RINDU AKAN KEBAHAGIAAN

RINDU AKAN KEBAHAGIAAN
BAB 77


__ADS_3

Aku pun menggeser tombol berwarna hijau karena kak Bram tidak berhenti menelfonku.


" Halo kak " jawabku ditelefon


" Halo Rin ... kamu tidur ??? "


" Hemm iyya kak ..."


" Duhh kebo kesayanganku ... tidur mulu dech"


" Ahhh kak Bram aku baru mau tidur kak tapi kakak nelfon " ucapku


" Ohh maafin sayang Kalau aku ganggu ..."


"Kenapa kak ???"


"Duh galaknya kesayanganku "


"Kak jangan bercanda mulu deh ...apaan kak ?? bukannya kakak kuliah "


" Iyya ini aku lagi istirahat ... aku ada Beliin kamu buah tapi kan waktu istirahatku gak lama jadi kamu turun ya ambil di bawah karena aku buru-buru masih ada mata kuliah lagi Rin "


" Tapi kak ...aku gak bisa turun "


" Kenapa ??? kamu ngantuk ya ??? Duh sayang bentar aja kok ... nanti kamu lanjut tidur lagi " ucap kak Bram


" Masalahnya aku gak bisa turunin tangga karena kakiku sakit " ucapku


" Sakit ??? Kaki kamu kenapa Rin ??"


" Tadi pagi saat joging aku jatuh kak " ucapku


" Apanya yang luka Rin??? " tanya kak Bram panik


" Lutut kak ... tadi udah kedokter tapi masih sakit kalau banyak jalan " Ucapku


Tuuuut .....Tuuuuuutttt .....Tutttttt


Obrolan kami diputuskan oleh Kak Bram . Mungkin dia udah mau masuk kelas jadi telfonnya di matikan fikirku . Ku simpan kembali ponsel di meja samping tempat tidur.


Kembali kupejamkan kedua mata dan beberapa menit kemudian saat aku akan terlelap pintu kamarku dibuka oleh seseorang


" Riin .... kamu baik- baik aja " Tanya kak Bram


" Hemmm.... "


" Rin coba aku liat dulu bagian mana yabg sakit " Ucap kak Bram seraya menepuk pipiku pelan


" Aku ngantuk kak ... mau tidur "


" Aku liat dulu bentar aja " paksa kak Bram


" Huuuuhhhh kak Bram ... aku baik- baik aja kok ... cuman luka kecil " ucapku


" Ya mana aku liat "


Dengan kesal ku sibakkan selimut dan terlihat kedua lutut ku yang tengah diperban


" Ya Tuhan ... kok bisa begini Rin ??? Gimana kamu akan bertanding ???"


" Semoga besok Sembuh kak "


" Mana mungkin besok sembuh kalau diperban gini ??? apa ini di jahit ???"


" Tidak kak ...cuman luka lecet ... diperban supaya cepat kering " ucapku


" Hemm ... sini aku liat dulu lukamu ... aku buka perbannya ya "


" Kak aku ngantuk banget nich " ucapku

__ADS_1


"Kamu tidur aja biar aku cek lukamu ... aku olesin minyak kuda biar cepat kering"


Aku hanya terdiam dan kak Bram dengan perlahan membuka plester perbanku. Dengan hati - hati dia mengoleskan sesuatu ke luka ku dan meniupnya .


" Auuhh " jeritku tertahan


" Sorry.. Perih ya Rin ??? " Tanyanya seraya meniup lukaku


" Lumayan ... tapi sekarang aku rasakan dingin kak " Ucapku


" Kok bisa kamu terluka seperti ini Rin ??? "


" Aku tadi kurang hati - hati saat berlari kak jadi terjatuh "


" Si pelatihmu itu kok gak menjagamu dengan baik ...sampai kamu terluka begini itu orang ceroboh banget "


" Ini kesalahanku kak ... aku jatuh karena aku tidak hati - hati bukan kesalahan kak Verdy "


" Huuuuhhhfff ... Ya Udah kamu lanjut tidur Rin ... istirahat "


" Kakak gak kuliah ???"


" Ini aku mau balik lagi ke kampus karena aku ada kuis jadi gak bisa bolos... maafkan aku ya kamu sakit malah Aku tinggal "


" Gak apa kak ... Aku juga mau tidur "


" Oke... nanti pulang kuliah aku olesin obatnya lagi ya sayang supaya lukanya cepat kering ... sekarang kamu tidur dulu "


Kak Bram kembali memasang perbanku . Kemudian menyelimuti tubuhku kembali. Aku pun memejamkan mataku yang sudah sangat berat untuk ku paksakan terbuka .Aku pun terlelap dan berlayar ke pulau kapuk.


