
Aku membantu Nita merapikan rambutnya dengan sisir yang selalu berada dalam tasku . Terlihat setelah menangis dia menjadi lebih tenang . Aku mengajak Nita turun dari mobil dan masuk ke toko buku seperti rencana awal.
"Nit ... ayo kita turun " ajakku seraya menepuk bahunya pelan
"Hemm ... Rin , mataku kelihatan bengkak gak ???" tanyanya seraya menatap ke arah spion tengah mobil.
"Gak bengkak cuman merah ...tapi gak kentara kok kalau habis nangis " jawabku lirih
"Okelah ....ayo kita masuk " ucap Nita seraya membuka pintu mobil sebelah kanan.
Aku ikut turun dan kami berdua pun masuk bergandengan tangan. Pak Sopir pribadi Nita yang duduk di depan pertokoan tersenyum dan membungkukkan badannya sedikit kearah kami berdua . Di jemarinya terselip sebatang rokok yang menyala.
Aku tersenyum kearah pria setengah baya itu. Nita terus menatap kearah depan tanpa memperhatikan sekitar .Aku mengikuti langkah Nita memasuki toko buku.
Mataku memandang ke sekitar .Nita menarik ku ke bagian rak majalah yang ingin di belinya.Ini pertama kalinya aku masuk ketoko buku ini.Rupanya disini semua lengkap dari majalah , novel , buku pelajaran hingga alat tulis .
"Nah ...untung aja masih ada majalahnya Rin" ucap Nita seraya meraih satu buah majalah remaja.
" Syukurlah ....Kamu mau beli apa lagi Nit ???" tanyaku
"Aku mau liat - liat majalah lainnya lagi Rin ..." ucapnya seraya tetap memandangi majalah - majalah yang tersusun di rak 😍
"Okey ...aku kearah sana dulu yaa ...mau liat - liat juga" ucapku lirih seraya menunjuk ke arah kanan .
"Siip ... nanti aku susulin kamu kesana " ucap Nita tersenyum
"Kamu gak apa kan aku tinggal kesana " tanyaku seraya memegang bahunya lembuh
"Nggaklah ... kamu fikir aku ini penakut ??? buruan gih sana ...nanti aku nyusul " ucapnya seraya tersenyum padaku.
"Baik ...aku kesana dulu yaa " ucapku melambai pada Nita.
__ADS_1
Aku berjalan kearah rak susunan alat tulis.Ku pandang berbagai macam alat tulis .Ku ambil beberapa pulpen yang bentuknya unik - unik .
"Kaariin ..." sapa seseorang
Aku menoleh mencari arah suara yang memanggilku.Ternyata kak Andi yang menyapaku . Dia tersenyum padaku.
"kak Andi ada disini ???" ucapku sedikit heran
"Wahh ...kita ketemu di sini ...sama siapa Rin???" tanya kak Andi
"Iyya kak ...aku kesini antar teman beli majalah ...ya aku sekalian aja liat - liat juga " ucapku tersenyum
"Temen atau pacar ???" tanya kak Andi
"Hehehe ... itu temenku cewek kak ....aku gini- gini juga masih normal kak " ucapku menunjuk ke arah Nita.
"Hehehe ... kirain kamu sama pacar kesini" ucap kak Andi lirih
Ketika aku dan kak Andi tengah ngobrol.Aku melihat Nita menerima telfon dan wajahnya sangat panik.Aku pun menghampirinya setelah pamit ke kak Andi.
"Aku di telefon mamaku Rin ...dia memintaku segera pulang ...ada hal penting yang ingin dia bicarakan " ucap Nita
"Ohh ya udah kamu pulanglah ..." ucapku menepuk bahunya pelan
"Kamu gimana Rin ...rumahmu dari sini kan jauh ...." tanya Nita balik
"Aku naik Taxi aja nanti Nit ...udahlah kamu pulang aja sana ....aku gampang " ucapku lirih
"Kamu gak marah kan Rin kalau aku tinggal??" tanya Nita seraya melirik pulpen yang ada di genggamanku .
"Ya enggak lah Nit ..." ucapku tersenyum
__ADS_1
"Makasih ya Rin ...maaf ya ...oh ya belanjamu itu biar aku yang bayar " ucap Nita seraya mengambil uang dari tasnya selembar uang seratus ribuan dan memberikan padaku.
"Gak usah Rin ...aku ada uang kok " ucapku menolak
Namun bukan Nita namanya jika dia mudah menyerah .Dia mengambil pulpen di tanganku dan membawanya ke kasir . Nita memberikan uang seratus ribuan itu ke kasir.Kemudian dia pergi melangkah keluar.
"Nit kembaliannya kan masih ada ?" ucapku
"Kamu pake untuk naik Taxi aja ...aku pulang duluan ya " ucap Nita seraya melambaikan tangannya
Aku tersenyum seraya membalas lambaian tangan Nita.Kemudian ku ambil kembalian belanjaan dan berjalan keluar toko mencari taxi.Aku sendiri tidak tahu apa ada Taxi .
Kulirik jam tanganku yang menunjukkan pukul 11.00 . Aku merasa kantuk hingga menguap berkali - kali.Ingin rasanya segera sampe rumah namun Taxi tidak juga muncul.
"Mau pulang bareng ???" tanya kak Andi
"Ehh ... tidak usah kak ...biar aku naik taxi aja " ucapku lirih
"Oohh...kalau begitu aku temenin yaa ...gak apa kan" tanya kak Andi
"Gak apa - apa kak ...tapi apa kak Andi tidak repot nemenin aku disini ???" tanyaku balik
"Cuman duduk aja kok repot ...aku malah senang bisa ngobrol denganmu " ucap kak Andi
"Hehehe... makasih kak " ucapku lirih dan tersenyum pada kak Andi .
"sama - sama cantik ..." ucap kak Andi
Aku tersipu malu . kami pun ngobrol panjang hingga sejam lebih namun Taxi tak kunjung muncul. Aku merasa bersyukur kak Andi bersedia menemaniku ketimbang aku sendirian ditempat ini .
NB.
__ADS_1
# Mohon kritik dan Saran
# Mohon like , koment dan vote 😍