
Pemilik mata itu terus berjalan kearah dimana aku dan kak Andi tengah asyik mengobrol. Tawaku seketika berhenti tatkala melihat sosok yang sangat aku benci mendekat.
Reymon berdiri di hadapanku dengan membawa sebuah bingkisan ditangannya. Dia tersenyum memamerkan gigi putihnya namun aku hanya terdiam.
"Selamat ulang tahun ya Rin... maaf ya aku telat datangnya ....tadi di toko banyak pembeli " ucap Reymon seraya mengulurkan tangannya ingin menjabat tanganku .
Aku mengangguk dan Perlahan ku ulurkan tanganku membalas jabat tangannya.Dia menyerahkan bingkisan kearahku, aku menerimanya. Reymon tersenyum seraya menatapku dan aku hanya menunduk.
Mami yang melihat Reymon datang bergegas menyambutnya dengan hangat.
"Ehh nak Reymon ...tante fikir gak bakal datang " ucap Mami
"Maaf tante ... Rey telat datang ...tadi sedikit sibuk di toko " ucap Reymon
"Tante senang nak Rey datang ...ayuk makan dulu ...papa dan mama nak Rey ada di sana " Ajak Mami seraya menunjuk ke arah Papi dan kedua orang tua Reymon ngobrol.
"Rin ... kamu sudah makan???" tanya Reymon seraya menatapku
"Sudah " jawabku tanpa menatap kearahnya
"Aku makan dulu ya " ucap Reymon lembut
Aku bergidik dan memonyongkan bibirku kearahnya . Aku merasa kesal mendengar dan melihatnya sok perhatian seperti itu . Dia bersikap lembut denganku jika di depan mami .
"Kariin ... gak bagus begitu nak " ucap mami melotot kearahku
Aku nyengir . Reymon tertawa .Aku tahu dia merasa menang .
"Ayo nak Rey ...kamu makan dulu " Ajak Mami
Reymon mengikuti langkah Mami .Aku bernafas lega . Entah jika di dekat Reymon aku rasanya gak betah .Aku perlahan duduk di kursiku.
"Riin ...kamu gak apa - apa ???" tanya Kak Andi
"Ehh ...aku baik- baik saja kok kak " jawabku tersenyum
__ADS_1
"Itu siapa ???pacar kamu ???" tanya kak Andi
"Bukan kak ... dia anak temen papi dan mami " jawabku
"Ohh ... Syukurlah kalau bukan " ucap kak Andi
"Maksud kakak ???" tanyaku heran
" Hemm ...gak kenapa - kenapa kok ....oh ya aku boleh minta nomor wa kamu ???" tanya kak Andi
"Boleh kak " jawabku
"Berapa nomornya ??? biar aku save ya " ucap kak Andi seraya memegang ponselnya.
Aku menyebutkan nomor ponselku dan kak Andi menyimpannya. Kemudian dia menelponku .Ponselku yang kuletakkan dimeja berdering. Aku meraihnya
"Save juga ya Rin ...itu nomorku " ucap kak Andi
"Ok kak " jawabku
"Iya kak ...makasih ya kak sudah hadir" ucapku
"Sama - sama ... nanti aku telfon kamu boleh ?" tanya kak Andi
Aku mengangguk lirih.Kak Andi tersenyum dan aku membalas senyumannya seraya menatapnya yang berjalan ke arah Papi dan Mami.Dengan sopan kak Andi berpamitan dengan mereka.
Reymon menatap kearahku dengan tatapan tajam.Dia nampak sangat tidak suka , namun aku mengabaikannya.Aku pun berfikir untuk mengerjainnya.
"Kak Andii ...hati - hati ya kak dijalan " teriakku
Kak Andi menoleh kearahku .Dia mengangguk kecil.Kak Andi tersenyum dan melambaikan tangannya kearahku.Aku pun tersenyum dan membalas melambai kearahnya.
Reymon terus menatapku tajam.Dia terlihat sangat marah karena cemburu.Mami yang melihat tingkahku pun melotot kearahku.Aku berpura - pura tidak melihatnya.
Setelah kak Andi pergi aku pun berniat ingin masuk beristirahat.Namun Mami memanggilku.
__ADS_1
"Kariinnn ..."
Aku memutar kembali badanku dan menatap Mami yang berjalan kearahku.
"Kariiin ... kamu itu tadi apa - apaan pake melambai ke Nak Andi ?? " tanya Mami menatapku tajam
"Hemmmm " Aku hanya berdehem
"Lalu kamu mau kemana ??? " Tanya Mami
"Aku lelah Mi ...aku ingin masuk ganti baju dulu " jawabku lirih
"Tapi kan itu Rey dan orang tuanya belum pulang nak .... gak enak kan sama mereka " ucap Mami dengan nada berbisik
"Mii ...plisss ...aku lelah banget ...aku ingin istirahat " ucapku lirih
"Yaachh. ..kalau nak Rey nanyain kamu gimana???" tanya Mami
"Mami bilang aja sama dia ... kalau aku ini cape ...aku masuk istirahat " jawabku lirih
"Riin ...ini kan hari ulang tahunmu ... mereka datang dengan niat baik nak ...jadi apa salahnya kalau kamu ngobrol dulu dengan mereka " ucap Mami
"Aku lelah mi ... besok - besok aja yaa " ucapku memasang wajah memelas.
Mami terdiam dan aku pun berbalik badan dan melangkah masuk. Aku bergegas masuk sebelum Mami berubah fikiran lagi .
Aku pun menutup dan mengunci pintu kamar. Aku menghela nafas lega karena Mami tidak memaksaku harus menemani Reymon .Entah rasanya aku malas jika harus menemani pria aneh itu.
Perlahan kulepas gaun yang kukenakan dan telah berganti dengan piyama kesayanganku bermotif Keroppi berwarna hijau.
NB .
#Mohon kritik dan saran
#Mohon like, koment dan vote
__ADS_1