Ricky Vs Rosa

Ricky Vs Rosa
3. Kejujuran


__ADS_3

Setelah berjalan sekitar lima menit akhirnya kita sampai dikantin yang dikatakannya tadi.


"Kamu mau makan apa??" kata samuel.


"Terserah...." kataku


" Apa kamu masih takut??" katanya lagi


"Tidak."


"Okelah klo begitu". katanya lagi dengan senyum tak pernah luput dari bibirnya


Akhirnya dia memanggil pelayan. memesan makanan dan minuman untukku dan untuknya. Entah lah apa yang dia pesan, aku hanya pasrah penting aku akhirnya bisa makan, kataku dalam hati.


"Kamu tadi belum menjawab pertanyaan ku. Dimana rumah mu??"


" Rumah ku jauh."


"Sejauh apa?? apa kita harus naik pesawat, kapal atau jetz?? " kata Samuel lagi.


" Tidak...tidak."


"Lalu......???"


" Aku dari kota Surabaya, aku datang ke Jakarta karena tetanggaku menjanjikan pekerjaan disini."


"Trus??"


" Dia bilang akan menunggu ku di terminal, tapi aku menunggu lama tidak ketemu dengannya."


"Kamu tau alamat rumahnya??".


"iya.....tadi aku sudah mencarinya hingga uangku habis untuk membayar tukang ojek. Dan ternyata alamat itu palsu". kataku


"ya Tuhan. lalu apa yang akan kamu lakukan sekarang??"


" Aku tidak tau".


Sejenak kemudian kita sama-sama terdiam. Akhirnya pelayan itu datang membawa makanan dan minuman yang telah Samuel pesan tadi.

__ADS_1


" Makanlah.....jika masih kurang bilang saja padaku. aku akan memesannya lagi".


"Terima kasih."


Terima kasih ya Tuhan, engkau masih mempertemukan aku dengan orang baik, kataku dalam hati.


Samuel tetap terdiam dan menyaksikan aku makan, sesekali aku melihat dia menatapku sambil tersenyum. Aku tetap fokus menghabiskan makanan ku, bisa kalian bayangkan bagaimana rasanya sehari perut belum kemasukan apapun. jangan kan makanan, minuman pun aku belum meneguknya.


" Tambah lagi ca??" tanya Samuel


" Tidak. perutku sudah kenyang. terima kasih". kataku.


" Sungguh??" tanya Samuel untuk memastikan


" iya."


" Boleh aku bertanya lagi ca??" Samuel


" Boleh." kataku


" Apa yang membuat mu sampai nekad datang ke sini untuk mencari pekerjaan??" selidiknya


" Berapa hutang yang harus dibayar??"


"50 juta."


"aku akan memberikan mu uang untuk membayar hutang mu. Dan juga akan membelikan mu tiket untuk pulang ke Surabaya." kata Samuel


"Jangan."


"Aku tidak pernah diajarkan oleh orang tuaku untuk meminta-minta. aku masih punya badan sehat, aku masih muda, dan aku masih kuat untuk bekerja".


"Lalu....."


"Apa yang akan kamu lakukan setelah ini?"


Aku hanya bisa terdiam. benar, apa yang aku lakukan setelah ini.


"Boleh aku meminta bantuan mu sekali lagi?" kataku.

__ADS_1


"katakan."


"Apakah kamu bisa memberikan aku pekerjaan dan aku bisa tinggal dirumah mu." kataku nekad


"Apa??" kata Samuel terkejut.


"Maksud ku.....aku bisa bekerja sebagai pembantumu untuk sementara waktu. nanti aku juga akan mencari pekerjaan ditempat lainnya. jika nanti aku sudah dapat pekerjaan dan tempat tinggal lainnya, aku akan pergi." kataku menjelaskan


Sebenarnya aku juga takut dengan pemikiran ku sendiri. selain aku baru kenal dengan Samuel, tidak baik juga aku tiba-tiba ingin tinggal dirumahnya.


" Sampai kapan kamu akan bekerja di Jakarta?"


" Sampai hutangku lunas, maka aku akan kembali ke kotaku."


Sepertinya dia telah memikirkan kata-kataku


"Aku berani bersumpah. aku tidak punya niat buruk apapun. aku bukan pencuri, aku lahir dan dibesarkan oleh keluargaku dengan ajaran-ajaram yang baik pula."


"Aku tidak bohong. aku janji tidak akan mengecewakanmu". kataku sambil mengangkat tanganku dan membentuk jari 2 untuk menyakinkan Samuel.


"Oke. aku percaya dengan kata-katamu. untuk sementara ini aku akan membawa mu kerumaku." katanya sambil menghembuskan nafas yang berat.


"Apakah permintaan ku sudah keterlaluan. maafkan aku, aku tidak punya pilihan lainnya. Dan aku juga yakin, kamu adalah laki-laki yang baik. Aku akan aman bersamamu, semangat ca...".kataku dalam hati.


"Tapi ini untuk sementara kamu tinggal dirumahku. Besok aku akan membawaku ke cafeku. kamu akan bekerja disana. Dan akan aku suruh pekerjaku menyiapkan kamar untuk tempat tinggalmu.".


"Kamu hanya tinggal sendiri di tempat itu, karena tidak ada yang aku ijinkan tinggal disitu selain kamu." jelasnya.


"Iya, terima kasih." kataku


" Ayo kita kembali keruangan Ricky lagi, setelah itu aku akan membawa mu kerumah ku." ucap Samuel dengan beranjak akan pergi.


.


.


.


.

__ADS_1


Tetap nantikan episode selanjutnya ya, dijamin seru.


__ADS_2