RINDU AKAN KEBAHAGIAAN

RINDU AKAN KEBAHAGIAAN
BAB 90


__ADS_3

koHawa dingin begitu menusuk sendi -sendi tulangku .Kak Verdy menyelimuti tubuhku yang menggigil.


"Rin ... Kamu kedinginan ??" tanya kak Verdy


Aku hanya mengangguk perlahan.Tidak lama kak Amri datang menghampiri kami berdua.


"Sana buruan kalian pindah ketempat ku ... Kasihan Karin kedinginan " ucap kak Amri


"Ayo Rin kita pindah duduk ke Belakang tempatnya Amri " ujar kak Verdy


Perlahan aku berdiri seraya membawa selimut .Kak Verdy membawa tas Ranselku.


"Makasih ya kak " ucapku pada Kak Amri


" Sama - sama Karina cantik " ucap Kak Amri


"Aku jadi nyusahin kakak" kataku


"Santai aja Rin ... Kayak dengan siapa aja " ucapnya


Aku pun tersenyum dan berjalan ke arah belakang ke kursi tempat duduk kak Amri .


"Amri ... sini di sebelahku aja kamu duduk " panggil kak Anggi


"Serius Nggi ???" tanya kak Amri


"Iya seriuslah ... Kalau kamu duduk disitu nanti kamu masuk angin " ucap kak Anggi


"Cieeeeee " sorak kawan - kawan yang lain


"Yeiii iri bilang bos " ucap kak Amri dengan sumringah


"Yeeeee Amri seneng tuh duduk sama cewek cantik " ledek kak Dison


Kak Amri hanya tersenyum dan bergegas menghampiri kak Anggi dan duduk disebelahnya. Namun namanya kak Amri tetap aja tingkahnya usil dia berbalik ke arah kak Dison dan menjulurkan lidahnya .


"Dasar buaya " ledek kak Dison


"Sudah tenang - tenang ... Kalian istirahatlah perjalanan masih sekitar tiga jam lagi " ucap pak supir


Spontan mereka semua terdiam .Entah mereka tertidur atau menikmati suasana pegunungan yang kami lewati.


"Rin... Kamu dah tidur ?" bisik kak Verdy lembut


" Hemmmm "


" Besok kita latihan ya " ucapnya lirih


"Apa kak ??? Serius kak ???" tanyaku


"Iyya sayang ... Aku serius " ucap kak Verdy


" Duh kak tapi kan kita baru aja perjalanan jauh kak ... Masa gak istirahat sih kak barang sehari dia hari " ucapku dengan berbisik


"Kenapa ? Apa kamu capek ??" tanya kak Verdy


"Menurut kakak ???" tanyaku balik seraya menoleh kearahnya


Dia tersenyum dan mengusap lembut kepalaku.


"Aku cuman mau ketemu kamu Rin ... kalau gak latihan gimana kita ketemu ... " tanya kak Verdy


"Hemmm maksud kakak gimana ???" tanyaku pura- pura gak paham


"Besok kita ketemuan yuk Rin " ucapnya


"Gak ahh males " ucapku


"Ohh jadi males ya ... Hemmm oke kalau begitu " ucapnya


"Oke kak " ucapku seraya menahan tawa


"Ohh gitu ya... Aku paham kok kan kamu pasti mau ketemu sama om pol ... Pasti kamu kangen kan sama dia " ucap kak Verdy


"Ya lagian kan pasti kakak mau ketemu pacar kakak juga kan ??? Pasti kangen kan lama kalian gak ketemu " balasku


" Gak lah ... Aku gak ada rasa rindu sedikitpun ke dia " ucapnya lirih


" Boong ahh ... Pasti akan ketemu dikampus kan ???" ucapku


"Ya Iyya kalau dikampus pasti kamu ketemu tapi kalau emang janjian mau ketemuan kami gak pernah ... Gak kayak kamu dan om pol sering ketemuan " ucap kak Verdy lirih


Aku terdiam .Perlahan Kak Verdy menarik tubuhnya dariku .Dia menggeser duduknya agak menjauh . Rasanya lucu melihat tingkahnya kekanakan.


"Ada yang ngambek nich " ucapku seraya menarik lengannya


Namun tanganku dengan pelan dilepaskannya.Dia terdiam dan menatap kearah luar jendela .

__ADS_1


"Kak... Marah ??? " tanyaku


Kak Verdy hanya diam tak menjawab dan memejamkan matanya .Aku menyandarkan kepalaku di bahunya.


"Kak ...aku sayang kakak " bisikku


Kak Verdy gak menyahut juga .Rupanya dia kalau sedang ngambek seperti anak- Anak susah dibujuk.


Perlahan aku mendekat kearahnya dan kukecup pipinya lembut .Kak Verdy nampak terkejut namun tetap tak bereaksi.Rasanya gak enak di cuekin.


"Kalau kakak marah ya udah aku pindah duduk aja " ucapku lirih


Kak Verdy mencekal lenganku.


