
Aku memasukkan raketku kembali ke dalam tas . Lalu ku raih handuk kecil dan melap keringatku perlahan . Kulihat ke arah kak Verdy yang tengah duduk di ujung seraya meneguk air mineral .
"Karin ... Verdy .... " Panggil Pak Ilham
" Iya pak " Sahutku seraya melangkah ke arah nya dan kak Verdy pun bangkit dari duduknya dan berjalan kearah pak Ilham
"Verdy ... Karin ... selamat ya kalian masuk babak Final dan selamat juga buat Kamu Karin karena Single putri pun lolos Babak final " ucap pak Ilham
"Terima kasih pak " ucap ku dan kak Verdy bersamaan
"Ohh ya ... Ada 3 hari istirahat bertanding ... jadi kalian jangan lengah ya tetap latihan namun jangan sampai kelelahan saat final nanti " ucap pak Ilham
"Pak apa babak final hari mainnya bareng single dan ganda campuran ??"
"Tidak karena duluan ganda baru single " ucap pak Ilham
"Oh Syukurlah pak " ucapku legal
"Kamu pasti bisa Rin " ucap pak Ilham
"Makasih pak " ucapku malu
" Yang terpenting jaga kesehatan ... tetap semangaat ya karin ... Verdy "
" Siap pak " ucap kak Verdy lirih
Aku hanya mengangguk ...pak Ilham tersenyum memamerkan gigi putihnya.
"Ehh Amri sini ..." panggil pak Ilham seraya melambaikan tangannya
" Iya pak " sahut kak Amri
"Selamat ya kamu juga lolos babak final " ucap pak Ilham seraya menepuk pundak kak Amri perlahan .
"Terima kasih pak ... ini juga berkat doa bapak dan teman - teman lainnya " ucap kak Amri
__ADS_1
"Yang paling penting itu adalah itu semangaat dan usaha kalian sendiri ... orang lain kan cuman bisa mendukung aja " ucap pak Ilham
"Ya karina yang paling keren pak ... lolos single putri dan ganda campuran nya ... sedangkan saya dan Verdy ganda campuran gak lolos ke final pak " ucap kak Amri
"Ahh kak Amri ... semua ini juga berkat doa kalian ...dan ada pelatihku yang hebat dibelakang " ucapku lirih
" Cieee ... tapi emang pelatih yang hebat dan ganteng itu termasuk penyemangaat yaa Rin ... " ucap kak Amri seraya menyenggol lengan kak Verdy
Hahahaha .... Aku ,pak Ilham dan kak Amri tertawa . Kak Verdy hanya tersenyum .
" Kalau ganda pria memang banyak saingan jadi memang susah kalau lolos itu sudah rezeki ... tapi kan syukur single pria lolos jadi bisa menebus kekecewaan kalian berdua " Ucap pak Ilham
"Iyya sih pak ... lawan kami kemaren saat di semi final benar - benar kuat kami benar - benar kwalahan menghadapinya " ucap kak Amri dengan roman sedih
"Ya sudah kalian pulang kembali dan istirahat yang cukup jangan begadang . Karena libur 3 hari ... Sehabis latihan kalian bisa jalan - jalan yang terpenting kalian hati - hati jaga diri kalian masing - masing selama diluar " Ucap Pak Ilham menasehati kami
" Asyik .. kalau begitu saya besok ijin mau ke rumah nenek ya pak " Ucap kak Amri
"Iyya boleh ... asal tidak menginap ya disana " ucap pak Ilham
" Ya udah bapak pergi duluan ya ... mau ke toko buky dulu cari pesanan anak " ucap pak Ilham tersenyum dan melangkah pergi meninggalkan kami bertiga.
"Iya pak ... hati - hati pak " ucap kak Verdy
"Hemm mau ke rumah nenek atau cewek nih kak ??? " tanyaku menggoda kak Amri saat pak Ilham telah menjauh dari kami.
"Husstt nenekku lah ...atau kamu mau ikut Rin ? Nanti aku kenalin sama nenekku klau kamu itu calon cucu menantunya " Ucap kak Amri
"Uhuuukk ....uhuuukk .... uhuuukk " Kak Verdy yang lagi minum terbatuk .
"Pelan - pelan kak minumnya " ucapku lirih
"Ehh Ada yang batuk ... ada yang keberatan deh kayaknya dengan ucapanku " Ucap kak Amri tertawa
"Uhuukkk ... uhukkk " kak Verdy masih batuk
__ADS_1
" Tenang broo .. aku cuman bercanda kok ... aku gak bakal jadi sainganmu ... mana tega aku nambahin list daftar sainganmu " ucap kak Amri lirih setengah berbisik
" Eh kak ... jangan gitu ...kasihan kak Verdy nya lagi batuk gitu kok malah diledekin " Ucapku
" Halahh klau cowok itu gak boleh lemah Rin ...nnanti kalau terlalu lemah di kalah sama saingan hehehe " ucap kak Amri
Kuliat kak Verdy hanya melotot ke arah kak Amri .Aku hanya menggeleng menatap kak Amri yang selalu aja jail dari dulu.
"Ya udah aku pulang duluan ya ... kalau kamu besok mau ikut info aja ya biar kenal sama nenekku " Ucap kak Amri cengengesan
" Ogah ahh aku mau joging aja besok " ucapku
" Ciee yang mau pacaran berkedok latihan " Ucap kak Amri
" Bilang aja kalau kak Amri itu sebenarnya sirik " jawabku kesal
"Gak lah Rin ... aku mah apa atuh ... gak kuat kalau banyak saingan hehehe "
Kak Verdy hanya terdiam dan geleng- geleng kepala tak menanggapi ocehan Kak Amri .
" Udah sana kak pulang ... hati - hati ya kak di jalan " ucapku
" Jangan ngomong manis gitu Rin ... nanti ada yang panas hehehe "ucap kak Amri
" Emang udara lagi panas nih kak " jawabku
" Hahaha.... aku pulang ya ... kalian juga pulanglah jangan pacaran mulu " ucap kak Amri berlalu meninggalkan kami berdua .
Aku dan kak Verdy saling bertatapan sejenak. Tak ada percakapan di antara kami .Aku pun tersadar dan bergegas mengambil tas raketku lalu melangkah keluar gedung meninggalkan kak Verdy yang masih duduk dan menatapku dari jauh .Aku tersenyum dan memberi kode kalau aku pulang duluan . Dia hanya mengangguk dengan wajah tanpa ekspresi .
NB.
# Mohon Kritik dan saran nya
# Mohon Like , komen dan vote
__ADS_1