Rosa". ucap pak Harun sambil menyiapkan tanah untuk menanam bunga di pot.


"Terima kasih pak" balas Rosa dengan tersenyum.


"Sejak ada nak Rosa, tuan muda terlihat bahagia. Tidak seperti dulu".


"Iya pak. Aku juga senang melihatnya. Dia sebenarnya orang yang baik".


"Sangat baik malahan....hanya saja dia dulu belum bisa menerima kepergian orang tuanya".


"Iya pak".


Mereka melanjutkan pekerjaan nya hingga selesai. Kemudian pindah ke taman belakang.


*****


"Ric ....sebentar lagi rapat di mulai".


"Kamu saja yang hadir seperti biasanya".


"Loh...kok gitu".


"Biasanya kan kamu juga yang hadir. Aku percaya sama kamu Sam".


"Sekarang kamu sudah sering kekantor Ric, alangkah baiknya kamu sekarang lebih sering mengikuti rapat".


"Sudah lah.....Aku membantu mu saja disini".


"Kamu pemilik perusahaan ini Ric, bukan aku".


"Kamu juga pemiliknya Sam. Stop bicara yang tidak penting".


"Dasar".


"Mana buku novel yang kemarin. Aku mau lihat".


"Ada di laci samping kiri"


Ricky mencoba mencari buku itu.


Tok...tok ..tok

__ADS_1


"Masuk" kata Samuel


Sebentar kemudian sekretaris itu masuk.


"Siang pak, Rapat akan segera di mulai".


"Baiklah ... aku segera kesana"


"Baik....permisi pak".


Pintu itu telah tertutup kembali.


Samuel beranjak dari tempat duduknya. bersiap meninggalkan Ricky yang sibuk membaca novel di sofa.


"Ric...aku tinggal dulu".


"Heeemmmm......Good luck Sam". ucap Ricky tanpa memindahkan pandangan matanya dari novel yang dia baca.


Samuel segera meninggalkan kantor.


Ricky masih sibuk membaca novelnya.


Sebentar kemudian dia mulai bosan.


Seharusnya tadi aku dirumah saja dengan rosa.' batin ricky


Ricky keliling melihat buku-buku yang tertata rapi di rak samping. mencari-cari buku yang kiranya bisa menghilangkan rasa bosannya


Direbahkan tubuhnya dikursi yang sering di duduki Samuel.


Membolak balik buku yang diatas meja.


Bruuukkk......


tanpa sengaja siku Ricky menyenggol buku bersampul coklat hingga jatuh ke lantai.


Terlihat ujung lembar foto muncul di sudut buku.


Dibukanya buku itu


Rosa....kenapa ada foto Rosa disini' batin ricky.


Belum sampai Ricky mengembalikan posisi foto Rosa ketempat semula. Mata Ricky menatap tajam pada tulisan yang ada di buku itu.


Dibacanya dengan perlahan-lahan.


Jantungnya berdebaran saat ricky mulai membaca kata demi kata tulisan itu.


Ya.....Ricky tiba-tiba merasa kan sakit di kepalanya.

__ADS_1


Samuel....ya.... Samuel ternyata menyimpan rasa terpendam terhadap Rosa.


Dan Ricky tidak pernah menyadari itu.


pikiran Ricky menerawang jauh.


Apa yang harus aku lakukan saat ini. Samuel sangat berarti bagiku seperti halnya Rosa bagiku.


Namun Samuel maupun keluarganya sudah banyak berkorban untuk ku.


Dia keluarga ku sejak kecil. Lalu bagaimana dengan Rosa??


Apakah aku egois jika aku ingin memiliki Rosa??


Jika aku memilih Rosa lalu bagaimana dengan Samuel??


Rosa hanyalah gadis yang baru kemarin aku kenal.


Rosa akan lebih bahagia jika bersama Samuel


ya......dia akan lebih bahagia jika bersamanya


Tapi bagaimana dengan ku??


Pertanyaan itu semakin bergelut didalam pikiran Ricky.


Tanpa menunggu Samuel kembali, Ricky memilih untuk meninggalkan ruangan itu.


Ricky melajukan kendaraannya tanpa tentu arah. Dia masih enggan untuk pulang kerumah.


Bagaimana dia akan bertemu Rosa nanti.


Sampai sekian lama berputar-putar, akhirnya Ricky memutuskan untuk singgah ke apartemennya.


Sudah lama dia tidak datang ke tempat pengasingannya dulu.


Setelah sampai dia lsngsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang.


Dia hanya ingin beristirahat. Siapa tahu setelah tidur nanti dia akan mendapatkan jawaban atas semuanya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Happy reading❤️


__ADS_2