RINDU AKAN KEBAHAGIAAN

RINDU AKAN KEBAHAGIAAN
BAB 52


__ADS_3

Mobil mewah milik Nita memasuki pekarangan Rumah Sakit . Aku dan Nita turun dari mobil , sedangkan pak Umar mencari parkiran.


Matahari bersinar sangat terik , membuat kerongkonganku menjadi kering .


"Nit ...kita cari minuman dingin dulu yuk ke situ " ajakku seraya menunjuk ke arah Toko yang masih di pekarangan Rumah Sakit


"Ayo Rin ...aku juga mau beli oleh - oleh untuk kak Edi " ucap Nita


Aku hanya mengangguk dan tersenyum. Nita menggenggam tanganku.Aku meraih salah satu minuman dingin di kulkas dan meneguknya . Seketika dahagaku hilang .


Nita masih sibuk memilih - milih biskuit dan cemilan lainnya.


"Gak usah banyak - banyak Nit ...orang sakit gak boleh makan snack " ucapku


"Trus aku bawain apa dong Rin ???" tanyanya balik


"Itu ada apel, anggur dan jeruk di kulkas ...beliin buah aja " saranku


"Ooh kamu betul juga " ucap Nita melirik kearah kulkas


"Tapi aku liat harganya lebih mahal Nit" bisikku


Nita hanya tersenyum kecil dan menuju kulkas .Dia mengambil sekantong apel, sekantong jeruk , sekantong anggur dan sekantong kelengkeng .


Bergegas Nita membayarnya di kasir dan menarik kembali tanganku . Langkahnya begitu terburu - buru . Aku paham mungkin tidak sabar ingin bertemu dengan sang pujaan hatinya.


"Nit ...pelan - pelan jalannya aku lelah " ucapku


"Akhh kamu Rin .... segitu aja kok udah kelelahan " sungut Nita dan tidak memperdulikan ucapanku


"Aku belum pulih benar Nit ....aku kan habis sakit " ucapku seraya menarik tanganku lepas dari genggamannya.


Nita seketika langkahnya terhenti dan menatapku sayu.


"Ya Ampun maaf Rin ...aku lupa kamu baru sembuh dari sakit " ucap Nita lembut


Aku hanya mengangguk pelan. Nita meraih sekantong buah kelengkeng dari kantongan hitam di tangannya dan memberikannya padaku. Aku menatapnya heran.


"Buat kamu Rin " ucap Nita tersenyum

__ADS_1


"Lho kok buat aku ... kan itu buat kak Edo "ucapku lirih


"Kak Edo gak suka buah kelengkeng Rin ...itu emang aku beli untuk kamu... " ucap Nita


"Ahh yang bener saja kamu Nit ... yang sakit kak Edo kok aku yang dikasi buahnya " ucapku


"Ahh udahlah kamu ambil cepet ...kak Edo udah Ngechat nich " ucap Nita


Aku ambil buah itu dan memasukkan ke Tas .Kami pun kembali berjalan menyusuri lorong kecil Rumah Sakit menuju kamar tempat kak Edo dirawat.


Perlahan Nita mengetuk pintu kamar VIP .Seseorang membukakan pintu untuk kami.Aku dan Nita terkejut saat melihat yang membuka pintu .


"Kak Andi ???" ucapku terkejut


"Karin ??? " ucap kak Andi


"Ini kamar kak Edo ya kak ?" tanya Nita


"Eh iyya ....kamu Nita ya ??? si Edo udah nungguin kamu " ucap Kak Andi


"Iyya saya Nita kak ...ini temen saya Karin ...eh kalian sudah saling kenal kan hehehe " ucap Nita.


"Ayoo masuk ... Edo sudah menunggu " ucap kak Andi


Seketika Nita langsung masuk dan sedikit berlari ke tempat Kak Edo berbaring. Nita langsung memeluk dan menangis sejadi - jadinya. Aku yang melihat pemandangan mengharukan itupun ikut meneteskan air mata.


"Akhhh ...sakit sayang ....sudah jangan nangis aku tidak apa - apa kok " ucap kak Edo


"Gimana aku tidak khawatir coba .... kamu sakit tapi aku tidak bisa menemui mu" ucap Nita


"Kita kan ketemu sekarang sayang " ucap kak Edo tersenyum


"Tapi kamu sudah beberapa hari kan dirawat " ucap Nita masih terisak


"Kamu bisa kesini setiap pulang sekolah sayang " ucap kak Andi


"Aku mau temenin kamu selalu sayang...mau urus kamu " rajuk Nita


"Hehehe ... iyya ...sudah ya ...malu tuh diliatin teman kamu " ucap kak Edo

__ADS_1


Aku bergegas mengusap air mataku dan tersenyum. Aku tidak tahan melihat kesedihan Nita . Cinta beda keyakinan membuat mereka harus kucing - kucingan dari keluarga.


Perlahan Nita melepas pelukannya dan duduk di sisi kak Edo. Aku mendekat ke kak Edo dan menjabat tangannya.


"Aku Karin kak ...sahabat Nita ...cepat sembuh ya " ucapku


"Karin ...makasih ya sudah menemani Nita kesini " ujarnya


"Iyya kak ...bagiku Nita sudah kayak saudaraku kak " ujarku


"Syukurlah ...aku senang kamu datang Nit " ucap kak Edo seraya membelai rambut Nita lembut .


"Aku kangen Doo ..." ucap Nita


"Aku juga sayang " ucap Edo


Kak Andi menarik tanganku keluar dari ruangan. Aku terkejut namun tapi ku biarkan dia membawaku pergi. Perlahan dia menutup pintu kamar .Lalu kami berdua duduk di bangku kayu panjang yang terletak di depan kamar.


"Kita duduk di sini aja Rin " ucap kak Andi menghempaskan tubuhnya dengan kasar


Aku mengangguk dan ikut duduk disampingnya.


"Biarkan mereka ngobrol bebas ....saling melepas rindu ...karena mereka sulit bertemu" ucap Kak Andi lirih


"Hemmm ... iyya kak " jawabku


"Tapi ini benar suprise lhoo ...kita bisa ketemu lagi disini" ucap kak Andi


"Aku juga kaget liat kakak ada disini" ucapku


"Hehehe .... tapi aku senang lho Rin bisa ketemu kamu " ucap kak Andi


Aku hanya menunduk dan tersenyum kecil. Aku tidak tahu harus menjawab apa.


NB


- Mohon kritik dan Saran


- Mohon like ,koment dan vote

__ADS_1


__ADS_2