RINDU AKAN KEBAHAGIAAN

RINDU AKAN KEBAHAGIAAN
BAB 46


__ADS_3

Kak Andi tersenyum menatapku yang mulai gelisah melirik jam tanganku berulang kali. Aku sudah sangat lelah menunggu dan rasa kantukku pun semakin menjadi.Aku menguap berulang kali.


"Ayo Rin ...aku antar kamu pulang aja " ucap Kak Andi


"Tapi kak ...aku tidak enak ngerepotin kakak" ucapku lirih


"Aku juga mau ambil catering ...aku laperr " ucap kak Andi


"Ohh gitu ???" tanyaku ragu


"Ayukk ....aku liat kamu sudah ngantuk" ucap kak Andi seraya menarik pergelangan tanganku menuju motor gedenya.


Kak Andi memberikan ku helm dan aku mengambilnya.Dia membantuku memakai helm di kepalaku.Rasanya sangat berat semakin membuat kepalaku sakit.


Aku naik di boncengan dengan perlahan.


"Pegangan ya Rin " ucap kak Andi seraya meraih tanganku untuk memeluk pinggangnya.


Aku ragu -ragu dan terlihat di spion kak Andi tersenyum. Kak Andi menyalakan mesin motornya dan motor mulai bergerak .


Jarak dari pertokoan dan rumahku lumayan jauh sekitar 30 menitan jika dilalui dengan motor. Apa lagi kak Andi melakukan motornya dengan pelan .


Angin yang menerpa wajahku membuatku semakin mengantuk .Rasanya aku tidak bisa lagi menahannya.Namun tidak mungkin tidur di atas motor berbeda jika naik mobil.


"Rin ...kalau ngantuk tidurlah ...nanti kalau sudah sampai aku bangunin" ucap Kak Andi


Aku hanya tersenyum malu .Berarti sedari tadi kak Andi tahu jika aku ini menahan kantuk.


"Sandarkan saja kepalamu di punggungku ...tapi eratkan peganganmu ya " ucap Kak Andi


"Gak usah kak ...nanti aja dirumah gak apa " ucapku


Kak Andi mengangguk dan tetap fokus menatap kedepan. Aku pun berusaha menghilangkan kantukku dengan menoleh kanan kiri melihat pemandangan.

__ADS_1


Setiba di depan rumah kak Andi memarkirkan motornya.Aku pun perlahan turun dari boncengannya. Aku menarik nafas lega karena tidak ada seorangpun yang berada di depan sehingga tidak ada yang melihat aku diantar pulang oleh kak Andi.


"Kak ...aku makasih yaa " ucapku seraya mengulurkan helm yang ku pake


"Iyya sama - sama " ucap kak Andi tersenyum menatapku


"Aku masuk duluan ya kak ...aku mau mandi trus istirahat bentar karena sore aku ada latihan bulutangkis" ucapku lirih


"Iyya Rin ...tapi mami mana ya....aku mau ambil catering " ucap kak Andi


"Mungkin ada di dalam warung kak ..." ucapku seraya menengok ke warung yang sepi


Kak Andi mengangguk dan turun dari motor. Aku pun melangkah masuk ke dalam rumah .


Kutarik handuk yang tergantung di belakang pintu kamar. Segera kuberlari masuk ke kamar mandi.Bergegas ku lepas seragam sekolahku dan menggantungnya.


Ku siram kepalaku rasanya adem .Gerahnya hilang seketika .Kusampoi dan kusabuni seluruh tubuhku .Kudiamkan sambil ku gosok gigiku .Setelah menyikat gigi ku siram kembali kepalaku hingga sampo dan sabun bersih .


Dengan sedikit tergesa aku melangkah ke kamar. Aku terkejut karena di dalam kamarku ada mbak Ani .


"Haaah.... mbak ini ngagettin aku aja dech " ucapku


"Ciee ... yang pulang diantar OmPol " ucapnya


"Husssttt ....jangan ribut mbak nanti didengar mami lhooo " ucapku seraya menaruh jari telunjukku di bibirku


"Husstttt ....sory " ucap Mbak Ani lirih


"Akhh mbak ...nanti kalau mami atau papi dengar kan bisa marah " ucapku lirih


"Iyya maaf dek ....mbak lupa hehehe " ucap mbak Ani


"Jangan keras - keras mbak ngomongnya ... mbak tahu sendiri mami gimana " ucapku lirih

__ADS_1


"Iyya dek ...maaf ya ...janji dech gak keras- keras lagi " ucap mbak Ani lirih


Aku mengangguk seraya memakai baju dress berbahan kaos adem yang nyaman buat tidur.


"Ehh ...kalian sudah jadian ya ???" tanya mbak Ani


"Enggaklah mbak ...apaan sih kok jadian " ucapku tersipu


"Trus kok kalian bisa bareng gitu???" tanya mbak Ani


"Tadi aku nemani Nita ke toko buku ...tapi Nita duluan pulang karena ditelfon mamanya ....aku nungguin Taxi sampe sejam gak ada yang lewat .... nah ketemu kak Andi disana ...jadi dia anterin aku pulang " ucapku seraya merebahkan tubuhku ke kasur empukku.


"Hemmm ....tapi Rin kalau aku perhatikan si OmPol itu kayaknya suka sama kamu dech " ucap mbak Ani


"Kenapa mbak ngomong gitu ??? " tanyaku seraya memejamkan mataku


"Aku liat dari tatapannya ke kamu ...dia tuh kayak gimana gitu " ucap mbak Ani


"Ihhh mbak Ngacoo aja ...."


"Beneran lhoo ...masa sih kamu gak merasa gimana kalau dia tatap kamu ??? " tanya mbak Ani


"Nggak tuh " ucapku berusaha ngeles


"Akhh kamu sih pura- pura aja gak tahu " ucap mbak Ani


Aku tersenyum kecil .Rasa kantukku yang sangat membuatku malas meladeni mbak Ani .Aku membiarkannya mengoceh ngalur ngidul .Yang terpenting saat ini aku ingin tidur dengan pulas.Ocehannya aku anggap nyanyian nina bobo.


NB .


# Mohon kritik dan saran yaa


# Mohon Like , koment dan vote

__ADS_1


__ADS_2