
Aku memandangi piala dan piagam yang berada di genggamanku . Rasanya sulit tuk percaya jika aku bisa meraih semua ini . kini aku merasa sangat bahagia dan juga bangga karena dengan pencapaian ini aku bisa mengharumkan nama kota tempat tinggal kami.
"Selamat ya Rin " Ucap kak Bram yang tiba - tiba berada di dalam kamarku
"Ehhh Iyya kak ... Makasih ya " jawabku
" Hemm ... Kamu dan tim apa akan pulang malam ini ???" tanya Kak Bram
" Iya kak karena pertandingan kan sudah usai kak jadi kami harus pulang " jawabku
"Apa kamu gak ingin tinggal dulu beberapa hari Rin... Aku belum pernah mengajakmu jalan - jalan selama kamu disini Rin " ucap kak Bram
" Kayaknya gak bisa kak ... Aku sudah lama ijin dari sekolah kak ... Aku Udah banyak ketinggalan pelajaran " ucapku lirih
" Ya sudah kalau begitu ... Nanti saat libur kuliah aku yang akan datang temuin kamu " ujar kak Bram
"Iya kan kak Bram dah lama gak mudik.... Tapi makasih ya kak " ucapku tersenyum
" Makasih untuk ??? "Tanya kak Bram
" Makasih untuk semuanya kak ... Makasih untuk tumpangannya .... Trus selama disini aku tuh udah banyak nyusahin kak Bram ... aku gak tau gimana caranya balas semua kebaikan kakak ... " ucapku
"Serius mau balas ???" Tanya kak Bram seraya mengerlingkan sebelah matanya
"Iya kak ...gimana ???" Tanyaku
"Hemm kamu jadi pacarku lagi " ucap kak Bram tersenyum
"Ihhh Kak Bram ...mulai dech ...aku malas ahh ngomong sama kakak " ucapku kesal
"Hehehe ... Apa kamu tidak bisa kasih aku kesempatan lagi Rin ???" tanya kak Bram
"Aku ... Aku tidak .... Hemmm ... Maaf kak aku saat ini lagi belum mau mikir masalah pacaran - pacaran dulu kak " ucapku
"Hemmm ... aku pasti menunggumu Rin ... jujur aku sangat ingin kamu tinggal beberapa hari lagi disini karena aku ingin menebus kesalahanku sama kamu selama ini .... Aku ingin membuatmu kembali mencintaiku dan aku berharap sekali kita dapat seperti dulu " ucap Kak Bram seraya menatapku
Aku hanya terdiam seraya menatap kedua matanya yang berkaca - kaca . Ada rasa tidak tega melihatnya seperti ini . Namun aku tidak bisa memberinya harapan palsu karena kami tidak bisa lagi bersama.
"Rin ... Apa kamu mencintainya ???" tanyanya
__ADS_1
"Maksud kakak ??" tanyaku heran
"Pacar kamu " Ucapnya
"Hehehe ...kak Bram ngomong apaan sih ... Aku males kalau kak Bram kembali bahas masalah gitu ... " ucapku
"Aku serius Rin ... Aku mau tanya kamu "
"Tanya apa kak ?"
"Kenapa kamu tidak bisa memaafkan ku Rin??" Tanya kak Bram
"Salah banget kalau kak Bram anggap aku belum maafin kakak ... Aku sudah lama memaafkan kamu kak " ucapku
"Kalau kamu sudah memaafkan aku , pasti kamu mau kalau kita balikan ...aku yakin kamu masih sayang kan Rin sama aku ???jawab Rin ??? " Tanya kak Bram seraya meraih jemariku kedalam genggamannya
"Kak ... Tolong lah ngerti ... aku sudah lama memaafkan kamu tapi bukan berarti kita bisa bersama lagi seperti dulu ... Karena saat ini aku ingin fokus sekolah kak "
"Apa kamu nanti kuliah Rin ???" Tanyanya
"Iya kak ...aku nanti kuliah di kota ini " jawabku
"Nanti diliat kak ... Semoga aja nanti aku bisa lulus dengan nilai yang bagus "
"Makanya rajin belajar ya sayang " Ucap kak Bram seraya meraih punggung tanganku untuk di ciumnya.
"Hemmm ... Makanya aku mau fokus belajar kak " ucapku seraya menarik tanganku perlahan .
"Awas ya kalau pacaran sama pelatihmu " ucap kak Bram
"Hemm ... Gak lah kak " Ucaku
"Aku serius lho Rin ... "
"Udah ahh jangan bahas hal itu kak .."
"Aku bantuin kamu bawa barangmu ke bawah ya Rin ?" ucap kak Bram
"Iya kak "
__ADS_1
Ku pandangi kak Bram yang tangan kanannya menenteng koperku dan tangan kirinya menenteng tas jinjing .Aku mengikutinya dari belakang .Kami perlahan menuruni anak tangga satu persatu .
Kuliat semua sudah naik ke Bis .Kuliat kak Verdy menungguku di teras namun dia pun naik ke Bis saat melihatku bersama kak Bram.
Kak Bram menaruh tasku di bagasi dan aku pun berpamitan padanya .
"Kak ...aku pamit ya ...sekali lagi makasih " ucapku
Kak Bram hanya terdiam menatapku dengan mata berkaca- kaca kemudian menarik tubuhku kedalam pelukannya.
"Maaf ya Rin ... Maafkan aku ... Aku sayang kamu .... Aku menyesal pernah menyakitimu .... Aku sayang kamu Rin " ucapnya lirih seraya mengecup keningku
Aku terkejut dan terdiam ...kuliat kak Verdy menatap tajam kearahku .Perlahan kulepas pelukan Kak Bram
"Aku pamit kak ... Jaga diri ya ... jangan terlalu porsir kerja kak ... Tubuh juga butuh istirahat " ucapku
"Iyaa bawel ... "
"Hehehe .. Aku pamit kak " ucapku seraya naik ke Bis .
Aku pun duduk di bangku yang kosong di belakang supir .Perlahan supir menjalankan bis .Kuliat kak Bram melambaikan tangannya padaku.Aku tersenyum.
"Karin .... Hati-hati ya sayang ....I love u " Teriak kak Bram
"cieeeeee " teriak kawan-kawan lain
"Yaacccc ada yang panas nich " ucap kak Amri memukul lengan kak Verdy
Kak Verdy hanya terdiam namun menatap sendu ke arahku .Aku hanya diam .Bis pun terus berjalan meninggalkan rumah kak Bram.
Aku meraih ponselku karena ada pesan masuk.Kubuka aplikasi berwarna hijau
"Hai sayangku ... udah dimana nich ??"
Aku menarik nafas panjang dan kumasukkan kembali ponsel ke tas . Namun ponselku kembali berdering tanda panggilan masuk dan kuliat kembali dari kak Andi. Aku mengabaikannya dan menyimpan ponsel ke tas .Aku memilih untuk tidur.
NB
# Mohon kritik dan saran
__ADS_1
# Mohon Like , vote dan komen