Rili (Tak Ingin Melihatmu, Lagi!)

Rili (Tak Ingin Melihatmu, Lagi!)
Akibat Diluar Batas


__ADS_3

"Zaki!!!!!" panggil Alvin cukup keras saat dia melihat Zaki di dekat toilet. Dia langsung menyergapnya. "Lo ngapain laporin gue ke Pak Soni! Lo mau cari masalah sama gue!!" Alvin bersiap memukul Zaki tapi Rasya datang mencegahnya.


"Alvin udah. Nanti lo kena Pak Soni lagi!!"


Alvin menurunkan kepalan tangannya dan melepas sergapannya.


Zaki justru tersenyum smirk. "O, jadi lo udah tahu kalau yang laporin lo itu gue. Itu baru awal permainan yang lo lakuin sama Rili dan orang tua kalian udah dipanggil. Bagaimana kalau mereka tahu soal kelanjutannya?"


Alvin melebarkan matanya. Apa Zaki tahu yang dilakukan Alvin selanjutnya.


"Lo pikir, lo udah menang dapatin Rili. Salah!" Zaki mengambil ponselnya dan memutar video rekaman Alvin bersama Rili di belakang sekolah tepatnya saat mereka melakukan adegan ciuman panas itu dengan durasi yang lengkap dan sangat jelas.


Kedua pasang mata itu membulat. Sial! Kenapa Alvin tidak menyadari kalau ada yang menguntitnya.


Emosi Alvin semakin meledak. Dia berusaha merebut ponsel Zaki tapi gagal. "Hapus video itu!!!"


"Hapus? Kalau mau gue hapus video ini lo putusin Rili."


"Cih, bisanya lo main kotor."


"Oke, gue kasih waktu lo tiga hari dari sekarang buat putusin Rili. Kalau gak, video ini akan gue viralin dan lo pasti udah tahu apa konsekuensi yang akan lo dapatkan." Zaki kembali menyimpan ponselnya dan dia berbalik pergi.

__ADS_1


"****!!!" umpat Alvin sambil mengacak rambutnya. Dia tidak pernah menyangka apa yang dia lakukan akan berakhir seperti ini. Enak diawal menyesal diakhir. Ya, padahal itu salah satu kalimat Alvin yang pernah dia ucapkan.


Rasya yang sedari tadi menahan emosi kini meluap. Dia dorong Alvin hingga terbentur tembok. Dia maki Alvin di depan wajahnya. "Kurang ajar lo!! Bisa-bisanya lo ciuman sampai seintim itu sama Rili!! Lo benar-benar udah merusak kepercayaan gue!!"


Alvin tak menjawab. Dia tahu ini kesalahannya. Kesalahan yang sangat fatal!!


"Lo tahu konsekuensi apa yang akan lo dan Rili dapat kalau video itu sampai menyebar. Lo dan Rili akan langsung di DO dan mungkin kalian gak akan di terima di sekolah lain. Belum lagi sanksi sosial dari para netizen. Lo tega hancurin hidup Rili!!"


"Gue gak tega Sya!! Gue gak tahu kalau bakal jadi kayak gini!!!" Alvin sangat menyesal. Tapi menyesal juga sudah tidak ada artinya lagi.


"Makanya lo pikir dulu sebelum bertindak! Lo udah bawa Rili dalam masalah besar."


Pikiran Alvin benar-benar sangat kacau. Apa yang harus dia lakukan? Dia sangat tidak ingin memutuskan hubungannya dengan Rili.


"Iya gue salah!! Lo hajar gue aja sekalian."


"Argghh!!" Rasya menghentikan kepalan tangannya tepat di depan wajah Alvin lalu melepaskan sergapannya. Karena percuma juga dia menghajar Alvin. Masalah tidak akan selesai. "Lo putusin aja Rili."


"Gue gak bisa!"


"Terus lo bisa apa! Lo benar-benar mau hidup Rili hancur!"

__ADS_1


Alvin tak menjawab bahkan kini dia beringsut duduk di lantai. Dia sangat menyesal dengan kelakuan bejatnya sendiri.


"Lo pikirin ini baik-baik! Gue gak mau Rili jadi korban!! Lo harus tanggung jawab dengan masalah ini!!" Kemudian Rasya pergi meninggalkan Alvin.


Alvin memukul lantai beberapa kali meluapkan rasa kesalnya. Lebih tepatnya dia kesal dengan dirinya sendiri. Kenapa waktu itu dia tidak bisa menahan dirinya untuk tidak mencium Rili bahkan semakin menggila. Dia justru meminta Rili melakukannya lagi dan lagi. Ternyata sesuatu yang dilakukan diluar batas itu tidak baik. Alvin kini terkena getahnya. Bahkan juga Rili.


"Shits!!!" Alvin terus saja mengumpat.


Aku gak mau kehilangan kamu Rili. Ini salah aku yang udah bawa kamu dalam masalah besar...


💞💞💞


.


.


.


Angel wes angel tuturane...


🤭🤭🤭

__ADS_1


Apa hanya aku yang ingin mengapokkan Alvin. Aku ingin tertawa jahat di atas penderitaan Alvin.. 😏


__ADS_2