
Seseorang memanggil manggil namaku dan menepuk pundakku pelan . Perlahan ku buka kedua mataku dan melihat kak Verdy tersenyum hangat menatapku.
"Riin ... bangunlah ...kamu gak mau turun makan ?" tanya kak Verdy
Tubuhku menggeliat perlahan . Aku fikir kami telah sampai di tujuan ternyata Bis berhenti di warung untuk makan . Perutku keroncongan namun mataku masih sangat terasa mengantuk. Hingga aku putuskan untuk lanjut tidur saja.
"Riin ...kamu gak lapar ???" tanya kak Verdy lirih
"Aku ngantuk banget kak " jawabku sekenanya tanpa membuka kedua mata.
"Ooh ya sudah ...aku tinggal turun bentar ya " ucap kak Verdy
Aku tidak menjawab namun samar ku dengar suara langkah kak Verdy turun dari Bis .Aku pun melanjutkan tidur .
Aku masih terlelap dan tak menyadari ketika Bis kembali melaju membawa kami melanjutkan perjalanan ke kota M . Dimana kami semua menaruh harapan bisa membawa prestasi pulang dan membuat semua orang bangga terhadap kami.
Kruuukkkk ......kriuukkkkkk
Aku memegang perutku yang terasa perih. Ku buka mataku perlahan dan ku perbaiki posisi dudukku .Rasanya aku nyesel tadi gak ikut turun makan .
"Auuhhhhhhh" lenguhku lirih
"Kenapa Rin ...??? Kamu pasti lapar ya ???" tanya kak Verdy yang membuatku tersentak
"Ehh ...kakak kok belum tidur " ucapku tersipu
"Belum ...aku nungguin kamu bangun " jawabnya tersenyum
"Kenapa kak ???" tanyaku heran
Dia masih tersenyum dan mengambil sesuatu dalam kantongan dari kolong kursinya. Aku melihat seperti kotak nasi.
"Kamu pasti lapar kan ...??? Ayo kita makan bareng ... aku juga belum makan nich " ucap kak Verdy
__ADS_1
"Ehh gak usah kak ...kakak aja yang makan ...aku tidak lapar kok kak ... Didalam tas juga ada Roti dan cemilan " jawabku berusaha menolak.
"Husstt diam Rin ....pokoknya ayo makan" ucapnya seraya memberiku sekotak nasi.
"Tapi kak ... Aku kan...." ucapku bingung
"Sudahlah ... ambil ... jangan ribut karena semua orang di Bis sudah pada tidur " ucapnya seraya meraih tanganku dan memberiku nasi kotaknya.
"Makasih ya kak " ucapku
"Hemm ...ayo makan " jawabnya seraya membuka kotak nasinya .
Aku melihat isi dalam kotak nasi yang dibuka kak Verdy berisi nasi yang lauknya Ayam kecap , sayur , telur , perkedel kentang dan sambal. Aku pun menjadi semakin lapar .
Krruukkkkk..... kkrrruuuuuuukkkkk
Perutku pun kembali berbunyi . Kak Verdy menengok ke arahku .
"Tuh perut kamu minta diisi " ucapnya tersenyum
"Enak ya Rin???" tanya kak Verdy
"Banget kak ...kok apalagi isinya tuh semua favorite aku ...hehehe" ucapku seraya membersihkn tanganku dengan Tissu.
"Ohh ya ....??? syukur dech kalau kamu suka " ucap kak Verdy seraya memasukkan kembali ke kantong plastik kotak nasi yang kosong .
"Makasih ya kak " ucapku
"Kamu itu dari tadi udah berapa kali ngomong makasih " ucap kak Verdy
"Ya kak ...itu karena kakak selalu ngebantuin aku ... kakak baik banget sama aku " ucapku lirih
"Hemmm ...kamu itu kayak baru kenal aja dech ... trus muji - muji gitu " ucapnya tersenyum menatapku
__ADS_1
"Tapi jujur kak baru kali ini aku pergi sendiri dan jauh dari orang tua" ucapku menunduk
"Iyya ...tadi kan papi dan mami kamu udah nitip kan anak kesayangan mereka sama aku " ucap kak Verdy
"Hehehe ... mereka yang terlalu khawatirin aku kak ... mereka anggap aku tidak pernah pergi jauh ... tapi aku kan udah dewasa kak ...bisa jaga diriku sendiri " ucapku tersenyum
"Hemmm ... iyya Rin ...itu bentuk sayangnya orang tua kepada anaknya ...kamu beruntung memiliki orang tua yang sangat perhatian sama kamu ... kalau aku boro- boro di perhatiin ...aku harus mandiri sendiri " ucap kak Verdy
"Kenapa bisa begitu kak ???" tanyaku penasaran
"Karena saudaraku banyak ....aku anak kedua ...kakakku cewek udah nikah ...adek - adek aku ada 6 orang jadi aku kuliah ya cari uang sendiri ... aku berharap bisa membantu orang tuaku "ucap kak Verdy
"Sabar ya kak ....dan semangat ...aku yakin kakak akan sukses menjadi seorang Guru suatu hari nanti " ucapku
"Aamiin ... makasih ya Rin atas suportnya " ujar kak Verdy tersenyum
"Sama - sama kak ... " ucapku tersenyum
Kak Verdy tersenyum menatapku. Pandangan kami seketika bertemu . Tangannya mengusap dan memperbaiki rambutku dengan lembut.Aku menunduk malu.Dia pun tersadar dan menarik tangannya kembali .
"Hemm... kamu tidurlah Rin ... perjalanan masih 4 jam lagi " ucap kak Verdy sedikit canggung
"Iyya kak ... tapi aku belum ngantuk ... kakak aja duluan tidur kan sedari tadi belum tidur " ucapku lirih
"Aku nyanyiin lagu nina bobok mau ...???" Tanya kak Verdy tersenyum
"Hehehe gak usah kak ...nanti yang ada semua orang di Bis bangun " ucapku tersenyum
Kami pun tertawa lirih karena takut membangunkan orang di bis . Obrolan kami pun terus berlanjut hingga aku tak bisa lagi membuka mataku karena rasa kantuk .
NB .
#Mohon kritik dan saran
__ADS_1
#Mohon like,koment dan vote