RINDU AKAN KEBAHAGIAAN

RINDU AKAN KEBAHAGIAAN
BAB 70


__ADS_3

Ketika masuk ke kamar bergegas ku lepas sepatu dan meraih handuk . Namun langkahku terhenti karena ponselku berbunyi.


Bergegas ku meraih benda pipih yang tergeletak di atas meja samping tempat tidur.


Terlihat nama kak Verdy di layar .Langsung ku geser tombol berwarna hijau


"Halo kak ..." sapaku


"Halo Rin kamu di mana ???" Ucapnya dari seberang


"Aku dikamar kak ... mau mandi " jawabku


"Lhoo kok kamu udah pulang tapi tas raketmu gak di bawa "


"Astaga kak aku lupa ... Hehehe tadi aku buru - buru kak pulang karena badanku rasanya cape banget " ucapku seraya memukul dahi


"Hemm ... ya udah kamu mandi dulu gih ... Lalu istirahat biar besok kita bertanding lagi " ucap kak Verdy


"Tapi tasku kak gimana ???" tanyaku


"Nanti aku bawa ... ini aku juga dah mau pulang bareng teman - teman lainnya " jawab kak Verdy


"Aduh makasih ya kak ... maaf ya aku ngerepotin kakak jadinya " ucapku sungkan


"Gak masalah kok Rin ... udah biasa terjadi hehehe "


"Iyya maaf kak ... entahlah aku ini orangnya pelupa banget " ucapku malu


"Ya asal kamu gak lupakan aku aja sih "


" Gimana bisa lupa sama kakak ... tiap hari aku selalu diomelin hehehe "


" Yeii ... Gimana gak diomelin kalau latihan males - malesan malah pacaran aja kerjanya "


" Ihhh apaan sih kak ...aku kan murid kakak yang paling baik lho "


" Hemmm iya dech ... ya udah kamu cepat mandi sana baunya sampai sini tau ... " ucap kak Verdy ngeledekku


"Aiihhh apaan sih kak Verdy... masa iyya aku bay " ucapku seraya mengendus - endus ketiakku


" Gak percaya ??? aku tanya ke Amri ya kalau gak percaya " ucap kak Verdy


" Janganlah kak plisss ... aku kan malu kalau nanti kak Amri ngeledekin " ucapku


"Heheheh aku cuman bercanda aja kok Karin ... gak usah panik " ujar kak Verdy


" iya kak ... makasih banyak ya kak udah mau bawain tasku pulang "


" Iyaaa Kariiiiin ... dari tadi kamu udah berapa kali ngomong makasih mulu " ucap kak Verdy

__ADS_1


"Hehehe ... Aku merasa gak enak banget udah nyusahin kakak "


"Ya udah biar enak bentar malam kita makan sate lagi ya "


"Hemm maaf kak aku gak bisa ... Aku cape banget kak... Aku mau tidur kak ..." Ucapku


" HemmbYa udah kalau gitu ... nanti tasnya aku antarin ke kamarmu ya ... telfonnya aku matiin ya ... Aku mau ke panitia dulu ngecek jadwal tanding "


" iyya kak ... maaf ya kak "


Telfon kami pun terputus . Kuletakkan kembali ponsel ke atas meja . Dan bergegas aku masuk ke kamar mandi .


Awalnya aku niat berendam menjadi malas karena rasanya ingin segera kurebahkan tubuhku .Aku pun segera mandi .


**********************************************


TOK. .... TOK ...... TOK ....


"Rin ... Rin ... Karin ...."


Tubuhku mengeliat sesaat begitu mendengar samar - samar seseorang memanggil namaku . Ku lirik jam dinding karakter Yang tergantung di atas lemari... jarum panjang menunjuk di angka 12 dan jarum pendeknya di angka 6 .


Ketokan pintu dan suara yang memanggil - manggil masih terdengar .Bergegas ku singkap selimut yang menutupi tubuhku.


"Ya bentar kak " ujarku seraya perlahan bangun membuka pintu.


" Udah petang sayang ... ini aku bawain makanan ...kita makan bareng ya " ucap kak Bram seraya masuk ke dalam kamar.


