RINDU AKAN KEBAHAGIAAN

RINDU AKAN KEBAHAGIAAN
BAB 73


__ADS_3

Aku bergegas memakai sepatu karena pagi ini aku akan joging . Setelah selesai ku raih ponsel dan memasukkan ke tas pinggangku .Perlahan langkah kakiku menuruni anak tangga .


Diteras Kulihat kak Amri yang sedang memakai sepatunya menoleh ke arahku .


"Hai Rin ... mau bareng ??? " tanya kak Amri


" Kak Verdy mana kak ???" Tanyaku


" Dia udah pergi barusan bareng cindy "


" Ooohh " Ucapku lirih


" Ayo kita susul mereka ... mereka pasti belum jauh " Ajak kak Amri


Aku pun mengikuti langkah kak Amri ... dan di depan kuliat kak Verdy dan kak Cindy pemain olahraga Takrow wanita . Entah mengapa kak Cindy belum pulang padahal teman timnya sudah pulang dari beberapa hari yang lalu karena gak lolos babak final .


" Udah jangan di liatin terus ... kita duluan atau ngekorin mereka " tanya kak Amri


" Kita duluan aja ya kak " Ucapku seraya mempercepat langkah lariku melewati kak Verdy dan kak Cindy . Kak Amri pun menyusul langkahku .


" Broo kami duluan yaa " ucap kak Amri


Terlihat kak Verdy terkejut melihat ku dan kak Amri lari bareng . Karena selama ini dia tau aku paling gak suka dekat dengan kak Amri yang jail dan suka ngeledek.


Aku menengok ke belakang dan terlihat Jarak kami dan kak Verdy pun sudah jauh . Mereka nampak lari santai karena sambil ngobrol. Jadi aku memperlambat langkah lariku .


" Kalau orang cemburu jadi kuat ya larinya " ledek kak Amri


"Aihh siapa yang cemburu kak " Sangkalku


" Entahlah siapa yang cemburu ... aku mungkin ya yang liat mereka barengan " ucap kak Amri


"Ahh seriusan kakak suka sama kak Cindy " Tanyaku

__ADS_1


" Hahaha ... nggak lah Rin ...ya kali aku suka sama Cindy ... "


" Ya siapa tau kan kak "


" Gak lah ... aku punya udah ada jodoh dari orang tua Rin "


" Ooh ya ??? kakak dijodohkan juga ???" Tanyaku


" Juga ??? kamu juga dijodohkan ??? " Tanya kak Amri heran


" Ehh gak kak ... maksudku kok jaman sekarang masih ada aja yang main jodoh - jodohin anak " ucapku lirih


"Ya Begitulah Rin ... tapi Syukurlah karena aku dan jodohku itu kami cocok dan kami saling suka " ucap kak Amri


" ohh ya ... wah keren tuh kak " ucapku


"Hehehe ... ya gitulah ... makanya bentar aku mau ke nenekku sekalian ketemu dia "


" Lhoo Emangnya pacar kakak di sini ???"


" Cieee tebakanku betul kan kakak mau ketemu cewek hehehe "


" Hehehe iyya sihhh " Ucap kak Amri tersipu


" Ehh kak Amri bisa merasa malu juga ya " ucapku meledeknya


Saking asyik ngobrol dan Kami tertawa bareng hingga tidak menyadari jika kak Verdy dan kak Cindy telah berada di belakang kami.


" Karin jangan banyak ngobrol atur nafas dan langkah " ucap kak Verdy


Aku terkejut dan menoleh ke belakang kuliat kak Verdy menatapku .


" Baik kak " ucapku seraya mempercepat langkahku kembali

__ADS_1


"Jangan galak - galak broo ... Ehh karin tunggu aku lah ... Kariin " ucap kak Amri memanggilku yang berlari meninggalkannya.


"Aduhh kariiin larimu kencang banget aku sampai susah mengejarmu " ucap kak Amri


" Aku malas lari dekat - dekat mereka kak " ucapku seraya mengatur nafasku


" Jangan cemburu Rin ... Verdy itu sayangnya cuman sama kamu kok " ucap kak Amri


" Kak jangan ngomong gitu dong... kak Verdy itu udah ada pacar ... aku gak enak "


" Siapa ??? cindy ???"


" Ya gak tau kak "


" Ya gak mungkin ... Cindy itu mereka kan kenalnya disini dan emang cindy kayaknya suka sama Verdy tapi dia gak ada rasa sama Cindy karena dia udah suka sama seseorang "


" Hemm ...kak Cindy suka sama kak Verdy pantas aja dia gak pulang saat teman teamnya pulang " Ucapku


" Hehehe iyya ...alasannya mau hemat ongkos padahal kan dia anak orang berada masa ongkos aja gak ada ... Hemm tapi jangan khawatir Rin ... Verdy sukanya sama kamu ... tapi kamu itu banyak yang suka jadi Verdy merasa minder "


" Hemm ... Kak ... gak usah di bahas ya ... kita lomba sampai di Taman depan yuk " ucapku


"Hemm ayukk tapi kalau kalah jangan nangis yaa Rin "


" Emang anak kecil pake acara nangis "


" Hehehe.... ya udah kita lomba ... tapi kamu hati - hati ya perhatikan langkahku nanti jatuh " ucap Kak Amri


"Siap Kak ... " ucapku


Kami pun berlari dan aku berusaha melambung langkah kakiku Amri yang tengah lebih dulu di depan ku .Namun tiba - tiba seseorang memanggilku dari dalam mobil berwarna hitam .


NB.

__ADS_1


# Mohon Kritik dan Saran


# Mohon like ,komen dan vote


__ADS_2