"Rin ... duduklah " ucapnya datar


"Gak mau ...aku mau pindah duduk sama kak Dison aja " ucapku


"Rin ...jangan " ucapnya memelas


"Aku gak mau duduk dengan orang yang cuek" ucapku


"Okey tidurlah Rin " ucapnya seraya memperbaiki selimutku


"Gak mau " ucapku


"Kamu gak ngantuk ???" tanyanya lembut


"Iya aku mau tidur tapi kakak nyanyi buat aku " ucapku lirih


"Nyanyi ??? Aku gak bisa nyanyi sayang "


"Ya udah kalau gitu mending aku pindah duduk aja " ujarku seraya menahan tawa


"Oke ... Oke Rin ...aku akan nyanyi ... Kamu Mau lagu apa ???" ucapnya menyerah


"Terserah kakak " ucapku tersenyum penuh kemenangan


"Oke aku nyanyi buat kamu ... Tapi Kamu jangan ketawa ya dengar suaraku jelek " ucapnya


Aku tersenyum dan mengangguk .Kak Verdy menatapku dan mengusap kepalaku dengan lembut .Kak Verdy bangkit dari kursinya dan meraih gitarnya di bagasi atas tempat duduk kami.Lalu kak Verdy berdiri di lorong bis .


"Ngapain kak ??" ujarku


"Selamat malam teman-teman ... Maaf ya kalau aku mengganggu waktunya sejenak ... Aku ingin menyanyikan lagi atas request seseorang ... " ucap kak Verdy


"Oh ya maaf jika teman-teman ada yang merasa terganggu tidurnya... jadi aku mohon maaf sekali lagi ... " ucap kak Verdy


Suara petikan gitar mengalun perlahan .Jemari kak Verdy nampak indah memetik sinar gitar .


*Sejenak berhenti


Tak berkata


Hanya tatap mata


*Terdiam menunggu


Tak bicara


Hanya ada rasa


*Mungkinkah bila


Tak harus berkata


Ingin memilikimu


*Ku tak ingin lama


Jauh darimu


Menahan rasa


Yang sulit ku redam


*Aku di sini


Kau di depanku


Hentikan waktu


Berikanku


5 detik untuk rindu


*Tak ingin lagi

__ADS_1


Ku tak ingin lagi


Bila harus begini


Akankah kau ku miliki


*Mungkinkan bila


Tak harus berkata


Ingin memilikimu


*Ku tak ingin lama


Jauh darimu


Menahan rasa


Yang sulit ku redam


*Aku disini


Kau di depanku


Hentikan waktu


Berikanku


5 detik untuk rindu


5 detik untuk rindu


*Ku tak ingin lama


Jauh darimu


Menahan rasa


Yang sulit ku redam


*Aku disini


Kau di depanku


5 detik untuk rindu


Aku termangu menatap kak Verdy .Suaranya begitu merdu memanjakan telingaku .Tak kusangka selain pintar di kampusnya , jago badminton ternyata dia juga pintar bermain gitar dan memiliki suara yang merdu.


Proookk....prooookkkkk....proookkkk


Suara tepuk tangan dan sorakan teman - teman begitu riuh .Aku pun tersadar dan ikut bertepuk tangan . Kak Verdy tersenyum kearahku.


"Gila keren banget Ver" ujar Kak Dison


"Lanjut Ver ...itung-itung ngibur kami di perjalanan ...anggap ngamen " ucap kak Amri


"Enak aja ...nyanyi aja sendiri " ucap kak Verdy seraya meletakkan kembali gitarnya dan duduk di sampingku.


"Ihhhh kamu gak asyik banget Ver " teriak kak Amri


Teman- teman lain pun ikut tertawa melihat kak Amri di kacangin kak Verdy.


"Hemmm .... Rin lagu tadi buat kamu ... Apa Kamu suka ??" bisiknya lembut seraya menggenggam jemariku.


"Ehh ...Iyya kak aku suka ...suara kakak tuh keren banget" pujiku


"Aihh kamu ... Paling pinter kalau muji orang" ucap kak Verdy


"Emang kakak layak dapat pujian ... lagunya keren banget kak ... Apalagi yang nyanyiin kakak ... " bisikku


"Makasih ya sayang ... itu melukiskan perasaanku kekamu " ujar kak Verdy seraya mencubit pipiku pelan


"Aku pengen kapan-kapan kakak nyanyiin lagu ini lagi ... Bolehkan kak ???" tanyaku


"Boleh sayang ... Kalau kamu suka lagunya aku kan terus nyanyiin buat kamu " ucap Kak Verdy


"Makasih ya kak "


"Sama-sama sayangku .... Ya udah kamu bobok dulu ya ... Nanti kalau udah sampai aku bangunin " ucap kak Verdy


Aku mengangguk dan tersenyum .Kurebahkan kepalaku di bahunya. Kupejamkan kedua mataku . Kak Verdy merapikan selimut yang kukenakan. Kemudian dia pun ikut memejamkan matanya.


NB.


# Mohon kritik dan Saran


#Mohon like ,vote dan koment

__ADS_1


__ADS_2