
Pandanganku lurus menatap ibu Manda yang tengah berdiri didepan papan tulis . Beliau tengah menjelaskan materi pelajaran Biologi .Aku berusaha fokus mengikuti pelajaran namun rasanya sangat sulit.
Fikiran ku terus mengingat tentang perjodohan yang telah di rencanakan oleh kedua orang tuaku. Berkali - kali aku telah menolak. Namun mereka seakan tidak perduli sama sekali dengan perasaanku . Selalu saja mereka mengatakan inilah yang terbaik buatku.
Bahkan mereka berencana ingin aku dan Reymon bertunangan secepatnya. Mereka ingin Pertunangan itu dirangkaikan dengan acara ulang tahun sweet seventeenku bulan depan.
Tanpa ku sadari air mataku jatuh menetes. Bergegas aku mengusap kasar pipiku. Nita yang sedari tadi memperhatikanku heran.
Nita menyenggol lenganku dengan lengannya perlahan. Aku menoleh kearahnya .Nita menaikkan kedua alisnya seakan meminta penjelasan mengapa aku menangis.
Aku menggeleng perlahan , terlihat wajah Nita yang kecewa karena tidak mendapat penjelasan apapun dariku.Aku pun memaksakan tersenyum getir.
Bel tanda pulang berbunyi .Aku menghela nafas panjang .Rasanya lega karena jam pelajaran telah usai.
"Oke anak - anak ...sampe disini dulu pelajaran kita ... kalian kerjakan soal- soal latihannya ya " ucap Ibu Manda seraya memasukkan buku ke dalam tas jinjingnya.
"Baik Buu " ucap kami kompak
Ibu Manda mengangguk dan tersenyum. Kemudian kami semua berdiri memberi salam pada beliau
"Selamat siaaang Buu" Ucap kami kompak memberi salam
Ibu Manda pun keluar dari kelas .Aku bergegas merapikan buku - buku dan memasukkan ke dalam tas ransel kesayanganku.Aku mengabaikan Nita yang sedari tadi memperhatikanku.
"Heii Rin ..." Panggil Nita
"Hemmm" ucapku berdehem
"Kamu kenapa Riin...aku perhatiin kamu beberapa hari ini lebih banyak diem " tanya Nita
__ADS_1
Aku hanya menggeleng seraya menarik resleting tas ransel dan meletakkan di meja .
"Aku yakin kamu lagi menyembunyikan sesuatu ....kamu ada masalah ???"
Aku menarik nafas beratku dan menggelengkan kepala tanpa mengalihkan pandanganku kearahnya. Nita mendengus kesal .
"Riin ...aku tahu kamu lagi ada masalah ??? apakah itu karena Bram ?" tanya Nita
Aku terdiam . Aku tidak tahu harus berkata apa ke Nita .Tidak mungkin jika aku bercerita kalau diriku akan dijodohkan . Aku malu .
"Riin ....kamu yaa ditanya malah bengong " ucap Nita seraya mengguncang tubuhku pelan
Aku tersentak kaget .Aku tersadar dari lamunan.Aku menoleh kearahnya .
"Aku tidak apa- apa kok Nit " ucapku berbohong
"Aku harus bilang apa Nit ...aku baik- baik saja... cuman aku agak lelah saja mungkin karena latihan kemaren " ucapku tersenyum berusaha menutupi dari Nita
"Kamu sakit yaa ???" tanya Nita seraya memegang dahiku
"Aku tidak apa- apa kok Nit " ucapku mengelak
"Apa ini karena Bram ??? Dasar ya tuh anak ... dia sekarang berubah ... aku aja tidak pernah di telfon sama dia ..." ucap Nita kesal
Aku terdiam ... aku memang tengah kecewa dengan Bram yang tidak ada kabar .Bahkan nomornya kini tidak dapat dihubungi .Namun masalah yang tengah aku hadapi kini lebih besar .Menyangkut masa depanku.
Aku tidak tahu harus bagaimana menolak keinginan kedua orang tuaku. Di satu sisi aku tidak ingin mengecewakan kedua orang tuaku. Namun disisi lain aku tidak menyukai pria yang akan di jodohkan denganku.
"Riin ...kok bengong lagi ...kamu akhir - akhir ini lebih banyak bengong" ucap Nita
__ADS_1
"Heeh .... maaf Nit ...ayo kita pulang " ajakku
"Bentar Rin ... aku mau ngomong" ucap Nita
"Hemm ... kenapa Nit ???" " tanyaku lirih
"Riin... Aku cuman mau ngomong ... gak usah dikirim Bram ... kamu jangan korbankan hidupmu karena dia ...meski dia sepupuku kalau caranya gini kekamu aku juga tidak suka " ucap Nita kesal seraya menggenggam tanganku
Aku hanya terdiam menatap Nita .
"Aku minta maaf ya Rin atas nama Bram " ucap Nita dengan mata berkaca
"Kamu gak salah kok Rin " ucapku
"Kamu tetap menjadi karin yang dulu yaa...yang riang dan ceria " ucap Nita
Aku tersenyum dan mengangguk lirih.
"Ayuk kita pulang Nit ... nanti gerbang dikunci " ajakku lagi
"Iyya Rin...tapi kamu harus berjanji yaa ...jangan sampe karena Bram kamu jadi gak fokus belajar " ucap Nita
Aku mengangguk dan berdiri .Ku raih tas ranselku . Nita pun berdiri dan kami berjalan bergandengan keluar dari kelas.
NB
# Mohon kritik dan saran
# Mohon vote dan like serta koment
__ADS_1