
Bel istirahat berbunyi ... mata pelajaran Ibu Santi pun usai . Akupun telah selesai mencatat semua yang di perintahkan oleh beliau. Aku kembali ketempat dudukku.
"Anak - anak ....kalian pelajari materi bab 1 sampai bab 3... minggu depan kita test lisan jadi kalian belajar baik - baik " ucap Ibu Santi
"Baik buu..." ucap kami serempak
Beliau pun keluar meninggalkan kelas . Aku menghela nafas lega . Nita pun menggodaku.
"Cieeeee .... yang pacaran " ucap Nita
"Apaan sichh....aku pinjem buku catatanmu yaa ...besok aku balikin lagi" ucapku lirih
"Gampang soal itu ...tapi kamu tahu tidak ...ibu Santi itu sebenarnya Bundanya kak Bram " ucap Nita
"Apaaa ??? serius kamu ???" ucapku melotot karena kaget.
"Iyya ...dia tanteku ...dia tuch sebenernya baik ... dia sering dengar aku dan Bram bahas soal kamu " ucap Nita
"Bahas tentang aku ??? soal apa ?" tanyaku penasaran
"Ihhh kamu ya Rin.... masa kamu tidak nyadar sih ...atau kamu itu pura - pura bodoh ???" ucap Nita memukul lenganku .
"Auucvhh ... sakit lho Nit ....apaan sih kamu ???aku tidak ngerti lho " ucapku menatapnya heran.
"Riin ... Bram itu jatuh cinta sama kamu sejak pertama kali melihatmu masuk kesekolah ini " ucap Nita berbisik
Aku melotot kaget .... Nita tersenyum melihat ekspresiku.
"Kamu tahu gak ...tempo hari dia minta dikenalin ke kamu ...eh beruntung saat itu jemputanmu gak dateng ....jadi Bram bisa kenalan dengan kamu " ucap Nita
Aku hanya terdiam mendengar penjelasan Nita. Aku tidak tahu harus ngomong apa .
"Gimana Riin ?" ucap Nita
__ADS_1
"Apanya yang gimana ??? udah akh aku haus nich " ucapku lirih mengalihkan pembicaraan.
"Akkhh kamu ngeles lagi kan ???" ucap Nita
"Aku beneran haus Nit ..." ucapku lirih
"Hmmm ...Kamu mau ke kantin ??? ayo aku temenin " ucap Nita
"Tapi aku tuh males lho Nit ... aku rasanya lelah ...tapi aku juga haus ..." ucapku
"Haloooo guysss .... nich minuman buat kalian " ucap seseorang membuatku dan Nita terkejut
"Naah kan... selalu datang tepat waktu ...panjang umur nich bocah " ucap Nita
"Haaah kak Bram ???" ucapku terkejut
"Kalian kenapa sih kok kaget gitu seperti lihat hantu saja " ucap Bram heran
"Iyya ....kamu tuh hantu nya ... hantu cinta penasaran " ucap Nita ketus
"Nihh...kamu minum Rin ...kamu pasti haus kan karena habis menulis di depan kelas " ucap Bram menyodorkan segelas jus
Aku mengangguk dan tersenyum .Aku menerima jus pemberian Bram lalu menyeruput pipetnya.
"Aku juga haus lho jelek " ucap Nita
"Kamu beli saja sendiri sana " ucap Bram
"Ihhhh kamu yaa....Karin aja di beliin ...kok aku tidak sih ...." ucap Nita
"Nit ...nih kamu minum juga ...kita bagi dua aja " ucapku seraya menyodorkannya.
"Ini bawelll buat kamu ... " ucap Bram memberikan jus lainnya untuk Nita.
__ADS_1
"Siapa yang bawel ... enak aja .... " ucap Nita kesal seraya meminum jusnya .
Aku tersenyum melihat tingkah keduanya yang selalu bertengkar.Mereka selalu ribut namun mereka saling menyayangi.
"Naah .... ada yang pacaran nih buu ... ibu Santiii " teriak Alex tiba - tiba saat akan masuk ke kelas
"Iihh Aleeexxx ....apaan sih " teriakku panik khawatir teriakannya terdengar ke ruang guru.
"Broo jangan cari masalah yaa....aku tidak pernah lho mengusik kamu ...jangan usil ya " ucap Bram berjalan kearah Alex lalu mencengkram krah baju sekolahnya.
"Woow ...woow .... sante brooo aku cuman bercanda lhoo " ucap Alex pucat
"Jangan keterlaluan bercandanya yaa.... tidak ada yang pacaran di sini ...kami cuman ngobrol biasa lhoo...jadi jangan ngomong ngelantur " ucap Bram masih emosi menunjuk wajah Alex
"Sudah kak ... biarin saja ...dia memang gitu suka bercanda ... lepasin kak " ucapku
Bram pun melepas cengkeramannya. Dia mendorong Alex supaya menjauh darinya.
"Ohh jadi kalian gak pacaran ...hmmm kalau gitu aku ada kesempatan dong yaa sama Karin " ucap Alex mengedipkan matanya sebelah padaku
"Jangan macam - macam yaa !!!" ucap Bram kesal
"Slowww brooo.... " ucap Alex menghindar dan duduk ke tempat duduknya sambil senyum - senyum menatap ke arahku.
"iihhh .... dasar Alex ganjen " ucapku menjulurkan lidah.
Bram menatap Alex tajam. Baru kali ini aku melihatnya marah namun itu tidak mengurangi ketampanannya .Biasanya hanya senyuman yang menghiasi wajah tampan nya.Kini wajah itu diselimuti amarah.
Bram menatap ke arahku .Aku mengangguk pelan dan tersenyum padanya . Dia pun tersenyum meski terlihat dipaksa .Lalu berlalu pergi keluar dari kelasku.
NB .
# Mohon Kritik dan Saran
__ADS_1
# Mohon Like , koment dan vote