" Sayang kok bengong aja ??? ayo sini " ucap kak Bram menarik tanganku dan duduk di kursi .


Aku hanya menurut dan kak Bram menutupi pintu kamar .Lalu duduk di sampingku


"Ayo Rin di makan ... kamu mau makan telurnya aku kupasin ya "


Aku hanya mengangguk perlahan .Dia tersenyum dan dengan sabar mengupas telur rebus dan mengupas lontong lalu menaruhnya di piring.


"Aku cuci muka dulu ya kak " ucapku seraya berdiri lalu masuk ke kamar mandi


Segera ku basuh wajahku dengan air lalu meraih sabun muka dan menggosoknya perlahan dan kubilas . Lalu ku raih sikat gigi dan kugosok gigi karena setiap baru bangun sudah menjadi kebiasaan aku untuk cuci muka dan menggosok gigi. Rasanya tidak nyaman jika tidak melakukannya.


"Ayo Rin cepat nanti kuah baksonya adem nih" Teriak kak Bram memanggilku


"Hemmm ...iya kak " ucapku seraya menutup pintu kamar mandi .


Kak Bram tersenyum ke arahku dan dia menggeser duduknya merapat ke ujung


"Ayo cepat Rin duduk disini ... udah aku kupasin telur dan lontongnya "


"Iyya makasih ya kak " ucapku seraya meraih mangkok bakso di hadapanku

__ADS_1


"Dicobain ... ini bakso yang laris banget disini " ucap kak Bram


Aku menyendokkan bakso masuk ke mulutku yang Sebelumnya telah kupotong memakai garpu .


"Hemmm ...." ucapku seraya mengunyah


"Gimana Rin ??? Enak ??? " Tanya kak Bram seraya menatapku


" Enak banget kak ...hmmm " ucapku


"Syukurlah kalau kamu suka ... nih satenya di cobain juga " ucap kak Bram seraya menggeser piring sate ke hadapanku


"Iyya kak makasih "


" Ternyata seleramu tidak berubah ya kayak dulu masih bakso "


" Hehehe ... iyya kak klau ada bakso yang lain pokoknya lewat "


" Hehehe ... tapi lontongnya dimakan dong sayang ... biar kenyang "


" Kak ... jangan manggil aku gitu gak enak kalau di dengar orang "


" Kenapa ??? Takut si pelatihmu dengar kalau aku manggil kamu sayang ya kan ???" tanya kak Bram seraya menatapku tajam


" Iihhhh apaan sih kak ... Aku cuman gak mau orang mikir macam - macam aja kak "


" kenapa harus takut dengan omongan orang ... kan kita gak ganggu mereka "


" Hemm ... suka - suka kakak aja dech "


" Asyikk jadi suka - suka aku nih ya " ucap Bram seraya mendekatkan wajahnya di wajahku


" Mau ngapain kak ??? ihh jangan macam - macam ya ... awas " ucapku seraya memalingkan wajahku


" Hahahhah ... takut juga kan ... katanya tadi suka - suka aku ... baru di dekati dah takut ... Hahahaha " ucap Bram menggodaku


" Ihhh kakak ... makanlah kak ... jangan bercanda aja ... bukannya kakak ada kuliah malam ???"


" Hehehe iya hampir lupa aku kuliah jam setengah 8 ... masih ada 30 menit lagi "


" Tapi kan kakak harus siap - siap dan perjalanan ke kampus juga kan jauh " ucapku


" Iyya sayangku yang bawel " ucap kak Bram seraya memencet hidungku


" Auuh sakit tau kak ... mentang - mentang hidung kakak mancung jadi mencet - mencet hidungku gitu " ucapku seraya meraih hidungku yang agak perih


Kak Bram hanya tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya . Aku mendengus kesal memalingkan wajahku . Lalu kami diam dan melanjutkan makan . Setelah kami selesai makan kak Bram pun pamit pergi kuliah .


NB :

__ADS_1


# Mohon Koreksi dan Saran


# Mohon Like , koment dan vote nya


__ADS_2