
Reymon menghentikan mobilnya di tepi pantai. Dia mengajakku turun dan melangkah ke sebuah kafe pinggir pantai .Dia menarikkan ku salah satu kursi dan akupun duduk.
Kami memesan makanan dan minuman jus . Dia duduk di hadapanku namun aku tidak pernah sama sekali menatap kearahnya meski aku tahu dia selalu menatap kearahku
Pesanan kami pun tiba. Aku yang merasa haus langsung menyeruput jus hingga setengah .Dia tersenyum melihatku namun aku tidak perduli.
"Rin ...kasih aku kesempatan sekali aja ya" ucapnya seraya menyuap makanan ke mulutnya
Aku hanya terdiam dan seolah tidak mendengar ucapannya.Aku asyik menghabiskan nasi goreng favorite ku.
Reymon pun terdiam dan menghabiskan makanannya.Aku pun kembali menghabiskan jus alpukat favorite ku.Entahlah dari mana Reymon tahu semua kesukaanku.
"Udah selesai makannya Rin???" tanyanya
Aku mengangguk seraya mengelap mulutku dengan tissu.Dia tersenyum dan juga mengambil tissu dan melakukan hal yang sama.
"Kita pulang ya kak " pintaku
"Kita belum selesai ngomong Rin " ujarnya seraya berdiri dan duduk disampingku.
Aku menggeser kursiku sedikit lebih menjauh darinya.
" Riin ...tolonglah kasih aku kesempatan untu bisa membuktikan padamu kenapa orang tuamu memilihku untuk menjadi suamimu" ucap Reymon
"Husttt kak ...bisa gak suaranya dipelanin ... kalau di dengar orang gimana???" ucapku dengan wajah kesal
"Ehh maaf Rin " ucapnya lirih
"Rin... percayalah aku akan buktikan sama kamu bahwa aku pantas untuk kamu " ucapnya lagi namun kali ini lebih lirih
"Tapi kak ...aku punya pacar " ucapku
__ADS_1
"Sejak kapan kamu punya pacar ....???Siapa pacar kamu ???" tanya kak Rey
"Adalah kak ...." ucapku
"Apa pacar kamu yang polisi itu ???" tanya kak Rey menatapku
Aku terkejut dan tidak menyangka kak Rey mengetahuinnya. Aku hanya terdiam saja.
"Aku tidak perduli Rin...karena orang tuamu menjodohkan kita... meski dia pacarmu tapi aku adalah jodohmu " ucapnya dengan Pede menutupi kekecewaannya
"Terserah kakak lah ...tapi jangan salahkan aku jika kakak merasa sakit hati " jawabku sekenanya
"Aku siap menanggung rasa sakit untukmu asalkan bisa membuat dan melihatmu bahagia ...meski aku tidak bisa memilikimu tapi setidaknya aku telah berjuang" ucap kak Reymon
"Suka - suka kakak aja...yang jelas aku tidak mau nikah muda " ucapku lirih
"Aku bersedia menunggu sampai kamu siap Rin " ucapnya dengan mimik serius
"Hati dan orang tuaku memilihmu sayang " ucapnya tersenyum
"Akhh susah ngomong dengan kakak " dengusku kesal
"Aku akan terus berjuang sampe kamu menerima ku Rin " ucapnya
"Kakak ingat ya ...aku ini sudah punya pacar " tegasku
"Aku juga sudah bilang Rin... dia pacarmu tapi aku ini jodohmu ...ingat itu" ucapnya
"Jodoh hanya Tuhan yang tau kak" balasku
"Benar ...karena itu selama janur kuning belum melengkung aku masih terus berjuang untuk cintaku " ucap kak Reymon
__ADS_1
"Akhh ayoo pulang kak ....makin lama kakak makin lebay " ucapku kesal
"Aku tidak lebay yaa... aku hanya katakan kesunggguhanku padamu " ucapnya
"Terserah kakak lah ...ayo kita pulang " ajakku
"Bentar lagi ya ....aku masih ingin menikmati keindahannya" ucapnya seraya menatapku
"Hemmm jangan menatapku gitu juga lah kak!!!" ucapku kesal
"keindahan itu kamu Rin" ucapnya tersenyum
"Aichhh kakak ini udah pintar gombal " ucapku tertawa
"Aku serius ...apalagi jika kamu tertawa seperti itu ...aura cantikmu keluar " ucapnya tanpa melepas sedikitpun pandangannya dariku.
Aku bergidik ngeri dengan tingkah kak Reymon
"Udah akh kak ....aku naik taksi aja pulangnya ...silahkan kakak kalau masih mau disini " ucapku seraya berdiri
"Ehhh tunggu ...ayo kita pulang " ujarnya
"Nah gitu dong ....dari tadi kan udah nyampe rumah " ucapku kesal
"Tunggu ya aku bayar dulu " ucapnya
Aku mengangguk dan berjalan melangkah ke mobil kak Reymon .Tidak beberapa lama dia membukakanku pintu dan aku bergegas naik.Kami pun meninggalkan pantai .
NB.
# Mohon kritik dan saran
__ADS_1
# Mohon Like,komen dan vote