RINDU AKAN KEBAHAGIAAN

RINDU AKAN KEBAHAGIAAN
BAB 33


__ADS_3

Aku hanya terdiam mendengar Reymon dan kedua orang tuaku ngobrol. Entah mengapa kali ini Reymon nampak banyak bicara ketimbang saat pertama bertemu di rumahnya.


"Tante .. om ... boleh gak kalau saya ajak Karin keluar makan bakso " ucap Reymon


Aku melongo dan tidak menyangka dia berani meminta ijin kepada Papi dan mami.


"Aku tidak lapar " jawabku ketus


Mami melotot kearahku . Namun aku tidak memperdulikannya.


"Boleh nak ... itu bagus supaya kalian bisa lebih saling mengenal " ucap Mami


"Miii ... " protesku lirih


"Pergilah nak ...tapi kalian jangan pulang terlalu larut yaa " Ucap Papi mengingatkan


"Iyya Om ... kami setelah makan langsung pulang " ucap Reymon


"Enggak ...Aku malas keluar " ucapku seraya berdiri dan melangkah pergi.


"Riin ... kamu mau kemana??? " tanya Mami


"Masuk kamar ... aku mau belajar ... tugasku banyak Mii ....permisi ya ...." ucapku beranjak meninggalkan mereka.


Aku mengabaikan mami yang melotot kearahku. Aku langsung bergegas masuk kekamar . Aku tidak perduli jika mami akan marah nantinya . Reymon hanya terdiam menatapku berlalu dari hadapannya.


"Kariiinnn ...." teriak Mami


"Tante ... biar aja kalau Karin mau belajar " ucap Reymon tersenyum


"Aduhh maaf yaa nak Reymon ... biar Tante bicara dulu sama Karin ... tunggu ya nak " ucap Mami ingin menyusulku masuk kamar.

__ADS_1


"Tante ...tidak usah ... aku tidak apa - apa kok " ucap Reymon berusaha tersenyum meski terlihat kecewa


"Aduhh ... tante jadi tidak enak sama nak Reymon" ucap Mami panik


"Gak apa - apa kok tante ... besok kan Karin sekolah ... pasti dia sibuk belajar " ucap Reymon


"Iyya Nak ...emang tugasnya katanya lagi banyak ... tante minta maaf ya sama nak Reymon ...."


"Hehehe ...tante kok malah minta maaf ...tidak masalah kok tante ... aku aja yang ngajak waktunya tidak tepat " ucap Reymon menunduk


"Begini nak Reymon ... Karina mungkin belum bisa mengerti dengan situasi yang terjadi ... dia kaget dengan perjodohan ini ... jadi nak Reymon harus bisa memahaminya ya " ucap Papi menimpali


"Baik Om ... Apa Karina tidak menerima perjodohan ini ?" Tanya Reymon


"Tidak ... bukan begitu nak ... kan Karin masih SMU kelas 3 ..dia masih belum berfikir untuk menikah cepat ...fikiran Karin masih kekanakan ... nak Reymon yang harus bisa lebih bersabar menghadapinya " ucap Papi


"Nanti tante akan bicara dengan Karin nak ... jadi nak Reymon tidak usah khawatir ya " ucap Mami


"Nak Reymon tenang aja pokoknya ... dan sekali lagi kami minta maaf atas sikap Karina" ucap Mami tersenyum


"Iyya Tante ... kalau begitu saya permisi dulu ya Tante ...Om "ucap Reymon berpamitan


"Iyya nak ...sampaikan salam tante untuk mama kamu yaa " ucap Mami


"Baik tante , nanti Reymon sampaikan ke mama " ucap Reymon berdiri


Reymon meraih tangan Papi dan Mami lalu mencium punggung tangan mereka.Papi menepuk pundak Reymon perlahan.


Papi mengantar Reymon sampe teras rumah .Sedangkan Mami langsung masuk menuju kamarku .Mami membuka pintu kamar dan melotot kearahku.


Aku yang tengah mengerjakan tugas Matematika hanya terdiam seraya menatap ke arah mami yang nampak marah.

__ADS_1


"Kamu kenapa sih nak ...kok tidak bisa dikit saja kasih Reymon kesempatan"


"Kesempatan apa Mi .... aku kan mau belajar "


"Kan cuman nemenin dia bentar aja keluar makan ... kalau kamu memang mau belajar kan bisa sampaikan baik - baik ke dia ...tidak macam tadi ... sikapmu sinis ke dia " ucap Mami terus mengomel


"Aku kan dari awal bilang gak mau dijodohkan Mi ... aku masih mau sekolah " ucapku lirih


"Mami cuman mau kalian saling mengenal nak"


"Apa sih Mi ...kok ribut terus " ucap Papi yang tiba - tiba muncul di kamarku


"Ini pii anak kesayangan Papi ...kapan bisa sedikit aja nurut sama kita ...selalu saja melawan ...itu karena papi terlalu manjain dia " ucap Mami


"Hehehe ....Mi ....Mami ... sabar ...Karin kan mau belajar ...besok sekolah ... sebaiknya kita jangan ganggu " ucap Papi tersenyum


"Ahhh Papi selalu bilang sabaar ...sabaar dan sabaaar terus " oceh Mami


"Mii ... dengar dulu ucapan papi ... Papi itu malah seneng kalau Karin menolak diajak keluar sama cowok ...artinya anak kita itu bisa hargai dirinya sendiri " ucap Papi tersenyum.


Mami terdiam dan nampaknya dia sudah tidak seemosi tadi . Papi berusaha menenangkan Mami.


"Mii... tenang kalau memang mereka jodoh tidak bakal kemana " ucap Papi


Mami pun menghela nafasnya . Aku hanya terdiam dan terus mengerjakan tugas. Papi langsung merangkul mami keluar dari kamar.


NB


* Mohon Kritik dan Saran


* Mohon Vote , like dan koment 😊

__ADS_1


__ADS_2