**********************************************


Aku terbangun karena merasakan alarm perutku berbunyi . Aku merasakan lapar . Perlahan ku singkap selimut yang menutupi tubuhku dan kuraih ponselku dan melihat jam menunjukkan pukul 17.30 ... Wah udah sore ternyata pantasan aku lapar banget .


Aku melihat ada pesan dari kak Bram ... bergegas ku buka .


Aku terdiam melihat pesan yang dikirimkan kak Bram ... Dari dulu kak Bram memang perhatian namun dulu aku bahagia jika mendapat perhatian darinya seperti ini .... tapi sekarang entahlah ... sejak dia menghilang tanpa kabar mungkin juga perasaanku pun hilang untuknya .


Dengan perlahan aku melangkah menuju kulkas dan kuliat ada sepiring apel yang sudah di potong - potong .


" Heeemmm ... manis banget " ucapku saat menggigit sepotong apel


Aku angkat piringnya dan juga beberapa biji anggur dan kelengkeng. Lumayan untuk mengganjal perutku yang lapar fikirku. lalu aku kembali duduk di tepi tempat tidur.


Ketika asyik memakan buah ponselku kembali berdering ku lihat dari kak Andi .


"Halo Rin ... kamu baik - baik aja ???"


" Iyya kak ...sudah mendingan "


" Syukurlah ... lukamu sudah tidak perih ???"


" Sudah gak berasa kak kecuali kalau dipakai jalan masih "


" Iyya karena lecetnya tadi lumayan lebar ... kulitnya mengelupas gitu " ucap kak Andi


" Hehehe iyya kak ... "


" Kamu jangan banyak gerak dulu pokoknya ... kamu sudah makan ??? "


"Ini lagi makan buah kak "


" Buah apa ??? "


" Ada apel , anggur dan kelengkeng "


" Wah enak tuh . .. suapin dong "


" Iyya nanti aku suapin kakak "

__ADS_1


"Bener ya kalau ketemu suapin ... awas lho kalau bohong "


" Iyya nanti aku suapin kakak pake sekop hheheheh " ucapku


"Ihhh nih anak ... tunggu ya nanti kalau ketemu Kamu gak aku lepasin pokoknya "


" Ampun kak ... aku cuman bercanda kok " ucapku


" Gak ada ampun pokoknya ... "


" Maafin aku kak ... gak diulangin lagi "


"Ada yang takut kayaknya heheheh "


"Iyya aku malu banget kalau kakak gendong aku kayak tadi ... ihh rasanya aku tuh pengen ngumpet aja biar gak diliat orang - orang " ucapku


" Hahahah gak masalah kan kalau aku gendong pacarku sendiri .... biar orang - orang tau kalau kamu itu milikku Rin ... lagian mereka pasti ngerti lhoo kalau kita itu pacaran "


Aku terdiam ... bingung harus ngomong apa


"Halo Rin ... kamu masih dengar kan ???" panggil kak Andi di telfon


" Hemmm ... iyya kak ... " jawabku


" kok Diam aja ??? kenapa "


" Gak ... Aku lagi ngunyah anggur kak "


" Oh ya udah aku juga mau makan dulu... ini makanannya udah datang ... nanti aku telefon lagi ya Rin kalau aku sudah tiba " Ucap Kak Andi


" Iyya kak ... makanlah ... aku juga habis makan true lanjut tidur lagi "


" Iyya ... jangan banyak gerak dulu semoga cepat sembuh ya sayang ... love you "


Aku mematikan ponselku . dan melanjutkan makan buah . Setelah itu aku meminum susu . Lumayan perutku kini udah berasa kenyang .


Kuletakkan piring kosong ke meja dan membuang kotak susu yang kosong ke tempat sampah .Ponselku kembali berbunyi ada pesan masuk . Ku cek dari kak Verdy


"Rin ...kamu sudah bangun ??? "


" Udah kak " balasku


" Kamu mau makan apa ???"


" Aku udah kenyang kak ... baru aja makan buah apel , anggur dan kelengkeng " jawabku


" Ooh kalau gitu jangan lupa minum obat biar cepat sembuh "


"Iyya kak ... bentar aku minum ... "


" Kalau sudah minum obat istirahat ya ... jangan begadang biar cepat sembuh "


" Iyya kak ... kakak mau buah ??? " tanyaku


" Emang masih ada ??? "


" Ada kak ...kalau mau kesini aja ambil di kulkas kamar gak aku kunci " balasku


" Oke bentar saya naik ambil ... ini lagi ngobrol sama pak Ilham "


" ohh iyya kak ..." balasku


Kak Verdy cuman membalas dengan sticker senyum . Kuraih plastik yang berisi obat dan meminumnya... takut lupa jika menundanya ... dan perlahan kembali ku rebahkan tubuhku lalu memainkan ponsel hingga mataku kembali terasa kantuk dan aku tertidur lelap .


NB.


# Mohon Kritik Dan Saran


# Mohon Vote , like dan komen

__ADS_1


__ADS_2