
Di penghujung acara saat semua para tamu tengah menikmati hidangan yang disajikan ... aku meminta ijin pada panitia naik ke atas panggung. Aku ingin membawakan sebuah puisi perpisahan.
Perlahan kuraih microfon . Semua mata para tamu dan guru tertuju kearahku . Bram tengah duduk berkumpul dengan teman - temannya , langsung memalingkan wajahnya kearahku.
Nita pun memanggilku ...dia tidak tahu jika aku akan tampil membaca puisi.
"Testt .... Test...."
"Riin ...Riinn... ngapain sih " ucap Nita bingung
Bram yang melihatku diatas panggung nampak heran .Dia mengernyitkan dahinya .
"Mohon maaf para hadirin jika pada kesempatan ini ...ijinkan saya untuk membacakan sebuah puisi perpisahan untuk para kakak kelas ... puisi ini mewakili rekan - rekan saya yang lainnya ...maaf jika puisi yang akan saya bawakan membuat kalian tidak berkenan " ucapku tersenyum
Aku membungkukkan badan memberi hormat. Suasana hening ...pandangan mata semua tertuju padaku. Aku melihat kearah Bram yang terus menatapku.
TERUNTUK KALIAN KAKAK KELAS
Detik demi detik
Menit demi menit
dan hari demi hari telah berlalu
kinilah waktunya harus melepaskan kalian
wahai kakak kelas
selamat atas kelulusan kalian
selamat atas prestasi yang kalian capai
selamat juga atas semua yang telah kalian lakukan untuk sekolah ini
Meski kita tidak dapat lagi bersama
Namun kami selalu berharap
__ADS_1
Dan mendoakan yang terbaik untuk kalian
Semoga kelak kalian menjadi orang sukses
Selamat berpisah untuk kalian semua
Kalian adalah panutan bagi kami
Tetaplah semangat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi
Raih dan gapailah cita - cita kalian
Buatlah orangtua dan guru bangga atas prestasi kalian
Selamat jalan wahai kakak kelas
Dari Kami adik kelas yang menyayangi kalian
by Karina Syaqilla
Aku membungkukkan badanku pertanda memberi hormat .Mereka semua bertepuk tangan. Siswa - siswi kelas 3 pada bersorak girang .Bram tersenyum kearahku.
Perlahan aku turun dari atas panggung. Nita yang sedari tadi menungguku di bawah langsung berlari memelukku.
"Kariiinn....ya Tuhan ... kamu luar biasa " ucap Nita memelukku erat
"Mulai dechhh lebayyy.... " ucapku lirih
"Kejutan banget tuh tauuu ...aku gak tau kamu bakal membaca puisi sebagus itu .... keren banget " ucap Nita memujiku
"Puisinya biasa aja Nit ... itu juga baru aku bikin..." ucapku sembari tersenyum
"Ihh kamu gak ngomong kalau mau puisi " ucap Nita
"Kan aku bilang itu tiba - tiba aja ....aku gak ada persiapan sama sekali ....semua tiba masa tiba akal aja sih " ucapku tersenyum
"Gak persiapan aja keren ...gimana kalau kamu sampe persiapan yaa " ucap Nita
__ADS_1
"Akhh kamu selalu gitu Nit ...lebay mujinya ...padahal kamu sendiri tampil sama Bram tadi keren tauu " ucapku lirih
"Hehehe ... itu lagu buat kamu lhooo "ucap Nita
"hehehe ....makasih sayang "
"Ehhh bukan dari aku ....tapi dari Bram ..." ucap Nita tersenyum
Aku tersenyum melihat tingkah sahabatku Nita.Acara perpisahan telah berakhir .Semua siswa dan siswi di nyatakan lulus.Para tamu pun telah pada pulang.
Ketika kami telah beberes , Bram datang karena ingin berbicara sesuatu denganku.
"Riin ...aku boleh ngomong " ucap Bram
"Boleh kak ...ngomong lah " ucapku lirih
"Tidak disini Rin .... aku ingin bicara berdua saja " ucap Bram
"Tapi aku lagi beberes kak ... belum selesai kak" ucapku
"Riin ...pergilah ...biar aku yang beresin semua ini sama anak - anak " ucap Nita
"Tapi ...nanti ibu Santi nyariin aku gimana???" tanyaku
"Aku yang urus Rin ...pergilah " ucap Nita lirih
"Makasih ya Nit ...bilangin ke Bunda kalau nyariin ...aku yang bawa calon menantunya pergi " bisik Bram ke Nita
"Yeeee ...dasar jelek ....awas yaa kalau kamu macem - macemin sahabatku ...kamu akan berhadapan sama aku " ancam Nita
"Hehehe ..... gak janji lhoo yaa ....bye " ucap Bram menarik tanganku meninggalkan Nita.
"Nit ...aku pergi dulu " ucapku pamitan
Nita menaikkan ibu jarinya . Dia mengangguk dan tersenyum manis padaku .Aku pun tersenyum.
NB.
__ADS_1
# Mohon kritik dan saran
# Mohon like , vote dan koment