
Papi dan mami telah menungguku diruang tamu. Aku memakai wedges berwarna hitam. Perlahan aku keluar dari kamar . Papi dan mami memandang ku dengan takjub.
"Karina anak mamii ...kamu cantik banget sayang " ucap mami langsung merangkulku
"Nahh gitu dong... ini baru anak gadis ..ayo kita berangkat" ucap papi tersenyum
"Lhoo kok cuman kita bertiga sih Pii ...Miii ???" tanyaku
"Iyya ...adekmu yoga lagi belajar kelompok sama teman - temannya ada tugasnya " ucap mami
"Lhaa ...aku dilarang latihan ...katanya sekeluarga harus pergi " ucapku
"Klau adekmu tidak ikut ...masa kamu juga gak ikut sih nak. ... sudahlah ...ayo kita pergi " ucap papi seraya mengambil kunci mobil.
Kami pun berangkat kerumah teman lama papi . Setiba di sana aku melihat rumah yang bermodel Ruko yang bagian depannya mereka menjual berbagai jenis .
Aku melihat ada 3 ruko berjejer . semua terisi dengan barang jualan , ada sembako , elektronik dan juga bahan bangunan .Sepertinya teman lama papi ini salah satu orang kaya di kota ini batinku
"Riin ... turunlah nak " ajak mami
Aku pun perlahan turun sembari memperbaiki dress yang kukenakan .Rasanya ribet memakai baju feminin gak bisa banyak gerak .
Seorang pria setengah baya bertubuh tinggi , berkulit putih dan bermata sipit menyambut kami . Wajahnya tersenyum ramah .
"Selamat sore pak Ahonk " sapa Papi
"Mari - mari istri saya sudah menunggu diatas " ucap pria bermata sipit tersebut
"Maaf pak kami terlambat ... dan telah membuat bapak menunggu " ucap papi
"Tidak masalah kok pak ...marii kita masuk " ucap pak Ahonk seraya merangkul papi
__ADS_1
Kami pun masuk mengikutinya . Mami menggandeng tanganku seolah takut aku akan melarikan diri.
Ketika kami masuk kedalam dan melewati toko. Ada seorang pria berkulit putih dan bertubuh sedikit gemuk duduk dimeja kasir. Dia bengong menatapku.
"Kenalkan pak ...bu... ini Reymon anak pertama kami " ucap pak Ahonk
"Oohh ini namanya nak Reymon yang kata pak Ahonk dari kecil udah pinter bisnis " ucap Papi mengulurkan tangannya kearah Reymon.
Papi ingin menyalami Reymon namun pria itu hanya terdiam.Dia terus menatap kearahku tak berkedip. Hal itu membuat pak Ahonk , papi dan mami tersenyum.
"Nak ... Reymon ... " panggil pak Ahonk seraya menepuk pundak anaknya.
Reymon pun terkejut dan sadar bahwa kami berada di hadapannya.
"Ehh ...maa...maaf Ayah ..." ucapnya terbata - bata dan menunduk malu.
"Nak ... tuh mata kok gak berkedip gitu ngeliat cewek ??" Goda pak Ahonk pada Anaknya
"Jangan di godain pak ...kasihan nak Reymon " ucap Papi
"Hehehe ... iyya pak maklum ...si Reymon ini belum pernah pacaran ...dia terlalu sibuk dan fokus dengan kerjaan di tokonya " ucap pak Ahonk
"Haahhh ???" teriakku spontan
Aku langsung menutup mulutku . Mami menyenggol lenganku .
"Maaf om ...aku tidak sengaja " ucapku lirih
"Tidak apa - apa nak ... nak Kariin yang harus bisa memaklumi jika sikap Reymon demikian " ucap pak Ahonk
Reymon tersenyum namun masih dengan wajah menunduk .Aku tidak mengerti apa maksud ucapan pak Ahonk.Kenapa aku harus bisa memaklumi sikap anaknya ??? Apa hubungannya dengankuuu ???
__ADS_1
"Mii... maksud om itu apa yaa ??" bisikku
"Tidak apa - apa...sudah diam aja " bisik mami juga seraya melotot kearahku.
"Ayoo kita masuk ke dalam ... istri saya sudah menyiapkan semuanya " ucap pak Ahonk
"Aduh ...kami jadi merepotkan nih pak " ucap mami
"Tidak ada yang repot ibu ....kami malah senang kalian datang " ucap seorang wanita setengah baya menyambut kami di ruang makan.
Dia juga nampak sangat ramah .Dia langsung menjabat tangani papi dan memeluk mami .Aku pun menyalim dan mencium punggung tangannya.
Wanita yang pasti ibu dari Reymon itu tersenyum dan mengusap kepalaku dengan lembut.Namanya tante Hera dia suku Tor*j* menikah dengan orang Cin*.
"Waah ...nak karin ternyata lebih cantik dari fotonya yaa " puji tante Hera
"Makasih tante " ucapku lirih
"Ayoo langsung aja kita makan ... nanti makanannya dingin lhoo tidak enak " ucap tante Hera
"Iyya benar ....ayo kita makan dulu ....nanti baru kita lanjut ngobrolnya " ajak pak Ahonk seraya mempersilahkan kami ke meja makan.
Kami melangkah mengikuti langkah pak Ahonk ke meja makan .Kulihat Reymon pun telah bergabung bersama kami . Pak Ahonk menyuruhnya duduk di hadapanku.
Tetaplah setia membaca Kisah selanjutnya 😍
NB.
# Mohon kritik dan saran
# Makasih yaa karena kalian masih setia membaca .😍😍😍
__ADS_1
# Mohon like dan koment yaa 😍😍😍