
Pagi itu aku tengah bersiap - siap... karena hari ini Papi akan mengajak kami untuk tamasya . Aku mengenakan Kaos lengan panjang dan celana jeans .Ku sisir rambut panjang ku.
"Rin ...Ayo Papi dan Mami sudah menunggu di mobil " ucap mbak Ani memanggilku
"Iyya mbak ...bentar lagi " ucapku tersenyum dan melihatnya dari pantulan cermin.
"Aku duluan ke mobil yaa ... " ucap mbak Ani
"Tunggu mbak ...aku mau nanya bentar " ucapku mencegahnya
"Iyya Rin ...ada apa dek ??" tanya mbak Ani
"Apa mbak ada lihat suratku tercecer ??" tanyaku
"Surat apa Rin ??? surat cinta ya ??? hehehe " tanyanya balik
"Hemmm ...mbak lihat gak ?" ucapku
Mbak Ani menggeleng lalu tersenyum.Aku pun tahu dia tidak mungkin berbohong.
"Mbak ke mobil ya...kamu jangan lama - lama " ucapnya lembut
Aku mengangguk . Segera aku meraih tas ransel mini kesayanganku. Aku pun menutup pintu kamar dan keluar .Mereka telah menungguku.
"Naah ... tuan putri akhirnya muncul juga " ucap Yoga menyindirku
"Yogaaaa " tegur mami mendelikkan matanya ke arah Yoga ....dan yoga nyengir.
"Sudah siap semua yaa... ayo kita berangkat???" ucap Papi
"Iyya Pi ...nanti kesiangan gak enak mandi air panasnya " ucap mami
"Lhoo kita ini mau kemana ???" tanyaku
"Mandi di kolam air panas sayang " jawab papi
"Eehh...aku kan gak tahu berenang " ucapku
"Hemmm ...nanti mbak di kolam baby aja " ledek Yoga
__ADS_1
"Iihhhhh kamu yaa " ucapku melotot
Hahaaha...hahaha....hahaha
Mereka semua tertawa namun aku cemberut.
"Sudah .... sudah ...jangan berantem ... kolam nya ada yang dangkal kok " ucap Mami
"Iyya kolam baby kan Mii...hahaha " ucap Yoga
"Gak lucu tauuu ...." ucapku kesal
Sekitar 30 menitan kami pun tiba ditujuan. Ternyata tempatnya sangat indah .Suasananya sangat sejuk.Kamipun masuk kedalam setelah membayar tiket masuk.
Adekku indra pun ikut dengan duduk di kursi roda. Papiku mendorong kursi rodanya.
"Pii biar aku aja yang jagain indra ...aku tidak mandi " ucapku lirih
"Tidak usah nak ...sana kamu jalan - jalan aja ... kamu liat - liat keatas sana ada air terjun nya .... biar papi dan mami yang temani adekmu Indra " ucap Papi seraya menunjuk kearah atas
"Hhmmm ... okey Pi kalau gitu " ucapku
"Heii ... Karin kamu disini ???" sapanya
Aku terkejut dan menengok ke arah suara yang menegurku. Dia tersenyum padaku. Tubuhnya yang basah sehingga bajunya menjiplak tubuhnya yang atletis dan kekar.
"lho kak Bram ???" tanyaku heran
"Hemmm ... kamu mau kemana ??? " tanya Bram
"Mau keliling - keliling kak ...melihat air terjun " ucapku
"Tidak ada air terjun disini Rin ... diatas cuman ada kolam renang dan penginapannya " ucap Bram
"Masa sih kak ... tidak mungkin ...kata papiku ada air terjunnya " ucapku tidak mau kalah.
"Hahaha... kamu itu tidak percaya banget yaa sama aku ... aku tuh tiap minggu kesini " ucap Bram
"Hemm tidak begitu lhoo kak ... soalnya tadi itu ... papiku ngomong kalau diatas ..." ucapanku terputus karena Bram menarik tanganku .
__ADS_1
"Kaak .... ngapain ....???" tanyaku
"Ikutlah ....aku akan memandu langkahmu hehehe " ucap Bram
Aku mengikuti langkahnya . Dia membawaku naik ke atas . Kami menaiki anak - anak tangga . Tempatnya cukup tinggi . Aku kelelahan namun tidak dengan Bram.
"Lihatlah ... tidak ada air terjunnya kan ???" ucap Bram
Aku hanya mengangguk . Aku masih mengatur nafasku yang terengah - engah .Bram menatapku dan tersenyum .
"Kamu kenapa Rin ...cape ??? hahaha " tanyanya
Aku mengangguk malu .Dan seketika aku merasa tenggorokanku kering .Aku ingin minum.
"Kamu tidak pernah mendaki gunung yaa ??" tanya Bram
"Tidak kak " ucapku lirih seraya ku pegang leherku yang terasa kering
"Hemmm kamu pasti haus ...yuk kesitu pesan minuman " ucapnya
"Tidak usah kak ...pasti papiku udah pesan juga dibawah " ucapku menolak
"Hahaha ....Kariiin kamu itu lucu banget hahaha "
"Lucu kenapa kak " tanyaku
"Yaa lucu jadi kamu itu mau turun kebawah minum ...padahal kita baru aja nyampe diatas... kamu kan belum tau keadaan disini...kali aja bener ada air terjun " ucap Bram senyum
Aku terdiam .Bram benar rasanya aku tidak sanggup jika turun kebawah .Aku masih lelah.
"Ayolah .... aku yang traktir " ucap Bram seraya berlalu meninggalkanku
"Tidak usah kak ..." ucapku mengejarnya.
Kini aku mengikuti langkah Bram yang mendekati resto . Bram menarikkanku kursi . Aku pun duduk dan dia duduk di hadapanku.
NB :
#Mohon Kritik dan Saran
__ADS_1
#Mohon like , vote dan koment