RINDU AKAN KEBAHAGIAAN

RINDU AKAN KEBAHAGIAAN
BAB 43


__ADS_3

Setelah pintu terkunci segera ku raih hadiah dari Reymon . Bukan hanya botol unik yang dia beri ternyata ada boneka teddy bear yang memegang love di tangannya dan juga kartu ucapan selamat ulang tahun.


Perlahan ku buka kartu ucapan dari Reymon dan ku baca isinya.


Dear : Karina


Selamat ulang tahun ya ...aku doain kamu sehat selalu dan sukses nantinya. Aamiin


Maaf ya aku ini tidak pandai merangkai kata- kata indah ...namun aku meminta maaf jika kamu tidak menyukai kado pemberian dariku.


Aku tidak tahu apa yang menjadi kesyukaanmu . Karena itu aku mencoba membuat sebuah karya tanganku sendiri . Aku harap kamu suka yaa . Jika kamu tidak suka kamu bisa kok membuangnya ... kan masih ada boneka sebagai hadiah lainnya. Tapi Jika kamu pun gak suka boneka ... kamu boleh beritahu ke aku apa yang kamu sukai.


Nanti kita bisa pergi bareng untuk membelinya.


Maaf ya Rin ... mungkin dari awal kita bertemu kamu sudah tidak menyukaiku ... bahkan aku tahu kamu menolak perjodohan kita.Aku paham kok Rin .... bahkan aku sudah berbicara dengan kedua orang tuaku untuk tidak memaksakan perjodohan ini.Meski sejak aku melihatmu pertama kali aku sudah jatuh hati padamu .Tapi aku sadar bahwa perasaan itu tidak bisa untuk dipaksakan .


Rin ... bolehkah kita berteman ??? Jika boleh aku mau mulai semua ini dari awal . Aku ingin sekali bisa menjadi temanmu.


Thanks


From : Rey


Aku menarik nafas dalam - dalam seraya meletakan kartu ucapan dari Reymon . Entahlah rasanya di surat itu dia begitu berbeda . Senang rasanya jika dia akhirnya mengerti bahwa aku menolak perjodohan yang ditetapkan oleh kedua orang tua kami.


Namun aku merasa heran kok Reymon bisa berubah menjadi seseorang yang pengertian. Dia bahkan mengatakan tidak akan memaksaku dengan perjodohan kami .Bahkan dia hanya ingin berteman denganku.


Aku tersadar dari lamunan saat mendengar ponselku bersiul berkali - kali . Ku raih ponsel yang tergeletak di meja. Perlahan aku berdiri dari kursi dan merebahkan tubuhku ke tempat tidur.Ku liat pesan dari kak Andi.


"Assalamualaikum ... sudah tidur ???" sapa kak Andi melalui chat Wa.


"Walaikumussalam ...Baru mau tidur kak " balasku


"Wahh ... maaf ya kalau aku mengganggu kamu " balas kak Andi

__ADS_1


"Tidak kok kak ... oh iyya makasih ya kak "


"Makasih buat apa adek cantik ???"


"Hadiahnya dari kakak ...aku suka "


"Aku kira apa... itu cuman hadiah biasa kok "


"Tapi aku suka kak ... lucu " balasku


"Syukurlah kalau kamu suka ... oh iyya kalau aku chat kamu ada yang marah gak ???"


"Memangnya kenapa kak ???" balasku di chat


"Yaa ... aku takutnya pacar kamu marah "


"Kan aku tadi udah bilang ..kalau aku gak punya pacar ... aku mau fokus belajar dulu kak ....Aku sudah kelas 3 SMA nich "


"Hehehe ... aku doain kamu sukses "


"Sama - sama ....ya sudah sekarang bobok ...besok kan sekolah "


"Iyya kak ..makasih banyak yaa "


"Sama- sama sayangku ....eh sayangnya orang hehehe "


Aku tersenyum membaca chat dari kak Andi . Ketika aku ingin mengetik balasannya ... pintu kamar diketuk oleh seseorang.


Tok ... Tok ....Tok


"Riin .... kamu sudah tidur Nak ???" tanya Mami


"Belum Mam ..." jawabku

__ADS_1


"Apa Mami boleh masuk sayang ???" tanya Mami


"Tunggu Mam ..." ucapku seraya bergegas bangun dari tempat tidur dan membuka pintu.


Ketika pintu terbuka Mami tersenyum menatapku didepan pintu kamar dengan senyum lebar di wajahnya.Aku pun tersenyum dan kembali baring di tempat tidur.


Mami duduk di sampingku seraya mengelus rambutku dengan lembut.


"Kamu besok kan sekolah nak ..kenapa belum tidur ??? ka tadi katanya mau istirahat" tanya Mami dengan lembut


"Tadi buka - bukain kado dari temen- temen dulu Mam " jawabku


"Ohh ya ... gimana hadiah - hadiahnya apa kamu suka ??? Mami liat kadonya banyak tadi " ucap Mami


"Iyya Mam ...hadiahnya bagus - bagus " jawabku seraya meraih ponsel


"Heeiii Kariin ... jangan main HP lagi nak ...udah malam ini ...bobok lah " ucap Mami seraya mengambil ponsel dari tanganku


"Yachh Mami ...jangan di sita dong " ucapku


"Pokoknya Mami gak mau kamu main HP lagi " ucap Mami seraya berdiri


"Ihhh Mami ... " ucapku manyun


Mami hanya menggeleng dan tersenyum .Beliau mengecup pucuk rambutku dan menyelimuti tubuhku .Ponselku dia letakkan di meja belajar.


"Pokoknya jangan ambil lagi HP nya ... awas ya !!! " ucap Mami memperingatkankundengan tegas.


Aku hanya mengangguk dengan mata terpejam. Mami mematikan lampu dan menyalakan lampu tidur yang berada di samping tempat tidurku.Mamipun keluar dari kamar dan menutup pintu kamar.Aku pun tertidur dengan lelap dan senyum di wajah.


NB


# Jangan lupa Like , koment dan Vote ...supaya semangat ngelanjutinnya 😍

__ADS_1


# Mohon kritik dan Saran ...makasih 😍


__ADS_2