
"Kenapa??"
"Tidak apa-apa.....Agar aku bisa menjauhinya sedikit demi sedikit. Karena aku merasa dia sudah menemukan jalan hidupnya, sudah saatnya aku pergi".
"Ca......Apa kamu yakin?"
"Sangat yakin".
"Ricky berubah karena mu.....bagaimana jika kamu pergi darinya??".
"Dia pasti bisa. Aku hanyalah teman baginya. Seperti aku dengan mu Sam. Aku tidak ingin menjadi orang yang berharap dengan hal yang mustahil. Aku sangat berharap kamu mau membantuku Sam".
"Baiklah......karna kita sahabat. Jangan pernah sungkan untuk mengatakan segala kesulitan mu padaku. Janji??"
" Janji" kata Rosa dengan menyambut tangan Samuel.
"Terima kasih Sam. Maaf aku mengecewakanmu".
" Hey.......tidak ada kata seperti itu didalam persahabatan. Aku akan senantiasa melakukan apapun agar kamu bisa bahagia".
Rosa merasa lega dengan jawaban Samuel. Lega karena apa yang ditakutkannya tidak menjadi kenyataan.
"Terima kasih Tuhan....engkau telah memberikan aku orang-orang yang baik di sekitarku".....Doa Rosa dalam hati.
__ADS_1
"Mungkin saat ini aku masih belum mendapatkan cintamu ca .... tapi aku akan berusaha mendapatkannya. Jika kamu jodohku, kita pasti bersama"....Doa Samuel dalam hati.
*****
Didalam pikiran Ricky, Rosa saat ini sangat bahagia telah jadian dengan Samuel. Ricky melihatnya di layar ponsel Rosa dan Samuel. Mereka dengan kompak memasang foto mereka bersama di layar ponselnya.
Mereka sengaja memasangnya untuk lebih menyakinkan kalo mereka sudah meresmikan hubungan mereka untuk menjadi sepasang kekasih. Dan Ricky tidak tahu apa yang ada dibalik itu semua.
Setelah menyiram tanaman di taman belakang, Rosa hendak mencari pak Harun untuk menanyakan uang belanja yang disampaikannya kemarin.
Tanpa sengaja Rosa mendengar suara pak Harun dan Ricky di ruangan membaca. Tempat kesayangan Ricky menghabiskan waktu siang hari.
"Kemarin nak Rosa menyampaikan ini ke saya nak Ricky".
"Iya nak Ricky....uang ini akan segera saya berikan ke nak Rosa".
"Bilang ke dia tidak usah membeli bahan makanan yang berlebihan. Mulai besok aku akan jarang makan dirumah. Jadi belanja yang penting saja. Suruh dia berangkat naik taxi, aku tidak bisa mengantarkan. Atau suruh saja dia pergi dengan kekasihnya".
" iya nak Ricky....akan saya sampaikan".
"Satu lagi pak....Tolong ingatkan dia, sebentar lagi dia kembali ke cafe. Usahakan jangan sampai ada barang dia yang tertinggal disini".
"Baik nak Ricky.....saya pamit undur diri".
__ADS_1
"Iya pak".
Rasa cemburu yang dirasakan Ricky mengalahkan logikanya. Dia merasa ingin marah tapi tidak bisa. Hal yang ingin disampaikannya adalah....Kenapa kamu menerima cinta Sam dengan begitu mudahnya.
Rosa dapat mendengar dengan jelas apa yang disampaikan Ricky kepada pak Harun. Rosa merasa emosi didalam dirinya seakan ingin meledak seperti bom waktu.
Pak Harun sangat terkejut saat malihat Rosa sudah berdiri dengan tegak di samping pintu. Pak Harun merasakan aura yang menakutkan di dalam tatapan matanya Rosa.
"Ini uang belanjanya nak Rosa, kata nak Ricky...." Belum sampai pak Harun mengatakan semuanya, sudah di potong oleh Rosa.
"Pak Harun tidak perlu menjelaskan lagi. Aku sudah mendengar semuanya pak".
"Tapi nak.....jangan kamu masukkan dalam hati setiap kata-kata nak Ricky. Dia hanya terbawa emosi. mungkin pekerjaan nya sangat banyak....."
Pak Harun tidak perlu takut. Aku baik-baik saja. Aku akan melakukan semua perintahnya. Aku juga memang akan pergi dari sini ini.
.
.
.
.
__ADS_1
.Happy reading❤️