
Mbak Ani yang tengah asyik menonton Televisi bersama adikku Indra heran melihatku berlari dan menangis .
"Ehh Riin... udah pulang ???" tanya mbak Ani padaku .
Aku tidak menjawabnya .Bergegas ku buka pintu kamar dan masuk ke dalam kamar .
"Riin ...kamu kenapa dek ???" tanya mbak Ani sedikit berteriak.
Aku merasa sangat sedih .... aku kecewa pada sikap Papi dan Mami .Namun aku tidak berani untuk melawannya .
Ku banting tubuhku ke kasur begitu saja . Kuraih bantal guling Keroppi dan kupeluk dengan erat . Aku menangis sejadi - jadinya.
"Hiksssss .....hiksssss "
Mengapa Papi dan Mami ingin menjodohkanku dengan pria aneh seperti Reymon . Usianya juga jauh di atasku ... mana tubuhnya gendut .....isakku seraya mencengkram sprei dengan keras .
Mbak Ani pun masuk ke kamar dan duduk disampingku .
"Karin ...ada apa ??? gimana acara makan malamnya ???" tanya mbak Karin lembut seraya membelai rambutku lembut
Aku seketika duduk dan menatap tajam kearah mbak Ani
"Mbak tidak usah drama yaaa.... mbak tahu kan masalah ini ???" tanyaku penuh selidik
"Dramaa ??? masalah apa??? mbak tidak tahu dek ..." ucap mbak Ani heran menatapku
"Mbak gak usah bohong ... mbak tahu alasannya kenapa aku begini ...mbak sudah tahu ..." ucapku kesal
"Mbak justru heran kok kamu tiba - tiba datang malah nangis ....mbak gak tahu " ucap Mbak Ani menatapku iba
"Apa mbak tahu apa yang terjadi disana ??? Apa mbak tahu mengapa kami kesana ???" tanyaku kesal
"Kalian pergi diundang makan malam " jawab mbak Ani ragu - ragu
"Hikssss ....tidak mbak ... itu bukan undangan malam biasa. .... mereka sengaja mengundang kami ... ini tepatnya perjodohan mbak " ucapku lirik dan terisak
"Apaaa??? perjodohan ???" tanya mbak Ani terkejut
Aku mengangguk lirih ...aku kembali berbaring dan menutup wajahku dengan bantal. Aku terus menangis
"Mbak masih bingung dek ... perjodohan siapa ??" tanya mbak Ani
"Perjodohan ku mbak ...dengan anak mereka " ucapku tanpa membuka bantal yang menutupi wajahku
__ADS_1
"Yaa Ampun ... kok bisa begitu Riin ... terus sikap papi dan Mami gimana ???" tanya mbak Ani
"Aku tidak tahu mbak ... yang aku lihat Papi dan Mami tadi hanyavdiam saja saat mereka ingin pernikahan ini secepatnya terjadi ...hiksss " ucapku
"Akhh masa iyya .... kok bisa gitu " ucap mbak Ani bingung
Aku terdiam dan tetap menangis .Aku tidak perduli mataku akan bengkak karena banyak menangis.
Aku rasanya tidak menyangka orang tuaku akan memintaku menikah muda .Apalagi dengan cara perjodohan seperti ini.
"Aku masih ingin sekolah mbaakk " ucapku memelas
"Mbak tahu ... mungkin Papi dan Mami tidak bermaksud demikian dek " ucap mbak Ani
"Aku hanya berharap ini semua mimpi mbak " ucapku lirih seraya mengusap kasar wajahku
"Sebaiknya kamu tidurlah dulu ... semoga besok semua baik - baik saja " ucap mbak ani
"Tidak akan baik - baik mbak jika mereka mau jodohkan aku " ucapku kembali terisak
Mbak Ani memeluk erat tubuhku . Berusaha menenangkanku.
"Sabaar sayang ... besok bicaralah sama papi ...apa benar kamu ingin dijodohkan ??" ucap mbak Ani
"Riasannya jadi rusak dechhh..." ucap mbak Ani
"Biariin hikssss "
"Hehehe....ganti baju dulu yaa ... baru tidur ...mbak bantuin ya dek"
"Aku sendiri aja mbak ...."
"Yaa udah ...jangan nangis lagi yaaa "
Aku mengangguk pelan .Mbak Ani pun keluar dari kamar .Dia menutup pintu perlahan .Aku perlahan bangun mengganti dress yang kukenakan dengan piyama tidurku.
Ku ikat rambut panjangku.Ku bersihkan wajahku dari sisa - sisa riasan yang melekat diwajahku dengan air mawar.Kupandangi wajahku di cermin.Air mataku jatuh lagi.
Kuraih ponselku yang berbunyi. Ada chat masuk dari Nita .Kurebahkan tubuhku kembali ke kasur.
"Malam Riin ... udah tidur ???"
"Belum Riin " balasku di chat
__ADS_1
"Aku tadi ke lapangan tapi kamu gak latihan ...katanya kamu lagi ada acara keluarga " tanya Nita
"Iyya Nit ...tadi teman lama Papiku ngundang kami makan malam" jawabku
"Yaaachh gak ngajak - ngajak ..."
"Eehh maaf ... soalnya tadi tuh mendadak gitu "
"Hemmm ... ada anaknya cowok gak Rin??"
"Kenapa emang ??"
"Yaa nggak sihh ...klau ada anak cowoknya biasa kan dijodohkan "
Aku mengernyitkan dahi ku membaca chat yang Nita kirimkan. Nita kok seperti tahu dengan keadaan yang aku alami.
P
P
"Kok gak balas sih "
"Iyya Nit ....aku ngantuk " balasku boong
"Yaa sudah ...besok aku jemput ya joging " balas Nita
"Ok " balasku
"Selamat malam Riin ...mimpi indah yaa "
"Makasih Nit ...kamu juga yaa "
Aku menghela nafas pnjangkuu. Ku cek wa Bram tengah tidak aktif .Facebooknya pun tidak pernah aktif .
"Kak ...apa kabar ???" smsku kirimkan ke Bram
Tak ada balasan .Ku tarik nafasku panjang.Aku tidak tahu akhir - akhir ini Bram tidak pernah menghubungi ku .Bahkan aku pun susah menghubunginya.Apakah dia benar sibuk hingga tidak bisa mengabariku ???
Haiii semua .... ikutin terus yaa kisah Karina ... Apakah dia akan menerima perjodohan itu ???
Tapi mohon Like , vote dan koment 😊
jangan lupa bintang 5 yaaaa 😍😍😍
__ADS_1